Diposkan pada KyuYeon (Kyuhyun Jiyeon), Oneshot

My Teacher, My Love (Indonesian version)

Author : Cho Haneul (Kyula88)
Title      : My Teacher, My Love
Type     : Oneshot
Genre   : Romance, Drama, School life

 

Cast :
– Park Jiyeon
– Cho Kyuhyun
– Seo JooHyun
– Choi Minho
– Park BoYoung

_________________________________

 

“Seonsaengnin, tolong ajarkan aku rumus yang ini. Aku masih belum mengerti bagaimana cara menempatkannya.” Seohyun berkata dengan malu-malu. Jiyeon yang sedari tadi melihatnya hanya dapat melemparkan tatapan mautnya terhadap Seohyun. Tapi sayang, sebab Seohyun tidak melihatnya.

“Ne, tentu saja.”

“Ah, Ghamsahamnida Kyuhyun seonsaengnim.” Seohyun berterima kasih kepada Kyuhyun, tak lupa dengan mengumbar senyum andalannya, yang menurut Jiyeon adalah senyum penuh dusta. Kyuhyun menganggukkan kepala sebagai jawaban.

‘Cih… what a jerk!’

_IN THE CLASS_

Braakk!

Boyoung hampir saja terlonjak dari kursinya ketika Jiyeon datang ke kelas dan dengan kasar ia melempar bukunya ke atas meja. Jiyeon menghempaskan dirinya ke kursi tepat disebelah Boyoung. Dia menghela napas dengan berat, membuat Boyoung merasa penasaran atas sikap teman sebangkunya yang mendadak jadi aneh.

“Apa yang terjadi denganmu, Yeonnie-ah?” Tanya Boyoung seraya menatap Jiyeon.

Jiyeon menghela napas. “Aku tidak suka Seohyun!” Ujarnya ketus.

“Hahahaha… aku tahu itu! Kau selalu mengatakannya padaku hampir setiap hari.” Boyoung tertawa saat melihat ekspresi kesal Jiyeon akibat jawabannya.

“Ok, jadi apa lagi yang dia lakukan hari ini?” Tanya Boyoung setela ia berhasil meredakan tawanya.

“Dia mencoba untuk menarik perhatian Kyuhyun seonsaengnim. Aku benci itu! Dia dengan sok lugunya berpura-pura tidak mengerti mengenai materi yang tadi diberikan oleh Kyuhyun seonsaengnim, sehingga seonsaengnim mengajarinya kembali.”

Boyoung menepuk pundak Jiyeon pelan. “Ya, mungkin saja dia benar-benar tidak mengerti dengan materi itu. Lagipula aku rasa Seohyun bukanlah tipe gadis yang senang melakukan hal seperti itu hanya untuk mendapatkan perhatian dari Kyuhyun seonsaengnim.”

Jiyeon menatap Boyoung dengan tajam, membuat Boyoung bergidik saat melihatnya. “Siapa sih yang sebenarnya temanmu? Aku atau dia?” Jiyeon bertanya dengan nada dingin andalannya.

“Ya! Jangan marah dong! Aku kan hanya mengatakan apa yang kupikirkan. Sudahlah, percaya saja padanya. Aku yakin bahwa Kyuhyun seonsaengnim tidak selingkuh dengan Seohyun.” Ujar Boyoung dengan nada lembut seraya menepuk bahu Jiyeon pelan.

“Ah… aku harap begitu.”

 

 

*****

 

(Jiyeon’s POV)

Aish jinjja!! Benar-benar membuatku gila saja! Gadis itu, SEOHYUN, aargh dia benar-benar menyebalkan! Jika aku bisa, aku akan mengatakan padanya, ok tak hanya dia, tetapi seluruh orang di sekolah terutama para gadis. Bahwa aku… PARK JIYEON adalah tunangan CHO KYUHYUN! Sudah mengerti?! Yup! Aku adalah tunangannya…

Ok, kalian pasti merasa bingung, bukan? Baiklah akan kujelaskan sekarang!

Cho Kyuhyun adalah tunanganku yang juga merangkap sebagai guru matematika-ku. Orang tua kami berteman, dan tanpa kami ketahui mereka sudah berencana untuk menjodohkan kami. Pada awalnya aku menolak dengan keras perjodohan ini. Dia itu guruku! Tidak mungkin kan aku berkencan dengan guruku sendiri? Tapi kemudian seiring dengan berjalannya waktu, kami mulai dekat dan pada akhirnya saling menyukai. Dan yaah… seperti yang sudah kalian tebak. Kami menerima perjodohan ini.

Tapi, yang membuatku kesal adalah Kyuhyun oppa itu sangat terkenal di sekolahku, terutama dikalangan para yeoja. Itu semua karena ia masih tergolong muda. Umurnya baru 24 tahun, dan lagi ia itu sangat tampan dan mengagumkan!

Banyak sekali murid yeoja di sekolahku yang menyukainya. Bahkan beberapa guru yeoja pun juga naksir dengannya. Yeoja-yeoja itu selalu berusaha untuk menarik perhatiannya. Dan jujur, aku benci itu! Aku tidak suka jika mereka dekat-dekat dengan namjaku!

Ahh… aku harap aku dapat mengatakan pada mereka bahwa Kyuhyun oppa adalah tunanganku…

(Jiyeon’s POV End)

 

*****

 

_AT KYUHYUN’S HOUSE_

“Oppa!” Jiyeon duduk tepat disebelah Kyuhyun yang sedang sibuk dengan laptopnya. Jiyeon mengerucutkan bibirnya karena merasa tak dipedulikan oleh Kyuhyun. Dia sengaja menghela napas panjang secara berlebihan, berharap bahwa Kyuhyun akan memperhatikannya. Yah… atau setidaknya menoleh sedikit kearahnya.

“Oppa… kau sedang apa?” Tanya Jiyeon.

“Menyiapkan soal-soal untuk ulangan.” Jawab Kyuhyun singkat.

“Oppa, aku tidak suka melihatmu bersama dengan Seohyun. Jangan dekat-dekat dengannya lagi, ara!” Jiyeon berkata dengan manja sembari bergelayut manja pada lengan namja tersebut.

“Aku hanya mengajarinya. Jangan berpikir terlalu jauh tentang aku dan dia! Dia muridku, itu saja.” Ujar Kyuhyun sementara matanya masih tertuju sepenuhnya kearah laptop yang ada dihadapannya tersebut.

“Tapi…”

“Aku sibuk Yeonnie-ya! Aku tidak punya waktu untuk membicarakan hal bodoh seperti ini.”

Jiyeon langsung naik darah saat mendengar penuturan Kyuhyun. “Bodoh? Jadi oppa pikir perbincangan kita ini bodoh dan tidak penting? Jadi, berbicara denganku sama dengan membuang waktumu?!” Jiyeon bangkit dari sofa dengan mata yang sudah berkaca-kaca. Ia merasa sakit hati karena Kyuhyun tidak peduli akan perasaannya.

“Nappeun namja!” Ujar Jiyeon sebelum ia meninggalkan ruang kerja Kyuhyun. Kyuhyun bahkan tidak repot-repot berusaha untuk mengejarnya.

‘Dia akan segera baik-baik saja.’ Pikir Kyuhyun.

 

*****

 

(Jiyeon’s POV)

_IN THE SCHOOL_

Kyuhyun oppa jeongmal nappeun namja! Bagaimana bisa ia mengacuhkanku seperti ini? Dia bahkan tidak menelpon ataupun mengirim pesan padaku sejak kemarin. Tidakkah ia ingin minta maaf padaku? Cih! Tunangan macam apa dia?!

“Annyeong Jiyeon-ah!” Sapa seseorang padaku. Aku menolehkan kepalaku untuk melihat si penyapa itu. suaranya terdengar familiar bagiku.

“Minho-ya…”

Ternyata itu Minho, Choi Minho. Dia adalah namja popular di sekolaku. Sebenarnya, dulu ia pernah bilang bahwa ia mencintaiku. Dia juga memintaku untuk menjadi yeojachingu-nya. Tapi aku menolaknya karena aku sudah ditunangkan dengan Kyuhyun oppa. Lagipula, aku juga tidak menyukai namja satu ini. Karena yang kudengar dari orang-orang, Minho adalah seorang playboy.

“Apa ada yang salah?” Tanyanya dengan wajah yang terlihat sedikit khawatir.

“Ani, nan gwenchana.” Jawabku.

“Well, aku ingin mengajakmu pergi mala mini. So, apa jawabanmu?” Minho bertanya dengan senyuman diwajahnya.

Baru saja aku ingin menolak ajakannya tersebut, karena jujur saja tidak mungkin aku ingin pergi dengan namja playboy macam dia. Tapi kemudian, aku melihat Kyuhyun oppa sedang berjalan bersisian dengan Seohyun. Seohyun tersenyum malu saat dia berbicara dengan Kyuhyun oppa. Emosiku kembali memuncak saat melihat mereka. Dan…

“Tentu saja! Lagipula aku ini kan tidak memiliki namjachingu. Jadi, takkan ada yang cemburu jika kau pergi denganmu.” Ujarku pada Minho dengan volume suara yang bisa dibilang cukup keras. Aku sengaja mengeraskan volum suaraku untuk menarik perhatian Kyuhyun oppa. Dan yes! Dia menoleh kesini! Aku bisa melihat dari ujung mataku bahwa Kyuhyun oppa sedang memandang kesini, kearahku dan Minho. Tapi aku sengaja berpura-pura seperti tidak menyadarinya.

‘Ciih, kau pikir kau saja yang bisa melakukan hal seperti ini? Sekarang akan kubuktikan bahwa aku juga dapat melakukannya!’

(Jiyeon’s POV End)

 

*****

 

Kyuhyun menatap Jiyeon dan Minho tajam. Dia dapat mendengar dengan jelas percakapan Jiyeon dan Minho. Dan yang membuatnya terkejut adalah ia tidak menyangka bahwa Jiyeon akan menerima tawaran pergi bersama dari Minho. Sejauh yang Kyuhyun ketahui, Jiyeon itu tidak menyukai Minho. Jadi tentu saja mendengar Jiyeon menerima ajakan Minho membuatnya merasa kaget.

“Kyuhyun seonsaengnin, ada apa?” Tanya Seohyun.

“Ani… kajja!”

 

*****

 

Minho membawa Jiyeon ke sebuah diskotik terkenal di Seoul. Jiyeon benar-benar tidak tahu bahwa Minho akan mengajaknya ke tempat yang sepeti itu. Jujur, Jiyeon tidak pernah sekalipun menginjakkan kaki di tempat-tempat malam seperti ini. Ini adalah yang pertama kalinya bagi Jiyeon. Dan dia tidak menyukainya!

“YA, MINHO-YA!” Teriak Jiyeon keras, mencoba untuk mengalahkan suara musik yang mengalun keras di diskotik itu.

“WAE?” Tanya Minho tak kalah keras.

“KENAPA KAU MEMBAWAKU KESINI?”

“WAE? KAU TIDAK SUKA?”

“NE, NAEGA SIRHEO!”

“AYO PERGI DARI SINI MINHO-YA!” Ajak Jiyeon kepada Minho sembari ia bangkit dari kursinya. Ia benar-benar ingin pergi dari tempat mengerikan ini. Jiyeon tak habis pikir dengan Minho, bagaimana bisa Minho mengajakknya ke tempat seperti ini?? Minho menarik tangan Jiyeon sehingga membuat Jiyeon kembali terduduk di kursinya.

“Kajima! Malam ini akan menjadi malam yang paling indah!” Bisik Minho tepat di telinga Jiyeon. Jiyeon bergidik melihat senyuman evil yang muncul di wajah Minho. Mendadak perasaan cemas dan takut melanda hati Jiyeon. Dia bisa merasakan bahwa Minho berbeda dari biasanya. Ini seperti sisi tersembunyi dari seorang Choi Minho…

“Sirheo! Tidakkah kau lihat bahwa tempat ini sangat menyeramkan? Aku tak ingin berada disini!” Jiyeon melihat sekelilingnya. Dia bisa melihat beberapa pasangan yang sedang bercumbu mesra di sofa yang tak jauh dari tempatnya duduk. Dia merasa jijik melihat pemadangan tersebut.

Tidak melihat tanda-tanda bahwa Minho akan membawanya keluar dari tempat itu, Jiyeon pun mengambil inisiatif untuk pulang sendiri. Jiyeon bangkit dari kursinya. “Baiklah, tak apa jika kau tak ingin mengantarku pulang. Aku masih bisa pulang sendiri.”

Belum jauh Jiyeon berjalan, ia merasa seseorang menarik tubuhnya ke belakang dan kemudian menyeretnya menuju sudut diskotik yang gelap. “YA APA YANG KAU LAKUKAN?” Teriak Jiyeon panic. Seakan tak mendengarnya, Minho tetap menyeret tubuh langsing Jiyeon sampai mereka masuk kedalam sebuah toilet. Minho melemparkan tubuh Jiyeon ke dinding toilet, membuat Jiyeon merintih kesakitan karena tubuh langsingnya sukses menabrak dinding toilet.

“YAAA NEO MICHEO…”

Jiyeon tak mampu melanjutkan umpatannya kepada Minho, sebab bibirnya telah dikunci oleh bibir tebal Minho. Jiyeon memberontak dengan ganas, ia benar-benar takut. Tapi Minho dengan sigap memegang kedua tangannya. Ia makin mencium Jiyeon dengan ganas, hingga menyebabkan bibir Jiyeon berdarah. Air mata Jiyeon sudah tidak dapat dibendung. Ia mulai menangis tersedu-sedu saat tangan nakal Minho masuk kedalam dress yang ia gunakan. Tangan Minho mengelus punggung Jiyeon secara perlahan. Ciumannya perlahan mulai turun dari bibir ke leher Jiyeon. Dia menghisap leher putih Jiyeon hingga meninggalkan tanda merah di lehernya itu.

‘Kyuhyun oppa… Kyuhyun oppa… aku takut. Tolong bantu aku! Aku membutuhkanmu oppa!’ Jiyeon memohon-mohon dalam hatinya. Ia menyebut nama Kyuhyun terus menerus, seakan Kyuhyun akan segera muncul jika ia terus memanggil namanya.

“Kyuhyun oppa…” Jiyeon bergumam dengan nada lemah. Air matanya kembali meleleh. Ia merasa menyesal karena sudah menerima ajakan Minho. Padahal ia tahu bahwa Minho bukanlah namja yang baik.

BUGH!!!

Minho tersungkur ke lantai. Ia menyentuh wajahnya yang baru saja terkena bogem mentah seseorang. Sementara Jiyeon, ia terduduk lemas di lantai seraya memeluk erat tubuhnya. Ia merasa ketakutan.

“YA APA MASALAHMU DENGANKU?!” Teriak Minho seraya membalikkan badannya untuk melihat orang yang telah memukulnya tadi. Tapi seketika ia membeku ketika ia melihat orang itu.

“Seonsaengnim?” Tanyanya dengan mata yang melebar ketika melihat Kyuhyun di hadapannya. Wajah pucat Kyuhyun berubah menjadi merah karena marah. Ia berjalan mendekat kearah Minho dan ia menarik kerah baju Minho.

“Jangan pernah kau berani untuk menyentuhnya lagi, ARASSO!!!” Teriak Kyuhyun penuh amarah didepan wajah Minho.

“Tapi…”

BUGH! Satu pukulan kembali mendarat dengan sempurna di wajah Minho. Dengan perlahan Mino menyentuh hidung mancungnya, ternyata hidungnya mengeluarkan darah. Kyuhyun ingin kembali melayangkan sebuah pukulan kepada Minho, tapi kemudian ia teringat akan kondisi yeojanya, Jiyeon. Dia menolehkan wajahnya kearah Jiyeon dan menemukan gaids itu sudah terduduk lemas dilantai sambil menangis.

“Jiyeon-ah…” Kyuhyun mencoba untuk menyentuh Jiyeon, tapi itu malah membuat tangisan Jiyeon semakin menjadi.

“Andwee!!”

“Jiyeon-ah, ini aku Kyuhyun oppa.”

“Kyu… Kyuhyun oppa?” Jiyeon menatap Kyuhyun seksama. Segera setelah ia melihat wajah Kyuhyun, ia langsung memeluk tubuh Kyuhyun erat. Kyuhyun membalas pelukan Jiyeon sembari mengelus punggung kekasihnya itu. “Op… oppa… aku takut…” isak Jiyeon.

“Sssst… kau tidak perlu khawatir sekarang. Kau sudah aman. Aku disini untuk melindungimu.” Kyuhyun berkata dengan lembut, membuat Jiyeon merasakan sebuah ketenangan. Dengan perlahan ia mengangkat tubuh lemas Jiyeon dan membawanya menuju sedan hitam miliknya.

“Mianhe oppa…” Bisik Jiyeon, tapi cukup keras untuk didengar Kyuhyun. Kyuhyun memalingkan wajah kearah Jiyeon dan menatap wajah kekasihnya itu dengan tatapan lembut nan teduh miliknya.

“Ani… itu bukan kesalahanmu.”

Kyuhyun mengelus rambut Jiyeon, membuat Jiyeon merasa aman dan nyaman. “Tidurlah! Kau pasti lelah, bukan?” Perintahnya lembut.

 

*****

 

(Kyuhyun’s POV)

Aish, dasar bajingan! Aku bersumpah bahwa aku akan memberikan ia pelajaran yang lebih parah daripada yang tadi jika ia masih berani untuk mendekati Jiyeon. Untung saja aku ada disana. Dari awal aku memang sudah merasa cemas membiarkan Jiyeon pergi dengan namja brengsek itu. Maka dari itu aku kemudian memutuskan untuk mengikuti mereka.
Rasanya aku ingin membunuh namja itu saat melihat tindakan kurang ajarnya terhadap Jiyeon-ku.

Aku duduk di pinggir ranjang, tepat di sebelah Jiyeon. Aku menyentuh wajahnya perlahan dan mengecup keningnya lembut. Dia terlihat sedikit pucat.

“Erg… ah… oppa?” Ucap Jiyeon lemah. Aku membantunya untuk duduk dengan bersandar pada kepala tempat tidur karena tubuhnya masih lemah. Jiyeon kembali memelukku dan aku bisa merasakan bahwa bajuku mulai basah terkena air mata Jiyeon. Aku balas memeluknya dan kemudian mengecup lembut kepalanya. “Jangan menangis lagi Jiyeon-ah! Aku disini sekarang.” Aku mengelus punggungnya lembut.

“Op…oppa…gomawo.”

“Hmm… cheonmaneyo.”

“Jiyeon-ah…” Ujarku lagi.

“Ne oppa?”

Aku memegang dagunya, “Aku hanya ingin kau tahu bahwa aku akan selalu mencintaimu. Takkan ada yang bisa menggantikan posisimu dihatiku. Jadi kumohon agar kau tidak cemburu lagi. Seohyun, dia hanya muridku, sama sepertimu. Tapi yang berbeda adalah… karena kau tunanganku, gadis yang paling aku cintai.”

“Oppa…” Jiyeon kembali menenggelamkan dirinya dalam pelukanku.

“Saranghae Yeonnie-ya…” ~CHU~ Aku mencium bibirnya lembut. Jiyeon pun merespon ciumanku. “Nado saranghae oppa…” Gumam Jiyeon disela-sela ciuman manis kami.

(Kyuhyun’s POV End)

 

 

THE END

TADA!!!
Akhirnya aku kembali membawa FF kyuyeon translate-tan *senyum3jari*
ini atas request nae chingudeul yg kesemsem ama ni couple. mian ya bru bisa translate yg ini, cuz aku gi sibuk  ma pr yg bejibun nih -___-

So, aku harap kalian seneng yaa 🙂

 

Iklan

Penulis:

Just a simple girl who loves music, food and blue sky

15 tanggapan untuk “My Teacher, My Love (Indonesian version)

  1. Aaach chingu baru jach q bca ff nie d pjyff,,bgus critany I Like this..hehe
    ff kyuyeon yg chaptered jga d translate dong chingu….hehehe
    ;-D

  2. Ahhhhh si Minong pengen gue bogem juga #lemparbom #dijewekrystal haha XD
    Aigo, ngebayangin face ngambek ama tatapannya Jiyeon, aw..aw..
    Keren epep nya >,<
    KyuYeon is love's :*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s