Diposkan pada Chapters, KyuLa Couple (Kyuhyun Haneul)

You Make My Life Complete (Part 5)

 

Author : Cho Haneul (Kyula88)
Title      : You Make My Life Complete
Type     : Chapter
Genre   : Romance, Drama. Life, Sad, Family, Friendship

Cast :
– Cho Haneul
– Cho Kyuhyun
– Kwon Sohyun
– Im Jaebum
– Super Junior’s members

_____________________________________

 

_IN HANEUL’s CLASS_

“Omo! Suju oppadeul sudah comeback stage dengan lagu baru mereka.”

“Suju oppadeul memang daebak!”

“Aigoo, Kyuhyun oppa tampan sekali!”

“Siwon oppa juga tak kalah tampan!”

“Donghae oppa…”

“Ya ya! Aku sudah beli albumnya loh!”

“Kyaaa aku juga!”

Begitulah keadaan yang sedang terjadi di kelas Haneul. Teman-temannya wanitanya, terutama Elf sedang heboh-hebohnya membicarakan tentang album 6jib Super Junior. Memang, Super Junior baru saja merilis album ke-6 mereka yang bertajuk, Sexy Free & Single. Dan tentu saja, comeback-nya Super Junior memang sudah dinantikan oleh elf diseluruh dunia. Terlebih Kangin sudah kembali dari wajib militernya dan ia juga sudah mulai aktif bersama Super Junior. Hal ini tentu saja sangat mengembirakan bagi para Elf.

“Cih, lihatlah bagaimana berisiknya mereka! Tidak tahu saja mereka jika kita lah orang pertama yang mendapatkan album 6jib itu. Dari Super Junior oppadeul langsung lagi! Plus tanda tangan mereka!” Ujar Sohyun berbisik seraya menatap teman-temannya yang sedang berheboh ria itu.

Haneul tertawa seraya menganggukkan kepalanya. “Hahaha, iya ya. Kalau mereka tahu, aigoo tak bisa kubayangkan.”

Sohyun terkekeh geli saat membayangkan akan seperti apa reaksi teman-temannya jika mengetahui hal tersebut. Gempar? Sudah pasti iya. Haneul dan Sohyun memang mendapatkan album 6jib itu langsung dari Super Junior, bahkan mereka mendapatkan bonus, yaitu tanda tangan dari sang idola.

“Oh ya, bagaimana kabar Kyuppa-mu itu?” tanya Sohyun. Haneul tak bisa menyembunyikan ekspresi senangnya kala Sohyun berkata ‘Kyuppa-mu’.

“Aigoo, mukamu jadi memerah begini.” Sohyun mencubit pipi Haneul gemas. “Appo…”

“Jadi, bagaimana kabarnya?”

“Dia baik-baik saja.”

“Kalian masih sering bertukar kabar?” Tanya Sohyun lagi. “Ne. Walaupun sudah sebulan lebih tidak bertemu, keunde kami masih saling berkirim pesan kok.” Jawab Haneul. Sohyun tersenyum mendengar jawaban dari sang sahabat. “Kau beruntung.” Ujarnya.

“Ne?”

“Kyuhyun oppa… Kurasa dia juga menyukaimu.”

“Mwo? Ya, jangan bercanda! Itu jelas tidak mungkin!” Bantah Haneul, walaupun sebenarnya dalam hati gadis itu mengharapkan bahwa apa yang dikatakan Sohyun adalah kenyataan. Jujur, ia sangat mencintai namja yang bernama Cho Kyuhyun itu. Tapi Haneul tahu diri. Karena baginya, Kyuhyun itu seperti langit. Terlihat sangat dekat, tetapi ternyata sangat jauh dan sulit untuk digapai.

“Nothing is impossible…”

 

*****

(Haneul’s POV)

Ditengah pelajaran tadi, tiba-tiba saja aku mendapat SMS dari Kyuhyun oppa. Ia bilang bahwa ia akan menjemputku sepulang sekolah nanti. Jadi disinilah aku sekarang, berdiri tepat di depan gerbang sekolahku untuk menanti kedatangannya. Sepertinya ia terjebak macet, sebab ini sudah lewat 20 menit dari waktu yang dijanjikan.

Aku pun mengambil ponselku yang berada didalam saku seragam sekolahku. Untuk mengusir bosan, aku pun mulai memainkan sebuah game yang terdapat dalam ponselku ini. Sohyun sudah pulang sekitar 15 menit yang lalu. Tadinya ia ingin menemaniku, keunde ia ada acara keluarga sehingga harus segera pulang.

“Haneul…” Panggil seseorang padaku. Aku pun langsung memalingkan wajahku kearah datangnya suara itu.

“Jaebum-ah.” Aku tersenyum menatap laki-laki yang ada dihadapanku ini. Jaebum berjalan mendekatiku dan sejurus kemudian ia sudah memelukku erat. Sangat erat! Sampai aku yakin bahwa sudah tidak ada celah lagi diantara kami.

“Mianhe…” bisiknya lirih.

Kutepuk pundaknya pelan. “Gwenchana…”

“Seharusnya aku ada disaat kau butuh aku. Teman macam apa aku ini!”

Im Jaebum. Ia adalah temanku. Kami cukup dekat dulu. Kenapa dulu? Yah, karena sejak saat itu hubungan pertemanan kami putus. Tepatnya sejak hari ia menjadi pacar Joohyun, saudara tiriku. Joohyun melarangnya untuk dekat denganku, dengan ancaman jika ia tak mau menjauhiku, maka Joohyun akan memutuskannya. Dengan terpaksa Jaebum harus mengiyakannya, sebab ia sangat mencintai saudara tiriku itu.

Jaebum dan aku pertama kali bertemu saat menghadiri festival lampion di musim panas 2 tahun yang lalu. Disitulah kami bertemu dan berkenalan, hingga akhirnya setelah beberapa kali pertemuan yang tak disengaja membuat kami menjadi teman dekat.

Tapi sayang, pertemanan kami harus hancur karena Joohyun.

“Sudahlah, jangan merasa bersalah seperti ini…” Ujarku lembut seraya mengelus punggungnya, mencoba untuk memberikan namja ini ketenangan.

Jaebum melepaskan pelukan kami. Ia menatapku intens. “Mianhe, setelah berbulan-bulan aku baru tahu sekarang.” sesalnya. Kuraih tangannya dan kugenggam pelan. “Nan gwenchana. Maaf sudah membuatmu khawatir. Keunde, kenapa kau ada disini? Joohyun sudah pulang dari tadi.”

“Aku ingin menemuimu.”

“Naega?” tanyaku, yang dibalas anggukan oleh Jaebum. “Keunde, bagaimana jika Joohyun tahu? Ia pasti akan marah.”

“Aku tidak peduli. Bagiku, teman lebih penting daripada pacar.”

Aku tersenyum mendengar penuturannya. “Gomawo.” Ucapku tulus.

TIN TIN TIN

Perhatianku terpecah karena suara klakson yang cukup nyaring. Aku menolehkan kepalaku kearah jalan. Tenyata mobil Kyuhyun oppa sudah berada disana. Dengan segera aku berpamitan pada Jaebum dan langsung bergegas menuju mobil Kyuhyun oppa.

(Haneul’s POV End)

*****

Kyuhyun tidak bisa menahan perasaannya kala ia melihat Haneul berpelukan dengan Jaebum. Ada perasaan aneh yang meliputi relung hatinya saat ia menyaksikan adegan itu dengan mata kepalanya sendiri. Perasaan itu seperti…

Cemburu, mungkin? Entahlah, Kyuhyun pun bingung bagaimana harus menjelaskan perasaannya sekarang. Yang jelas ia sangat tidak suka melihat Haneul berpelukan dengan Jaebum.

“Siapa namja tadi?” Kyuhyun bertanya dengan nada datar. Tatapan matanya masih focus kearah jalanan. “Tadi itu temanku. Namanya Jaebum.” Jawab Haneul.

“Kalian dekat sekali ya, bahkan sampai berpelukan mesra segala.” Ujar Kyuhyun agak ketus. Haneul terkaget mendengar nada bicara Kyuhyun yang agak sedikit ketus itu. Jangankan Haneul, Kyuhyun pun juga merasa kaget. Dalam hati ia merutuki dirinya sendiri.

‘Cho Kyuhyun babo! Perkataanmu itu benar-benar mencurigakan. Aish jeongmal babo-ya!’

“Ehm… begitulah. Kami dulunya sahabat dekat.”

“Dulu?”

“Ne. Persahabatan kami rusak karena suatu hal. Keunde, sepertinya mulai sekarang sudah membaik.” Haneul tersenyum senang mengingat kejadian yang tadi dialaminya bersama Jaebum. “Oh ya oppa, kita mau kemana sekarang?”

“Ke Kona Beans. Kami mengadakan acara kecil-kecilnya untuk merayakan ulang tahun Leeteuk hyung dan sekaligus peluncuran album baru kami.” Jawab Kyuhyun.

“Eh? Lalu oppa mau mengajakku kesana?”

“Tentu saja.”

“Gwenchana?” Tanya Haneul ragu. Kyuhyun menoleh sekilas kearah Haneul. Terdapat gurat kekhawatiran diwajah cantik Haneul.

“Tentu saja.”

“Tapi kan itu acara pribadi kalian, masa aku ikut sih. Aku tidak enak pada oppadeul.”

“Gwenchana, lagipula hyungdeul sendiri yang mengundangmu. Mereka bilang mereka merindukanmu.” Kyuhyun tersenyum manis pada Haneul. Haneul pun membalas senyumannya.

‘Bukan hanya mereka yang merindukanmu, keunde aku juga…’

*****

_AT KONA BEANS_

“Aigoo Kyuhyun-ah, neo yeojachingu neomu yeppeo.” Ujar Ibu Yesung sambil tersenyum, membuat Haneul dan juga Kyuhyun menjadi salah tingkah.

“Ah ani ahjumma! Dia hanya temanku, bukan yeojachinguku.” Ralat Kyuhyun yang diikuti anggukan oleh Haneul.

“Jinjja? Ah, padahal kalian serasi loh.” Kali ini giliran ibunda dari Leeteuk yang angkat bicara. “Coba eomma-mu ada disini, ia pasti akan setuju dengan pendapat kami.” Tambah ibu Yesung.

Haneul hanya bisa menundukkan kepalanya untuk menutupi semburat merah yang mulai menghiasi pipinya, sedangkan Kyuhyun hanya tertawa menanggapi omongan dari ibu-ibu yang ada dihadapannya ini.

   

“Hahaha… sudahlah eomma, jangan menggoda mereka terus. Lihatlah! Wajah mereka jadi memerah begitu.” Ujar Leeteuk yang kemudian disambut dengan tawa riuh dari para orang tua dan juga para member Super Junior.

Yeah, memang pada hari ini tak hanya para member yang sedang berkumpul demi merayakan keberhasilan album baru dan juga ulang tahun sang leader, Leeteuk. Tetapi para orang tua dari masing-masing member juga turut datang, kecuali orang tua Kyuhyun dan Donghae. Orang tua Kyuhyun sedang ada keperluan di Taiwan, sedangkan ibunda Donghae tidak dapat hadir karena acara keluarga.

“Haneul-ah?” Panggil ibunda dari Sungmin. Haneul mengangkat wajahnya yang sedari tertunduk. “Ne?”

Ibunda Sungmin tersenyum manis padanya. “Kalau Kyuhyun tidak menyatakan cinta padamu juga, bagaimana jika kau bersama dengan Sungmin saja? Ia cukup manis dan tampan kok! Tidak kalah dari Kyuhyun.” Canda Nyonya Lee, ibunda Sungmin.

“Hahaha… benar itu Haneul. Lagian aku sedang tidak ada yeojachingu sekarang. Kujamin kau takkan menyesal jika memilihku.”

“Masalahnya Hyung, kau itu tidak masuk dalam tipe namja ideal Haneul. Jelas-jelas aku lebih berpeluang besar. Benarkan Haneul?” Tanya Kyuhyun seraya menatap Haneul dengan senyuman indahnya, membuat jantung gadis berumur 17 tahun itu berdetak dengan sangat kencang. Tak terasa, tangan Haneul pun mulai mendingin. Ia benar-benar gugup sekarang.

*****

(Haneul’s POV)

“YA!”

Joohyun tiba-tiba menarik tanganku dengan kasar. Dia menatapku dengan sinis dan penuh benci. Yah, itu sudah merupakan hal yang biasa bagiku.

“Waeyo?” Tanyaku pelan. Aku masih berusaha untuk bersikap baik padanya.

“Apa yang sudah kau katakan pada Jaebum?” Tanyanya sinis padaku.

“Tidak ada.”

“Yah, jangan bohong kau!” bentaknya padaku. “Gara-gara kau, sekarang Jaebum bersikap sangat dingin padaku. Ia bahkan sudah tidak mau menuruti perkataanku lagi. Ini semua gara-gara kau! Aku tahu kau sempat bertemu dan bahkan berbincang panjang lebar dengannya kan?!”

“Ne, aku memang bertemu dan berbincang banyak padanya. Keunde sumpah! Demi apapun, aku tak pernah mengatakan sesuatu yang bersifat menjelekkanmu pada Jaebum.”

“Omong kosong!” Ujarnya ketus. “Neo!” Ia menunjuk wajahku dengan jari telunjuknya. “Kau memang benar-benar manusia yang tak tahu diri. Kalau sampai terjadi sesuatu yang buruk pada hubunganku dan Jaebum, kupastikan kau takkan bisa hidup tenang lagi. ARASSO!”

Joohyun menyenggol bahuku. Aku hanya terdiam menatapnya yang semakin menjauh. “Apa salahku padamu, Joohyun-ah? Kenapa kau benci sekali padaku. Bahkan disaat kau merebut perhatian appa dan Jaebum dariku aku tak pernah benci padamu.” Gumamku lirih.

(Haneul’s POV End)

*****

Super Junior baru saja selesai tampil disebuah stasiun TV swasta. Berbondong-bondong para member Super Junior melangkahkan kaki mereka menuju ke ruang tunggu mereka. Disaat yang lainnya duduk atau minum untuk melepas lelah, sang maknae justru langsung berjalan menuju tasnya. Senyum langsung merekah diwajahnya saat ia menemukan benda yang dicarinya, sebuah ponsel.

“Aigoo, belum apa-apa sudah kangen begitu.” Celetuk Kangin jahil, yang kemudian direspon oleh member lainnya.

“Yah namanya juga sedang berbunga-bunga, pasti takkan tahan biar jauh sedikitpun.” Tambah Shindong. Sang maknae, Kyuhyun, tidak terlalu mempedulikan celotehan hyungdeulnya. Perhatiannya tersita oleh sebuah pesan singkat. Pesan dari Haneul.

From: Haneul

Oppa, mianhe aku tidak bisa menonton penampilanmu hari ini. Mian, padahal aku sudah berjanji akan datang..

Kyuhyun mengeryitkan dahinya. Entahlah, ia merasa ada yang tidak beres dengan Haneul. Tanpa menunggu lama, Kyuhyun segera menghubungi gadis remaja tersebut.

“Ah yobose… Haneul?” Kyuhyun terkaget saat mendengar isakan kecil diseberang sana. “Kau menangis? Wae geure?” Tanya pria tampan itu agak sedikit panic. Ia sengaja agak menjauh dari member lainnya agar mereka tidak mendengar percakapannya.

“Op…oppa…” isak Haneul. Awalnya gadis itu berusaha untuk menahan tangisannya, tapi ternyata begitu mendengar suara Kyuhyun pertahanan gadis itu jebol.

“Tunggulah! Aku akan segera ke apartemenmu.” Kyuhyun segera menutup teleponnya dan bergegas beranjak dari ruang tunggu mereka.

‘Haneul-ah, apa yang sebenarnya terjadi padamu?’

-To Be Continued-

Iklan

Penulis:

Just a simple girl who loves music, food and blue sky

19 tanggapan untuk “You Make My Life Complete (Part 5)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s