Diposkan pada Chapters, KyuLa Couple (Kyuhyun Haneul)

You Make My Life Complete (Part 8)

 

Author : Cho Haneul (Kyula88)
Title      : You Make My Life Complete
Type     : Chapter
Genre   : Romance, Drama. Life, Sad, Family, Friendship

Cast :
– Cho Haneul
– Cho Kyuhyun
– Kwon Sohyun
– Super Junior’s members

___________________________________________

 

_AT HANEUL’s APARTEMENT_

“Apa sekarang sudah bisa dimasukkan?” Tanya Haneul sembari mengambil mangkuk kecil yang berisi rempah-rempah.

“Ne.” Jawab Sohyun.

Haneul dan Sohyun sedang memasak di apartemen Haneul. Sebenarnya lebih tepat jika dikatakan Sohyun sedang mengajari Haneul memasak. Yah, Haneul yang biasanya malas untuk memasak kali ini mati-matian belajar memasak hanya demi namjachingu-nya, Cho Kyuhyun. Haneul tahu bahwa Kyuhyun sangat menyukai jajangmyeon, karena itu gadis cantik berusia 17 tahun ini meminta sang sahabat, Sohyun, yang notabene-nya jago masak untuk memberinya kursus kilat.

“Kyuhyun oppa pasti akan terharu sekali jika tahu bahwa yeojachingunya yang paling malas berurusan dengan dapur rela berkutat lama di dapur demi memasakkan makanan favoritnya.”

Haneul terkekeh mendengar penuturan Sohyun. Yah, dia sendiri bingung dan merasa takjub dengan perubahan yang terjadi pada dirinya. “Ne, ia pasti akan terharu.” Haneul tertawa kecil.

“Masukkan kecapnya!” Perintah Sohyun. Haneul langsung mengambil botol kecap dan menuangkan isinya kedalam panci. Gadis itu sangat berharap bahwa masakan perdananya ini bisa disukai oleh sang namjachingu.

“Aku harap hasilnya akan memuaskan Kyuhyun oppa.” Harap Haneul sambil menatap masakannya. Sohyun menepuk pundak Haneul pelan. “Itu sudah pasti. Kau tidak perlu khawatir. Lagipula yang sedang mengajarimu ini adalah master chef.” Gurau Sohyun.

Pletak!

“Cih , percaya diri sekali kau ini.”

“Oh jelas saja, sebab memang sudah terbukti kebenarannya.”

Sepasang sahabat itu kembali bergelut dengan masakan mereka. Sohyun mengajari Haneul dengan sabar dan telaten. Begitu pula dengan Haneul, ia mendengarkan setiap intruksi dari Sohyun dengan penuh perhatian. Gadis itu serius ingin belajar memasak.

“Nanti akan diantar kemana?” Tanya Sohyun sambil memperhatikan Haneul yang sedang menempatkan makanannya didalam kotak bekal.

“Akan langsung kuantarkan ke dorm. Kebetulan hanya Kyuhyun oppa yang tidak ada jadwal, jadi seharian ini ia hanya berada di dorm sambil bermain games.”

Haneul tersenyum puas sangat selesai menata masakannya di dalam kotak bekal. “Ah, akhirnya selesai juga!” Ujar Haneul senang. Ia menoleh menatap sahabatnya, Sohyun. “Gomawo Sohyun-ah karena kau sudah membantuku.”

“Ne, cheomaneyo. Itu kan gunanya sahabat.”

 

 

*****

 

(Haneul’s POV)

‘Apa ini dorm-nya?’ Aku bertanya dalam hati. Dengan agak ragu, aku memutuskan untuk memencet bel yang terdapat disamping pintu. Tak lama kemudian, sebuah suara yang sudah tak asing lagi bagiku menyapaku dengan suara beratnya yang khas.

“Annyeong!” Kyuhyun oppa menyapaku melalui intercom. Aku tersenyum sambil melambaikan tanganku, membalas sapaannya. “Tunggu sebentar, biar kubukakan pintu dulu.”

“Masuklah!” Ajaknya. Kyuhyun oppa menggeser badannya, mempersilahkan aku untuk masuk.

Aku melangkahkan kakiku masuk kedalam dorm. Ku edarkan pandanganku ke sekeliling dorm, merasa sedikit asing disini, sebab ini adalah pertama kalinya aku berkunjung kesini. Kyuhyun oppa memperhatikanku. Ada seulas senyum yang terlukis dibibir tebalnya.

“Wae?” Tanyaku bingung. Ia hanya menggelengkan kepalanya, masih dengan senyuman tipis yang tersungging dibibirnya.

“Apa yang kau bawa?” Tanyanya begitu melihat tanganku yang sedang menenteng sebuah kotak bekal. Kami duduk disofa dorm, tempat biasa para  member Super Junior menghabiskan waktu jika sedang tidak ada jadwal.

Aku merasa agak sedikit ragu untuk memberikan makanan buatanku pada Kyuhyun oppa. Ani, bukan karena rasanya tak enak. Aku sudah menyicipinya tadi, dan bahkan rasanya enak untuk ukuran pemula sepertiku. Sohyun saja mengakuinya. Yah, walaupun ini juga tak lepas dari campur tangan Sohyun. Yang menjadi masalah adalah diriku sendiri. Dari tadi jantungku berdetak tak karuan. Aku sangat gugup! Aigoo…

“Igo…” Akhirnya aku menyodorkan kotak bekal itu kearahnya. Kyuhyun oppa mengambil dan membuka kotak bekal itu. Aku sengaja mengalihkan pandanganku ke sekeliling dorm, aku terlalu malu dan gugup untuk menatapnya secara langsung.

Ne, ne… aku tahu, aku ini memang yeojachingu yang aneh -__-

“Wooa, jajangmyeon?” Kyuhyun oppa tersenyum senang. “Sepertinya enak.” Ujarnya lagi seraya bangkit berdiri dan kemudian berjalan kearah dapur.

Kyuhyun oppa kembali dengan 2 pasang sumpit. “Igo.” Ia menyodorkan sepasang sumpit padaku. Aku menatapnya bingung. “Ayo makan bersama!” Ajaknya.

Akhirnya kami memakan jajangmyeon itu bersama-sama. Namjachingu-ku ini terlihat sangat lahap. Sepertinya ia sangat lapar.

Merasa sedang diperhatikan, Kyuhyun oppa pun menoleh hingga tatapan kami saling bertumbukan. Ia tersenyum. Senyum favoritku. “Ini sangat enak. Gomawo…” Ia mengacak rambutku pelan. Tersenyum… hanya itu yang saat ini dapat aku lakukan. Sebab sebagian jiwa dan tenagaku sedang berusaha untuk menstabilkan detak jantungku yang sudah tak karuan.

(Haneul’s POV End)

 

 

*****

 

 

(Kyuhyun’s POV)

Aigoo… yeoja-ku ini lucu sekali. Aku tahu dari tadi ia berusaha untuk menyembunyikan kegugupannya. Inilah yang membuatku selalu tersenyum geli jika sedang berada didekatnya. Sikapnya yang selalu gugup hingga membuat wajahnya bersemu merah, merupakan hiburan tersendiri bagiku.

Hahaha… ne Eunhyuk hyung, kau benar! Gadisku ini memang polos sekali.

“Loh? Sedang ada tamu. Nugu, Kyuhyun-ah?”

Aku dan Haneul tersentak kaget. Aku segera menoleh dan mendapati manager hyung sedang menatap kami dengan tatapan menyelidik. Terlihat olehku Haneul sedang mengepalkan tangannya, sepertinya ia gugup dan panic sekali.

Manager hyung berjalan mendekati kami. Masih setia dengan tatapan menyelidiknya itu. Wajar saja sebenarnya, karena seumur-umur aku tidak pernah membawa yeoja kesini, kecuali noona dan eomma-ku tentunya. Dan kenyataan bahwa di dorm ini hanya ada kami berdua pasti semakin membuatnya curiga.

“Nugu? Neo chingu?” Tanyanya lagi sambil menatapku tajam.

“Ani! Dia… em sepupuku. Ne, ia sepupuku yang baru datang dari Jepang.” Jawabku spontan, dan tentu saja bohong.

Manager hyung masih menatapku curiga. “Jinjja? Tapi bukannya sepupumu yang tinggal diluar negeri itu namja ya? Kalau tidak salah namanya Cho Kyungsoo, kan? Dan ia tinggal di Taiwan, bukannya di Jepang.”

‘Mati aku! Palli Cho Kyuhyun! Cepat cari alasan!’

“…emm… dia sepupu jauhku. Em , bagaimana ya menjelaskannya?” Aku menggaruk kepalaku yang sebenarnya tidak gatal. “Yah, pokoknya ia ini saudaraku.” Ujarku tegas.

Manager hyung menoleh menatap Haneul. Gadis itu tersenyum kikuk. “Annyeonghaseyo, Cho Haneul imnida.”

“Annyeong Haneul-ssi. Sepertinya kalian sedang asyik tadi, maaf mengganggu.”

“Ani, gwenchana”

“Kyuhyun-ah, aku hanya ingin memberi tahumu bahwa interview nanti malam ditunda dan akan dilakukan besok sore setelah pemotretan selesai.”

“Ne hyung.”

Manager Hyung pun pamit. Segera setelah ia keluar, baik aku maupun Haneul langsung menghela napas lega. “Ahh untung saja!” Haneul menyenderkan tubuhnya disofa. Ia menatapku intense. “Oppa daebak sekali! Dari mana kau dapat keahlian berbohong sehebat itu, huh?”

“Yak! Kau ini menyindirku ya?”

“Ani, aku memuji oppa.” Haneul terkekeh geli.

“Yak!”

(Kyuhyun’s POV End)

 

 

*****

 

 

_MUSIC BANK_

Haneul dan Sohyun baru saja menonton penampilan Super Junior dengan lagu terbaru mereka SPY di Music Bank. Selepas acara tersebut, Kyuhyun mengirim pesan singkat pada Haneul agar ia dan Sohyun segera menyusul ke ruang tunggu mereka. Awalnya Haneul menolak, tapi setelah mendapat sedikit paksaan dari namjachingu-nya, akhirnya gadis itu menyerah.

“Kau yakin kita bisa masuk?” Tanya Sohyun ragu.

“Entahlah. Kyuhyun oppa hanya menyuruh kita ke ruang tunggu mereka.”

“Annyeong dongsaengdeul!”

“Ah Sungmin oppa!”

Sungmin menghampiri kedua gadis cantik itu. “Kajja! Si evil maknae itu sudah menunggumu.” Ujar Sungmin seraya menunjukkan senyum imutnya.

 

———————————————

“Nugu?”

Beberapa kali orang-orang  yang ada di backstage menanyakan hal yang serupa pada Sungmin. Dan Sungmin akan menjawab dengan santainya bahwa Haneul dan Sohyun adalah dongsaeng-nya.

Sohyun berbisik. “Omo, mimpi apa aku semalam sampai seorang Lee Sungmin mengatakan pada orang-orang bahwa aku adalah adiknya.”

Haneul tertawa mendengar penuturan sahabatnya itu.

Mereka pun segera masuk kedalam ruang tunggu Super Junior dan langsung disambut dengan senyuman hangat para member. Sohyun langsung sibuk dengan bias barunya, Lee Donghae. Yah, belakangan gadis itu sangat dekat dengan Donghae, apalagi semenjak Donghae tahu bahwa Sohyun juga orang Mokpo. Lagipula mereka mempunyai hobi yang sama, yaitu menonton drama atau film yang sedih dan sukses menguras air mata.

“Igo.” Kyuhyun menyerahkan sebuah buku pada yeojachingu-nya. Haneul tersenyum senang, bahkan gadis itu sempat menjerit tertahan saat melihat sampul buku tersebut. Tertera huruf-huruf besar bercetak tebal yang membentuk tulisan THE HUNGER GAMES pada sampul buku yang berwarna merah kecoklatan itu.

Haneul menggenggam novel itu dengan erat. “Omo! Gomawo oppa! Aku memang sudah lama mencari ini. Gomawo!” Haneul tersenyum senang memperlihatkan deretan giginya yang rapi tersusun. Sejenak Kyuhyun merasakan sesuatu yang hangat mengaliri darahnya. Senyum itu… Kyuhyun bersumpah bahwa mulai sekarang, senyum itu akan menjadi senyum favoritnya dan hanya dia pula yang boleh melihat senyum itu. Yah, terdengar egois memang. Keunde egois memang sudah menjadi sifat utama Kyuhyun.

“Kajja kita pulang!” Ujar Leeteuk.

Sohyun langsung bangkit dan mengajak Haneul untuk pulang. “Kajja, kita juga harus pulang.”

“Eh? Kenapa tidak pulang bersama saja?” Tanya Shindong.

“Ne, pulang bersama saja. Lagipula ini sudah malam.” Timpal Leeteuk.

“Keunde…”

Kyuhyun menepuk pundak Haneul pelan. “Tenang saja, Manager hyung sudah pulang duluan tadi karena ada urusan mendadak, jadi aman.”

Member Super Junior bersama Haneul dan Sohyun beranjak keluar dari ruang tunggu tersebut secara beriringan. Posisi Kyuhyun yang merangkul Haneul kontan mendapat sorotan dari berbagai pihak dan juga menimbulkan berbagai macam pertanyaan yang intinya menanyakan hubungan mereka.

“Nugu Kyuhyun-ah?” Tanya salah seorang staff Music Bank yang sudah lumayan akrab dengan Kyuhyun. Belum sempat Kyuhyun menjawab, Siwon langsung maju dan menarik Haneul kearahnya dan kemudian merangkulnya. “Ini yeojachingu-ku.” Jawab Siwon.

BUK!

Kyuhyun mendorong badan Siwon pelan. “Enak saja kau, hyung! Sampai mati juga aku tak rela ia jadi yeojamu.” Ujar Kyuhyun kesal, sedangkan Siwon dan member Super Junior lainnya tertawa geli melihat reaksi spontan maknae mereka.

Kyuhyun mengalihkan pandangannya kearah staff MUBANK tersebut. “Ani hyung, ini sepupuku.” Jawabnya.

“Waah cantik ya.” Puji staff MUBAK tersebut.

“Ya jelas lah, hyung! Sepupu-nya saja sangat tampan seperti aku ini.” Ujar Kyuhyun narsis.

Salah seorang cordi stylist yang ikut bersama rombongan Super Junior menatap tidak suka kearah Haneul. Ia sudah memperhatikan gadis itu sedari tadi, tepatnya sejak Haneul menjejakkan kakinya kedalam ruang tunggu Super Junior. Terbesit rasa iri saat melihat betapa Haneul sangat dekat dengan para member Super Junior, terutama Kyuhyun.

“Wae? Kenapa tampangmu seram sekali, Hyera-ya?”

Yeoja yang bernama Hyera itu pun hanya mendengus kesal sambil menatap Haneul. “Siapa yeoja itu?” Tanyanya dengan nada tidak suka.

“Kau dengar sendiri kan, kalau dia sepupu Kyuhyun.”

“Ani, aku tidak percaya. Kurasa dia bohong…” Gadis yang bernama Hyera itu berkata dengan nada sinis. Matanya menatap tajam kearah Haneul, seakan ingin menelan gadis itu bulat-bulat. Haneul yang merasa sedang diperhatikan pun menoleh. Ia tersenyum saat mendapati Hyera yang sedang menatapnya. Tapi Hyera langsung membuang muka kala tatapan mereka bertemu. Hal tersebut meninggalkan tanda tanya besar bagi Haneul.

 

 

*****

 

 

“Yak! Apa kau yakin mereka akan lewat disini?”

“Ne Joohyun-ah! Aku yakin seyakin-yakinnya. Lagipula mereka memang biasanya parkir mobil disini kok.”

Joohyun dan keempat orang temannya juga sedang berada di studio Music Bank. Saat ini mereka sedang berada di tempat parkir yang terletak di basement. Mereka sengaja kesana untuk bertemu dengan langsung dengan member Super Junior karena menurut kabar, mobil yang dikendarai oleh kesepuluh namja tampan itu memang terparkir disana.

“Ah, itu mereka!” Ujar salah seorang teman Joohyun dengan girang sembari menujuk kearah sekelompok namja tampan yang sedang berjalan beriringan menuju kearah sebuah mini bus.

“Aaa iya! Itu mereka! Omo Super Junior oppadeul!!!”

Disaat teman-temannya heboh dengan Super Junior, Joohyun merasa ada keganjilan disana. Dan benar saja, tak lama setelah itu ia melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa ada 2 orang gadis yang ikut bersama Super Junior. Joohyun memincingkan matanya untuk memperjelas penglihatannya, dan seketika gadis itu terlonjak kaget saat menyadari siapa kedua orang gadis yang sedang bersama idolanya itu.

Haneul dan Sohyun…

‘Mwo? Mereka?? Bagaimana mereka bisa ada disini… dan BERSAMA SUPER JUNIOR???!!

 

 

 

-To Be Continued-

Iklan

Penulis:

Just a simple girl who loves music, food and blue sky

10 tanggapan untuk “You Make My Life Complete (Part 8)

  1. woah… demi kyu, hanuel bljr masak. pacar yg baik haha
    untung haneul gak marah ya pas dibilang sepupu kyu, kirain bkln marah
    haha jd ngebayangin tampang kaget joohyun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s