Diposkan pada KyuLa Couple (Kyuhyun Haneul), Oneshot

(Kyula Couple) My BaboKyu or My BabyKyu?

kyyyy

 

Author : Cho Haneul (Kyula88)
Title       : My BaboKyu or My BabyKyu?
Type      : Oneshoot
Genre    : Life, Romance

Cast :
– Choi Haneul (Bella)
– Cho Kyuhyun
– Kang Jiyoung
– Super Junior’s members

 

_______________________________________

 

“Ya! Kenapa kau malah tertawa melihat berita itu? Seharusnya kau kan khawatir.” Ujar Jiyoung yang sedang menatap aneh pada sahabatnya. Bella, gadis yang sedang menjadi objek tatapan Jiyoung, malah sedang asyik terkekeh geli sembari menatap layar laptopnya.

“Bagaimana aku tidak tertawa, namja ini benar-benar seperti bocah. Masa bisa-bisanya dia terjungkat dari kursinya? Aigoo…” Bella menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Tapi kan kasian Kyuhyun oppa. Liat saja lengan dan sikunya sudah membiru seperti itu. Itu pasti sakit sekali.” Jiyoung menatap kasihan pada layar laptop Bella. Disitu terpampang jelas foto sebuah lengan yang dibenuhi luka lebam. Pemilik lengan yang tak lain dan tak bukan adalah Cho Kyuhyun, baru saja mengupload foto tersebut disitus jejaringan sosial miliknya.

Pada awalnya Bella memang merasa sangat khawatir saat mendapat kabar bahwa Kyuhyun mengalami kecelakaan kecil. Terlebih lagi ketika gadis itu melihat luka lebam yang ditimbulkan akibat kejadian itu. Luka lembam dari lengan hingga siku itu terlihat lumayan parah dan sepertinya akan memakan waktu untuk pulih. Tapi kemudian, semua rasa cemas dan khawatir gadis itu berubah menjadi rasa kesal, jengkel dan juga lucu.

Yah, bagaimana tidak? Ternyata namja-nya menjadi seperti itu karena terjungkat dari kursinya. Bayangkan, TERJUNGKAT?! Bagian mananya yang tidak lucu? Membayangkan Kyuhyun yang terjungkat dari kursinya membuat tawa Bella meledak seketika.

“Biar ini menjadi pelajaran baginya. Sudah berkali-kali kuingatkan agar ia duduk yang bagus saat main game. Tapi namja itu tetap saja tidak peduli. Makin kularang, ia malah makin sering duduk dengan menjungkat-jungkitkan kursinya. Jadi mungkin dengan kejadian ini bisa membuatnya sedikit jera.” Ujar Bella.

“Aaaa Kyuhyun oppa! Omo, lengannya penuh dengan lebam. Ottohke?” Jerit Yoori dengan gayanya yang selalu berlebihan. Sepertinya gadis itu baru saja melihat twitter Kyuhyun yang mengupload foto lebam tersebut.

Bella dan Jiyoung mengalihkan pandangan mereka kearah teman sekelas mereka tersebut. Jiyoung mencibir, “Cih, lagaknya seperti Kyuhyun oppa namjachingu-nya saja. Kau yang yeojanya saja tidak sampai histeris seperti itu.”

Bella terkekeh geli. “Biar saja gadis itu berekspresi, setidaknya dia mendapatkan kepuasan batin dengan seperti itu.” Ucap Bella, mengundang tawa dari Jiyoung.

“Ya, biarkan saja ia berfantasi untuk sementara waktu, sebelum ia tahu yang sebenarnya.”

Perkataan Jiyoung membuat Bella terdiam sesaat. “Sebelum ia tahu yang sebenarnya…”

 

 

*****

 

 

(Bella’s POV)

“Annyeong Yesung oppa!” Sapaku begitu pria imut ini membuka pintu dorm mereka. Hari ini Yesung oppa terlihat berbeda dan… em… sedikit tampan mungkin 😀 Aku senang ia mengganti warna rambutnya menjadi hitam kembali. Jujur saja ya, Yesung oppa terlihat aneh dengan rambut blonde-nya. Ia terlihat seperti alien jika begitu. Dan yang membuatnya terlihat sedikit tampan, itu karena kacamata yang bertengger manis dihidung-nya. Entahlah, aku selalu suka melihat namja yang berkacamata. Terkesan berwibawa dan pintar, menurutku.

“Ayo masuk.” Ajaknya seraya menggandeng tanganku.

Ternyata hampir semua member sedang berkumpul di dorm lantai 12 ini. Kecuali Siwon oppa yang sedang syuting drama dan Ryeowook oppa yang sedang tampil disebuah acara. Selebihnya, semua member ada disini.

Aku menyapa mereka dengan ramah. Mataku terus mencari sosok namja yang sudah 2 minggu tidak kutemui. “Kyuhyun ada dikamarnya.” Ujar Kangin oppa. Sepertinya ia sadar jika sedari tadi aku mencari-cari Kyuhyun oppa.

“Oh, jadi si baby Kyu itu ada di kamarnya, ya.”

“Mwo baby Kyu?!” Seru para oppadeul sambil tertawa. Aku mengangguk semangat. “Ne, apalagi namanya jika bukan BabyKyu? Pria dewasa mana sih yang bisa terjungkat dari kursinya lantaran terlalu bersemangat bermain game?”

“Ah, kau benar!” Seru Shindong oppa, membenarkan pernyataanku. Oppadeul yang lain tertawa lepas.

“Hati-hati, jangan sampai si BabyKyu mendengarnya. Belakangan ini ia jadi sensitive. Maklum saja, tangannya yang terluka itu agak sedikit menghambat aktivitasnya, terutama jika sedang perform.” Sungmin oppa berkata sembari membenarkan letak duduknya. Aku mengangguk, mengiyakan sarannya.

Tiba-tiba pintu kamar Kyuhyun oppa terbuka. Tampak Kyuhyun oppa yang sepertinya ingin pergi ke suatu tempat. “Hyung aku mau…” Ucapannya terhenti saat melihatku yang sedang duduk manis disamping Yesung oppa.

“Annyeong!” Sapaku ramah.

Kyuhyun oppa tersenyum hangat. “Pantas sepertinya aku mendengar suaramu, rupanya kau memang disini.” Ujarnya.

“Mau pergi kemana?” Tanya Donghae oppa yang baru kembali dari dapur. Ia membawa minuman kaleng dingin ditangannya.

“Aku mau café.” Jawabnya. Kemudian ia melayangkan pandangannya kearahku. “Mau ikut?” Tawarnya padaku. Aku mengangguk sebagai jawaban dan kemudian segera beranjak menuju kearah Kyuhyun oppa.

“Hyung, aku pergi dulu.” Pamitnya sembari mengamit tanganku dan kemudian menggandengnya.

“Hati-hati jangan sampai terlihat netizen!” Ujar Donghae oppa yang dibalas dengan lambaian tangan oleh Kyuhyun oppa.

 

 

_AT THE CAFÉ_

Kami sedang berada di café milik ibunda Kyuhyun oppa. Begitu sampai, aku dan Kyuhyun oppa langsung menuju ke tempat duduk favorit kami yang terletak di lantai 2. Tempat duduk ini berada dipojok ruangan dengan sebuah jendela besar disisi kanannya, hingga kami bisa melihat dengan leluasa keadaan daerah sekitar café ini.

Kami duduk bersisian, dengan kepala Kyuhyun oppa yang bersandar dengan nyaman dipundakku. Ia bilang ia sangat mengantuk. Benar-benar namja aneh, jika mengantuk kenapa malah pergi kesini? -__-

“Oppa ini seperti bocah saja. Bagaimana mungkin bisa terjungkat dari kursi, hah? Aigoo… bahkan sepupuku yang masih kecil saja tidak seperti itu.” Ujarku menahan tawa. Kyuhyun oppa menegakkan kepalanya, tatapan matanya yang tajam nan teduh serasa menghujamku.

“Yah, bagaimana kau bisa tertawa seakan itu adalah hal yang lucu? Fans-ku saja merasa khawatir setengah mati, keunde neo, kau malah tertawa. Aish jinjja!” Gerutunya. Aku tersenyum geli melihat Kyuhyun oppa yang sudah setengah merajuk.

“Jangan marah dulu. Siapa bilang aku tidak khawatir? Aku khawatir kok.”

Kyuhyun oppa masih diam. Ia menghembuskan napasnya pelan dan kemudian kembali menyandarkan kepalanya dipundakku. Sepertinya ia sedang sangat lelah hingga membuatnya tak sanggup untuk melanjutkan aksi merajuk andalannya itu.

“Apa masih sangat sakit?” Tanyaku pelan padanya.

“Hmm.” Gumamnya.

Ku ambil tasku yang berada diatas meja dan kemudian meronggoh isinya. “Ini.” Aku menyerahkan sebuah obat salep ketangan Kyuhyun oppa. Ia mengambil botol salep tersebut dan mengamatinya.

“Obat apa ini?” Tanyanya.

“Obat untuk luka lebam yang ditanganmu. Sini biar ku olesi.”

Kyuhyun oppa membuka hoodie hitam-nya hingga menyisakan baju kausnya yang berwarna biru. Luka lebamnya ternyata memang parah. Bisa kupastikan rasanya pasti sakit sekali. Aku jadi tak tega melihatnya. Dengan perlahan ku olesi luka lebamnya dengan salep yang kuberikan tadi. “Dengan ini lebammu akan cepat sembuh dan dijamin tidak akan meninggalkan bekas.” Ucapku sambil tersenyum menatapnya.

“Gomawo.”

“Makanya, lain kali bersikaplah layaknya pria dewasa. Jangan seperti bocah.” Ujarku menasehatinya.

“Yak! Perkataan macam apa itu? Aku ini pria dewasa, bukan bocah. Apa perlu kubuktikan kalau aku ini pria dewasa?” Tanyanya seraya mendekatkan wajahnya kearahku. Sontak aku langsung memundurkan kepalaku ketika kurasakan bahwa wajah kami sudah terlalu dekat.

“Whahahaha… kau gugup?” Cibirnya ketika melihat wajahku yang memerah. Ku pukul bahunya pelan.“Yak, babo oppa!”

Chu~

Kyuhyun oppa menampakkan evil smile-nya setelah dengan sukses ia berhasil mencuri kecupan dipipiku. “Gotcha!” Ujarnya bak orang yang habis memenangkan lotre. Aku hanya bisa menggelengkan kepalaku menghadapi tingkahnya yang seperti bocah itu.

Yah, inilah dia my BaboKyu or my BabyKyu? 😀

(Bella’s POV End)

 

 

 

-the end-

Sumpah, ini FF emang ga jelas bgt -__- dpt inspirasi gara2 Kyuhyun yang jatuh dari kursi 😀 hehe namjachingu-ku itu emang rada autis. Ngomong2, aku juga pernah loh jatuh terjungkat dari kursi *pamer* hehe kita senasib yo Kyuhyun oppa >.<“

Chingudeul,, maafkan aku ya kalo FF ini bikin rusak otak sama mata kalian… TT___TT

Iklan

Penulis:

Just a simple girl who loves music, food and blue sky

7 tanggapan untuk “(Kyula Couple) My BaboKyu or My BabyKyu?

  1. Annyeong 😀
    giliran aku yang mampir disini hehe
    aku suka ff’nya, huweee itu gimana bisa epil kyu jatuh ? Mesti saking semangatnya nge’game, atau kalah ? Wkwk
    ide cerita dan cara penggambarannya bagus thor 😀

    1. hehe gomawo udh mampir chingu 😀
      wkwkwkwk… epilKyu mah emang rada autis, mau menang atau kalah pasti heboh sendiri. Untung cuma jatuh dari kursi, klo jatuh dari genteng bisa lain lg ceritanya 😀

      kyaa jinjja? wah, gomawo atas pujiannya ^^

  2. Annyeong 😀
    giliran aku yang mampir disini hehe
    aku suka ff’nya, huweee itu gimana bisa epil kyu jatuh ? Mesti saking semangatnya nge’game, atau kalah ? Wkwk
    ide cerita dan cara penggambarannya bagus thor 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s