Diposkan pada Chapters, KyuLa Couple (Kyuhyun Haneul)

You Make My Life Complete (Part 10)

kyulacouple221

 

Author : Cho Haneul (Kyula88)
Title      : You Make My Life Complete
Type     : Chapter
Genre   : Romance, Drama. Life, Sad, Family, Friendship

Cast :
– Cho Haneul
– Cho Kyuhyun
– Kwon Sohyun
– Kang JooHyun
– Super Junior’s members
– Kim Hyera

 

__________________________________________________

 

“Kyaaa!!!”

Haneul terduduk diranjangnya dengan keringat yang sudah membasahi wajahnya. Gadis itu menghela napas lega ketika ia menyadari bahwa ia sedang berada di dalam kamarnya, dan bahwa hal mengerikan yang baru dialaminya tadi hanyalah mimpi belaka.

‘Cuma mimpi.’ Batin Haneul lega.

Namun gadis itu sadar bahwa hal tersebut kemungkinan besar akan menjadi nyata jika saudara tirinya itu mengetahui rahasia besarnya. Memikirkan itu semua membuat Haneul diselimuti perasaan cemas dan gundah.

Gadis itu mengambil handphone-nya yang terletak diatas meja kecil disamping ranjangnya. Ditatapnya foto dirinya bersama Kyuhyun yang diambil beberapa minggu yang lalu, yang sekarang menjadi wallpaper di ponselnya. Lagi-lagi Haneul menghela napas. Tapi kali ini bukan helaan napas lega, melainkan helaan lelah. Yah, gadis itu merasa lelah dengan kehidupan yang sedang dijalaninya sekarang.

Sudah 2 minggu lebih ia tidak bertemu dengan Kyuhyun dikarenakan oleh kesibukan namja itu. Dan yang lebih anehnya, terror serta surat ancaman yang biasanya acap kali mampir ke apartemennya pun kini sudah tak pernah datang lagi. Seakan sang peneror tahu bahwa ia sedang berada jauh dari Kyuhyun.

Getaran tanpa suara yang bersumber dari handphone Haneul menyadarkan gadis itu dari lamunannya. Senyum manis terukir dibibirnya ketika ia melihat pesan yang baru saja dikirim oleh namjachingu, Kyuhyun.

 

From : Kyuhyun oppa

Annyeong! Aku baru saja sampai di Seoul. Besok aku sedang tidak ada jadwal, datanglah ke dorm kami. Aku ada hadiah untukmu. <3<3

 

Haneul terkekeh kecil melihat emotion hati yang dibuat oleh Kyuhyun. “Hahaha, tumben sekali memakai emotion hati begini. Pasti dari Donghae oppa.” Haneul tersenyum geli.

 

*****

 

 

 

(KyuHyun’s POV)

Aku merasa tidak enak pada Haneul. Sudah 4 bulan kami berpacaran, tapi sekalipun kami tidak pernah berkencan seperti layaknya pasangan kekasih pada umumnya. Maklum saja, keadaanku yang sebagai member Super Junior tidak memungkinkanku untuk melakukan hal yang seperti itu. Dan itu pun sebenarnya bukan masalah untukku. Keunde bagaimana dengan Haneul? Aku yakin ia pasti jenuh dengan keadaan kami yang seperti ini. Wajar saja, mengingat bahwa ia masih SMA. Jauh dilubuk hatinya ia pasti menginginkan kencan seperti pasangan kekasih pada umumnya.

Ku hampiri gadisku yang sedang duduk disofa di depan televisi. Tangannya sibuk menyendokkan ice-cream kedalam mulutnya.

“Oppa mau?” Tawarnya. Aku membuka mulutku dan kemudian Haneul menyuapkan ice cream coklat tersebut kedalam mulutku. Rasa manis coklat dan dinginnya es menyapa lidahku, menimbulkan kesejukkan tersendiri bagiku.

“Kau pasti bosan kan selalu seperti ini. Mianhe…” Ucapku tak enak. Haneul menolehkan kepalanya menatapku. Ia tersenyum manis. “Jangan berkata begitu oppa. Aku senang kok seperti ini. Aku sama sekali tidak bosan.”

“Jinjja?” Tanyaku tak yakin.

“Ne. Lagipula aku lebih senang seperti ini. Coba bayangkan jika kita berkencan ditempat umum, omo pasti aku tidak akan selamat dari amukan fans-mu oppa.” Candanya dengan mimic wajah yang lucu. Kuacak rambutnya pelan.

“Gomawo sudah mengerti kondisiku. Keunde aku berjanji, suatu saat nanti kita pasti akan bisa berkencan layaknya pasangan normal lainnya kok.” Janjiku yang dibalas senyuman hangat oleh Haneul.

“Hey, makanannya sudah datang.” Ujar Siwon hyung. Hari ini hyung-ku yang paling sibuk ini sedang tidak ada jadwal, maka dari itu ia menghabiskan waktunya di dorm, bahkan ia juga menginap disini.

“Kajja!” Kugandeng tangan Haneul menuju kearah meja makan. Perutku sudah minta diisi sejak tadi, maklum saja dari tadi pagi aku belum makan apa-apa.

Dimeja makan sudah penuh dengan berbagai macam makanan yang tadi dipesan oleh para member. Yah, kami memang memesan delivery makanan. Ryeowook hyung dan Sungmin hyung sedang terlalu malas untuk memasak dan member yang lain tak mau repot-repot berurusan dengan dapur. Apalagi aku. Aku masih punya hati untuk tidak membuat para hyungdeul keracunan makanan.

(Kyuhyun’s POV End)

 

*****

 

 

 

_AT SUPER JUNIOR’s DORM_

“Ini makananmu.” Sungmin menyerahkan bungkusan makanan yang tadi dipesan oleh Haneul. “Gomawo oppa.” Ucap gadis itu.

Setelah mengambil makanannya, Haneul menyusul Kyuhyun dan beberapa member Super Junior lainnya di ruang santai. Sebagian member memilih makan dimeja makan, sedangkan sebagian memilih makan sambil menonton TV di ruang santai.

Haneul duduk dilantai beralaskan karpet. Gadis itu menyandarkan punggungnya disofa.

“Igo, kau suka sayur, kan?”

“Oppa oppa… sampai kapan sih kau akan terus menghindari sayur?” Tanya Haneul sembari menggelengkan kepalanya.

“Sampai maut menjemputku.” Jawab Kyuhyun sekena-nya. Namja itu sibuk memindahkan sayur-sayuran yang ada dipiringnya ke piring Haneul.  “Lagipula, bukankah aku sudah bilang pesananku tidak pakai sayur? Kenapa masih ada sayur juga? Aish benar-benar restoran itu! Tidak professional sekali.”

“Diam dan makanlah, Kyuhyun-ah. Nanti kau tersedak jika makan sambil mengomel-ngomel seperti itu.” Nasihat Siwon bijak. Kyuhyun pun diam dan melanjutkan makannya tanpa suara. Selain nasihat Sungmin, nasihat Siwon juga cukup manjur bagi Kyuhyun.

Haneul yang sepertinya menyadari sesuatu segera melayangkan pandangannya kesekeliling dorm. “Cari apa?” Tanya Siwon heran.

“Hyera eonnie eodisseo? Bukankah tadi dia ada disini?”

Donghae yang duduk diatas sofa pun menjawab pertanyaan Haneul. “Oh itu, tadi dia minta izin pulang lebih cepat. Ada urusan penting katanya. Lagipula pekerjaannya sudah selesai.”

“Oh begitu.”

‘Ah syukurlah Hyera eonnie sudah pergi. Aku selalu merasa tidak nyaman jika ia berada disekitarku. Tatapan matanya yang dingin serta menusuk itu selalu sukses membuatku merinding.’ Batin Haneul.

 

*****

 

 

 

Ditempat lain, Han Hyera sedang tertawa dengan puasnya. Sebentar lagi keinginannya untuk menyakiti Haneul akan segera terwujud.

“Kita lihat apa kali ini kau bisa bertahan…”

 

*****

 

 

 

(Haneul’s POV)

Sakit! Perutku sakit sekali!

Tanpa kusadari keringat dingin sudah membanjiri tubuhku. Kedua tanganku aktif memeras kuat perutku. Rasanya sangat sakit, seakan ada ribuan jarum yang menusuk perutku tanpa henti. Rasa mual juga kerap kurasakan. Oppadeul sepertinya tidak sadar bahwa aku sudah kesakitan seperti ini. Tapi baguslah, aku memang tidak ingin membuat mereka cemas.

“Mau kemana?” Tanya Kyuhyun oppa ketika aku bangkit dari dudukku.

“Ke toilet.” Balasku singkat dan kemudian bergegas pergi sebelum Kyuhyun oppa menyadari keadaanku sekarang.

HUEEK HUEEK!

Tubuhku merosot lemas didepan wastafel. Pandanganku sudah berkunang-kunang sekarang. Ya tuhan, apa yang sedang terjadi padaku? Ini menyakitkan…

(Haneul’s POV End)

 

*****

 

 

DEG!

Kyuhyun tersentak. Perasaannya menjadi tidak enak. Dengan sigap namja tampan berkulit putih ini melayangkan pandangannya ke sekeliling dorm.

‘Apa Haneul masih di Toilet?’ pikir Kyuhyun.

“Mau kemana Hyung?”

“Toilet.” jawab Donghae.

“Oh, sekalian lihat Haneul ya. Tadi dia bilang ingin ke toilet, keunde sudah 10 menit ia tidak kunjung kembali.”

“Arasso.”

 

 

——————————————–

 

 

Donghae baru saja ingin mengetuk pintu, ketika pintu toilet itu terbuka. Donghae terkesiap saat melihat Haneul yang baru keluar dari dalam toilet. Wajah gadis itu terlihat sangat pucat dengan keringat yang membanjiri wajah pucatnya itu. Spontan, namja berwajah lembut itu meletakkan tangan kanan-nya didahi Haneul.

“Kau sakit? Wajahmu pucat sekali.” Tanya Donghae cemas.

“Ani, aku….”

BRUK!

“Haneul!”

 

*****

 

 

 

Kyuhyun dan juga member Super junior lainnya tidak habis pikir, bagaimana bisa Haneul keracunan makanan?! Dokter yang baru saja selesai memeriksa Haneul berkata bahwa gadis manis itu keracunan makanan. Untung mereka tepat waktu membawanya ke rumah sakit, sebab telat sedikit saja akan berakibat fatal bagi Haneul.

Kyuhyun mengacak rambutnya frustasi. Tersirat jelas kekhawatiran diwajah tampan sang maknae Super Junior itu. “Bagaimana bisa ia keracunan makanan? Kita membeli makanan itu ditempat langganan kita kan, lagipula kenapa kita baik-baik saja padahal kita memesan makanan ditempat yang sama dengan Haneul?”

“Molla. Aku juga merasa ini aneh.” Ujar Sungmin.

Siwon baru saja datang dan bergabung bersama mereka. “Aku sudah mengecek restoran itu.” Siwon membuka suara, membuat semua mata tertuju pada namja itu. “Dan restoran itu bersih. Tidak terbukti bersalah. Ini aneh.” Ujar Siwon.

Ryeowook yang tadi hanya diam tiba-tiba bergidik ngeri. “Ja…jangan jangan ada yang sengaja ingin mencelakai kita, tapi malah Haneul yang kena.”

“Wookie-yah jangan bicara sembarangan.” Ujar Kangin.

“Tapi apa yang dikatakan Ryeowook ada benarnya juga. Bagaimana jika memang ada yang ingin mencelakai kita. Atau… lebih tepatnya… ingin mencelakai Haneul…” Eunhyuk berkata pelan, membuat atmosfir diruang tunggu itu menjadi lebih mencekam dan suram. Kesembilan member Super Junior sibuk dengan pikiran mereka masing-masing.

“Jogiyo, pasien yang bernama Haneul sudah sadar. Kalian sudah bisa melihatnya. Keunde masuknya secara bergantian dan harap tenang.” Sang suster kemudian membungkukkan badannya dan beranjak pergi.

Kyuhyun, Donghae, Sungmin, Siwon dan Ryeowook adalah rombongan pertama yang masuk. Wajah Kyuhyun masih terlihat cemas, dan kecemasannya semakin menjadi begitu melihat yeojanya terkapar tak berdaya diranjang.

“Oppadeul…” Ujar Haneul lirih.

“Bagaimana keadaanmu? Masih sakit kah?” Tanya Kyuhyun.

Haneul tersenyum kecil. “Sudah lebih baik. Oppa tidak perlu khawatir.”

“Kau membuatku sangat cemas tadi. Aigoo, kupikir aku akan kehilangan dongsaeng kesayanganku ini. Kau terlihat sekarat tadi.” Donghae berkata sambil menggenggam tangan Haneul. Gadis itu tersenyum lemah. Ia merasa bersyukur bahwa ternyata masih ada yang memikirkannya.

“Nan… aku berjanji ini tidak akan terjadi lagi. Aku…”

“Kyuhyun oppa, jangan merasa bersalah ne. Ini bukan salahmu. Lagipula siapa yang menyangka bahwa makanan yang kumakan tadi ternyata beracun. Untung tadi kau tidak mencicipinya.”

 

 

———————————————————

 

“Ku rasa orang itu memang berniat untuk mencelakai Haneul.” Ucap Shindong tiba-tiba, membuat semua member yang tidak masuk ke kamar Haneul melayangkan pandangan mereka kearah pria bertubuh gempal itu.

“Maksudmu?” Tanya Yesung.

“Makanan yang kita pesan tadi. Hanya pesanan Haneul yang berbeda, tidak ada diantara kita yang memesan makanan yang sama dengan dia. Sedangkan kita, hampir semua memesan makanan yang sama. Bukankah itu akan memudahkan si pelaku untuk melancarkan aksinya? Dengan begitu ia yakin bahwa Haneul yang akan terkena racun itu dan bukannya salah satu dari kita.”

“Tapi apa motifnya? Dan bagaimana ia tahu bahwa Haneul ada di dorm kita? Sepertinya ini kebetulan sekali.” Ujar Kangin.

Eunhyuk menatap temannya satu persatu. “Bagaimana jika motifnya adalah… hubungan Kyuhyun dan Haneul…” Eunhyuk berkata dengan suara pelan, antara yakin dengan tidak atas ucapan yang baru dilontarkannya.

“Jadi orang tersebut tahu tentang hubungan Haneul dan Kyuhyun? Ya Tuhan, ini berbahaya sekali! Tidak hanya bagi Kyuhyun dan Haneul, keunde juga bagi kita!” seru Yesung panik.

 

 

*****

 

 

 

Haneul sudah kembali tertidur, sedangkan Kyuhyun masih setia menemani kekasihnya. Namja itu tak sedikit pun berpindah dari posisinya yang duduk disisi ranjang Haneul. Member Super Junior yang lain, kecuali Sungmin dan Donghae, sudah pulang.

“Kyuhyun-ah, apa kau tidak mencoba untuk menghubungi keluarga Haneul? Setidaknya mereka harus tahu bahwa anak gadis mereka sedang dirawat di rumah sakit.” Ujar Sungmin.

Kyuhyun menghela napas pelan. “Percuma hyung.” Ucap namja itu lirih. “Orang tua Haneul sudah tidak peduli padanya. Apalagi ibu tirinya, ia sangat membenci Haneul.” Kyuhyun berkata seraya mengelus kepala Haneul.

Donghae dan Sungmin yang mendengar jawaban Kyuhyun memandang tidak percaya. “Jinjja?!” Tanya Donghae tidak yakin.

“Ne. Ini nomornya, coba saja hyung telpon mereka.” Kyuhyun memberikan ponselnya kepada Sungmin, dan kemudian Sungmin memberikannya pada Donghae.

Kyuhyun menatap Sungmin. “Hyung, aku merasa tidak tenang sekarang. Sekarang aku tahu bahwa ada yang mengincar nyawa Haneul. Ini semua tidak mungkin disebut kebetulan, apalagi aku baru tahu dari Sohyun kalau sudah sebulan belakangan ini Haneul selalu mendapat surat ancaman. Ottohke hyung? Aku bingung.”

“Kau tidak perlu bingung, sebab kami juga akan membantumu untuk menjaga Haneul dan juga mencari tahu siapa pelaku dibalik ini semua.” Sungmin menepuk pundak Kyuhyun pelan.

“Annyeonghaseyo, Joneun Haneul chingu.” Ucap Donghae ditelpon, membuat Kyuhyun dan Sungmin menoleh menatap namja yang diberi julukan fishy itu.

“Haneul sekarang sedang dirawat dirumah sakit. Dia….”

“Mwo? Kenapa tidak sekarang?”

Tampak Donghae menghela napas pasrah. “Arasso.” Jawab namja itu pelan.

Kyuhyun menatap hyung-nya tersebut. “See? Aku tidak bohong kan.”

“Ne. Aku baru tahu bahwa zaman sekarang masih ada saja ibu tiri yang kejam seperti di dongeng-dongeng.”

“Memangnya apa yang dikatakan oleh orang tua Haneul tadi?” Tanya Sungmin yang penasaran.

“Itu tadi ibunya yang menjawab telepon. Saat kubilang bahwa Haneul dirawat disini, ibunya hanya mengatakan bahwa ia tidak bisa datang sekarang karena akan pergi ke luar negeri, dan jika sempat ia akan datang menjenguk Haneul saat pulang dari luar negeri nanti.” Jawab Donghae.

Sungmin tercengang. “Ia berkata begitu?” Tanyanya lagi yang dibalas anggukan oleh Donghae. Sungmin menatap kasihan kearah gadis yang sedang terbaring lemah itu. “Gwenchana, biar saja orang tuanya tidak peduli. Yang terpenting kita peduli dan kita akan selalu menjaga dongsaeng kita ini.”

Kyuhyun tersenyum mendengar perkataan hyungnya. Digenggamnya tangan Haneul. ‘Sungmin hyung benar. Biarpun orang tuamu tidak peduli padamu, keunde kami peduli. Kau sangat berarti bagi kami.’

 

 

-To Be Continued-

 

 

Iklan

Penulis:

Just a simple girl who loves music, food and blue sky

10 tanggapan untuk “You Make My Life Complete (Part 10)

  1. ternyata itu cm mimpi. kirain beneran disiksa -__-

    ini pasti kerjaan hyera y? jahat bgt. untung haneul lgsg dibawa ke rmh sakit X-(

    emg biarin aja ortunya. yg pntg ada kyu XD. sabar ya pasangan ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s