Diposkan pada Chapters, KyuLa Couple (Kyuhyun Haneul)

You Make My Life Complete (Part 13)

kyula88-5

Author : Cho Haneul (Kyula88)
Title : You Make My Life Complete
Type : Chapter
Genre : Romance, Drama. Life, Sad, Family, Friendship
Poster from : http://minyullovefanfictions.wordpress.com

Cast :
– Cho Haneul
– Cho Kyuhyun
– Kwon Sohyun
– Kang JooHyun
– Super Junior’s members
– Kim Hyera

______________________________________

 

_AT HANEUL’s APARTEMENT_

Haneul berdiri di balkon apartemennya, menatap pemandangan malam kota Seoul yang tidak pernah tidur. Gadis itu menghela napas pelan. Besok Kyuhyun akan pulang dari Thailand dan semakin dekat pula jadwal go public yang Kyuhyun rencanakan. Namja itu memang sudah meminta persetujuan Haneul untuk mempublikasikan hubungan mereka. Awalnya Haneul menolak. Ia tidak ingin memperkeruh suasana dengan munculnya ia sebagai yeojachingu Kyuhyun. Tapi Kyuhyun meyakinkannya bahwa go public adalah pilihan yang terbaik untuk saat ini. Toh Haneul juga sebenarnya juga sudah tidak tahan dengan semua kejadian yang dialaminya. Mulai dari menjadi buronan wartawan dan netizen, bahkan sampai menjadi musuh teman-temannya di sekolah.

‘Bagaimana jika dengan go public justru akan memperkeruh keadaan?’

Haneul kembali menghela napas. ‘Bisakah ini berakhir dengan baik? Tuhan, bantu aku… jebal…’

 

*****

 

(Haneul’s POV)

“Omo Sohyun-ah! Baju apa yang harus aku kenakan besok? Ah, lebih baik dibatalkan saja.” Haneul bergegas mengambil ponselnya yang ada dimeja disamping tempat tidurnya. Tapi dengan cepat Sohyun menyambar ponsel Samsung itu. “Jangan macam-macam! Sudahlah, kau jangan panic seperti ini. Pakai saja baju yang membuatmu percaya diri dan nyaman. Anggap besok seperti hari-hari biasa yang kau lewati bersama Kyuhyun oppa.” Sohyun memegang kedua bahu Haneul dan menatap gadis itu serius.

Haneul menganggukkan kepalanya. “Huft, arasso…” Jawabnya pelan.

“Besok kau akan diajak ke lokasi pemotretannya, kan?”

“Ne. Kyuhyun oppa sengaja. Ia tahu bahwa akan ada banyak wartawan dan fans disana.” Haneul menggigit bibirnya pelan. “Aku gugup…” Ia menatap Sohyun dengan tatapan memelas.

“Jangan khawatir. Semua akan berakhir dengan baik. Aku percaya itu.” Sohyun mencoba untuk menyemangati Haneul. Haneul mendudukkan dirinya diatas ranjang birunya. “Entahlah. Tapi aku punya firasat buruk. Seperti… akan ada sesuatu yang buruk. Aku benar-benar takut…”

“Lihat aku! Percayalah, semua pasti akan baik-baik saja. Mungkin pada awalnya akan sulit, tapi bukan berarti tidak akan berakhir dengan baik, bukan? Kau harus optimis.”

“Arasso…”

yui_aragaki_by_redrumxmassacre

(Haneul’s POV End)

 

*****

 

 

Tiba sudah hari yang paling ditakuti Haneul. Hari ini sesuai rencana Kyuhyun akan membawa Haneul ke lokasi pemotretan dan disana ia akan menjelaskan perihal hubungan mereka pada wartawan dan netizen.

Lokasi pemotretan hari ini berada di taman Yeouido dengan tema musim semi. Pagi-pagi sekali Haneul sudah bersiap-siap untuk pergi kesana. Gadis itu ingin agar hari ini segera berakhir. Ia tidak dapat membayangkan akan seperti apa ricuhnya suasana disana nanti.

“Setelah ini kau akan mati Cho Haneul!” Ujar Haneul pada dirinya sendiri. Ia menatap bayangannya dicermin. Gadis itu mengenakan kaos lengan panjang berwarna putih yang dilengkapi dengan sebuah coat berbahan satin yang berwarna peach, celana jeans dan tak lupa pula flat shoes pink yang melengkapi penampilan casualnya. Meskipun sudah memasuki musim semi, namun cuaca di Seoul masih cukup dingin, khususnya dipagi hari. Suhu dipagi hari dapat mencapat 8-10 derajat celcius.

Setengah jam kemudian bel apartemen Haneul berbunyi. Gadis itu langsung mengambil tasnya dan bersiap keluar.

“Annyeong!” Sapa Kyuhyun dengan senyum sumringah yang terpatri diwajah tampannya. Pria itu mengenakan jaket hitam dan celana jeans yang dilengkapi dengan sneakers abu-abu kesayangannya. Haneul tersenyum manis. “Annyeong oppa.”

“Sudah siap?”

Haneul menghela napas, mencoba untuk membuang jauh-jauh firasat buruk dan juga kegugupannyaa. “Ne, aku siap.” Jawabnya sembari menatap Kyuhyun tegas. Kyuhyun mengelus sayang rambut gadisnya. Dikecupnya puncak kepala Haneul dengan lembut. “Kajja, hyungdeul yang lain sudah menunggu.” Kyuhyun menggenggam tangan Haneul sampai mereka sampai ke mini bus yang ditumpangi oleh member Super Junior.

Semua member ada didalam mini bus tersebut, kecuali Leeteuk dan Heechul tentunya. Bahkan Henry dan Zhoumi yang notabennya adalah member SJ M pun juga ada disana. Haneul membungkuk sopan pada para member Super Junior. Sempat terbesit perasaan gugup dalam relung hatinya ketika akan bertemu dengan para member. Haneul merasa tidak enak karena beberapa hari belakangan ini ia sudah menjadi sumber masalah bagi mereka. Tapi semua rasa gugup itu sirna tak kala ia menerima respon yang sangat baik dan bersahabat dari para oppadeul Suju.

“Gwenchana, semua akan baik-baik saja. Kami akan selalu ada untukmu.” Ucap Sungmin yang diikuti dengan anggukan oleh para member.

“Oh, kau belum pernah bertemu dengan Zhoumi dan Henry, kan?” Ujar Kyuhyun. Haneul mengangguk disertai dengan senyum kecil yang tersungging dibibirnya.

“Kenalkan, aku Henry.” Henry menjabat tangan Haneul dan diikuti oleh Zhoumi. “Aku Zhoumi.” Ujar namja jangkung itu.

Zhoumi menyenggol Kyuhyun. “Uri Guixian sangat pandai memilih gadis. Kalian serasi.” Ujar Zhoumi yang membuat Kyuhyun tersenyum lebar, sedangkan Haneul hanya menunduk tersipu malu.

Akhirnya mini bus itu pun berjalan meninggalkan lahan parkir Hyundai Resident. Seiring dengan berjalannya bus tersebut, kegugupan Haneul makin menjadi. Gadis itu meremas tangannya untuk menyalurkan kegugupan yang menyelimuti dirinya. Kyuhyun yang duduk tepat disebelah gadis itu menggenggam tangan Haneul dan meremasnya lembut.

“Gwenchana…” Bisik namja itu lembut. Haneul menatap tepat dimanik mata Kyuhyun. Perasaannya masih belum tenang. Ia merasa bahwa akan ada hal buruk yang terjadi. Tapi pada akhirnya gadis itu membuang jauh-jauh pikiran buruknya dan mencoba untuk berpikiran positif.

“Ne, semua akan baik-baik saja…”

 

*****

 

 

_AT YEOUIDO PARK_

Taman yang berlokasi di pusat kota Seoul itu sudah ramai. Maklumlah akan ada pemotretan yang dilakukan oleh boyband terkenal, Super Junior. Mini bus yang ditumpangi Super Junior pun tiba. Satu persatu member keluar dari dalam mini bus itu. Mereka tersenyum sumringah seraya melambaikan tangan pada para ELF yang hadir.

ELF yang sedai tadi berteriak kegirangan tiba-tiba menjadi terdiam. Pasalnya saat ini dengan mata kepala mereka sendiri mereka melihat bahwa Kyuhyun sedang menggandeng tangan seorang yeoja. Pemandangan yang tak lazim bagi ELF ini sontak membuat mereka berteriak histeris, apalagi setelah mereka tahu siapa gadis yang sedang digandeng oleh Kyuhyun.

“Eh, gadis itu Cho Haneul, kan?”

“Omo, jadi mereka memang adalah sepasang kekasih.”

“Aku benci ini!”

“Gadis itu cantik.”

Berbagai macam tanggapan dilontarkan oleh ELF. Haneul semakin menundukkan kepalanya. Kyuhyun yang melihatnya melepaskan genggaman tangannya, tapi sebagai gantinya ia malah merangkul Haneul dengan mesra, membuat teriakan ELF semakin menjadi.

“Ya Tuhan, aku tak sanggup melihat ini!”

“Gadis itu bahkan lebih muda dariku!”

Member Super Junior yang melihatnya hanya bisa menggelengkan kepalanya.

“Dahsyatnya pengaruh Cho Kyuhyun.” Ujar Henry.

Ryeowook mengangguk. “Keunde, aku berharap setelah ini hubungan mereka akan menjadi lancar. Kasihan Haneul jika harus dikecam terus menerus.” Ryeowook memandang Haneul iba. Ia tak senang melihat perlakuan tak mengenakkan yang diterima Haneul hanya karena Haneul dekat dengan mereka dan ia adalah yeojachingu sang maknae.

Jepretan-jepretan kamera menghiasi pemotretan yang sedang dilakukan oleh Super Junior. Baik jepretan yang dilakukan fotographer, wartawan, dan ELF. Bahkan tak urung Haneul juga ikut menjadi sasaran jepretan kamera dari wartawan dan ELF. Haneul menunduk malu, berusahan untuk menyembunyikan wajah gugupnya. Ia berharap agar pemotretan ini segera berakhir, jadi ia bisa langsung pulang.

“Istirahat dulu.” Ujar sang fotographer. Member Super Junior pun langsung membubarkan diri dan segera mencari tempat untuk beristirahat. Kyuhyun sendiri langsung menghampiri Haneul yang sedari tadi menunggu dengan sabar.

“Kau bosan?” Tanya pria itu seraya mengelus lembut kepala Haneul.

“Ani, oppa.” Jawab Haneul seraya tersenyum. “Aku hanya… emm… tak nyaman dengan ini semua.” Tambah gadis itu. Kyuhyun tertawa kecil. “Kalau begitu mulai sekarang kau harus membiasakan diri, arasso!”

“Akan kucoba.”

Tak lama Manager SJ datang menghampiri Kyuhyun dan Haneul. “Para wartawan itu menunggumu. Apa kau ingin menemui mereka sekarang?” Tanya sang manager.

“Baiklah. Dimana mereka?” Kyuhyun bangkit dari duduknya.

“Oppa…”

Kyuhyun tersenyum pada Haneul sembari mengulurkan tangannya. “Gwenchana.” Ucapnya meyakinkan Haneul. Haneul pasrah. Gadis itu sadar bahwa ia tak bisa mengulur-ngulur waktu lagi. Inilah saatnya!

“Ayo…” Gadis itu menggenggam tangan Kyuhyun dengan erat. Member Super Junior menyerukan kata-kata bersemangat untuk Haneul.

“Hwaiting Haneul!” seru mereka sembari mengepalkan tangan.

*****

 

 

(Kyuhyun’s POV)

Para wartawan itu sudah menunggu kami, aku dan Haneul. Mereka benar-benar haus akan berita mengenai hubunganku dengan Haneul. Tangan Haneul yang ku genggam ini sudah dingin sedingin es. Terlihat sekali bahwa ia sudah gugup setengah mati.

“Annyeong!” Sapaku ramah pada para pencari berita ini.

“Annyeong! Terima kasih sudah mau menemui kami.” Ujar salah seorang wartawan dengan sopan.

“Baiklah, kami akan mulai bertanya padamu.”

“Kami semua penasaran, sebenarnya ada hubungan apa diantara kalian berdua? Apa kalian adalah sepasang kekasih, seperti berita yang selama ini tersebar?”

Aku menatap Haneul yang masih menundukkan kepalanya. Aku mengeratkan genggaman tanganku. “Ne, kami adalah sepasang kekasih.” Jawabku tegas.

“Wah, chukkae Kyuhyun-ssi.”

“Ne, ghamsahamnida.” Ucapku sambil tersenyum.

“Apa management-mu tahu mengenai hal ini? Apa mereka tidak melakukan sesuatu?”

“SM tahu mengenai hal ini. Ani, mereka tidak melakukan sesuatu. Mereka menyerahkan semua keputusan padaku. Ini adalah permasalahanku dan aku sudah cukup dewasa untuk menanganinya sendiri.”

“Pastinya banyak ELF yang kaget mendengar berita ini. Pro dan kontra akan muncul silih berganti. Bagaimana kau akan menanggapi ini semua?”

Aku menatap kearah kamera dengan mimic wajah yang serius. “Sebelumnya, aku ingin minta maaf pada ELF jika aku telah mengecewakan kalian semua dengan berita ini. Tapi, aku ini juga manusia yang pastinya butuh pendamping. Aku rasa Haneul adalah orang yang tepat. Ia adalah gadis yang baik dan meskipun usianya terpaut lebih muda dariku, tapi ia bisa mengimbangi sikap dan sifatku. Aku hanya berharap kalian mau merestui kami.”’ Ujarku panjang lebar.

Aku menyenggol lengan Haneul pelan. “Tersenyumlah.” Bisikku. Perlahan Haneul mulai menegakkan kepalanya dan menatap kamera. Ia tersenyum. “Annyeonghaseyo, Cho Haneul imnida.” Gadisku ini memperkenalkan dirinya.

Beberapa pertanyaan kembali dilontarkan oleh para wartawan. Aku dan Haneul pun menjawabnya dengan jujur, tanpa ada satu pun yang kami sembunyikan. Aku hanya berharap setelah ini ELF akan dapat menerima Haneul sebagaimana mereka menerima kehadiran Nari noona disamping Shindong hyung.

(Kyuhyun’s POV End)

 

*****

 

 

Wawancara singkat telah selesai. Semua pertanyaan wartawan dijawab dengan baik oleh Kyuhyun dan Haneul. Saat ini mereka sedang dalam perjalanan menuju lokasi pemotretan yang selanjutnya. Lokasi yang satu ini berada dipinggiran kota Seoul, tempat bangunan-bangunan tua peninggalan sejarah.

Pemotretan kembali dilakukan disebuah café dengan desain ala zaman kerajaan Sejeong. Haneul tersenyum mengingat bahwa ia telah melakukan wawancara dadakan tadi dengan baik. Sekarang hanya tinggal melihat bagaimana tanggapan ELF padanya. Apa mereka akan menerimanya dengan baik seperti mereka menerima Nari, atau malah mereka akan semakin membenci dirinya. Sebenarnya Haneul bisa saja membrowsing berita mengenai dirinya dan Kyuhyun, namun gadis itu belum siap jika pada kenyataannya semua tidak sesuai keinginannya.

“Ghamsahamnida.” Ucap para kru pemotretan sambil membungkuk.

“Ne, cheonmaneyo. Pemotretan ini sangat menyenangkan.” Ujar Siwon sambil tersenyum.

Para kru pemotretan sudah membereskan barang-barangnya dan bergegas pulang. Namun member Super Junior yang saat ini sedang tidak ada jadwal memutuskan untuk tinggal sebentar sembari makan siang di café tersebut.

“Aku harus kembali ke kantor SM. Ada hal yang harus kuurus.” Ucap sang Manager.

“Tidak makan dulu?” Tanya Yesung yang dibalas dengan gelengan oleh sang manager. “Tidak usah, nanti saja di kantor SM.”

“Hati-hati hyung!”

“Ne.”

Makan siang mereka lewati dengan santai dan penuh canda tawa. Sudah lama mereka tidak berkumpul-kumpul seperti ini. Henry dan shindong sedari tadi tidak henti-hentinya mengeluarkan lelucon mereka hingga membuat member yang lain tertawa geli. Kangin bahkan nyaris terjungkat dari kursinya.

“Oh, Haneul?”

“Ne?” Haneul menatap Zhoumi yang duduk diseberangnya.

“Kau sudah selesai ujian akhir sekolah, kan?” Tanya namja berdarah cina tersebut.

“Ne oppa.”

“Kau akan meneruskan kuliah dimana dan mengambil jurusan apa?”

Haneul meminum jus jeruk yang ada didepannya. “Emm… aku berencana ingin masuk Kyunghee dengan jurusan International Relation.” Jawab Haneul sambil tersenyum.

“Pilihan yang bagus.” Puji Siwon.

“Haha, ne oppa. Aku memang sangat ingin masuk ke jurusan itu. Doakan saja semoga berhasil.”

“Tanpa disuruh aku pasti akan mendoakanmu, dongsaeng.” Jawab Siwon.

Haneul kembali melanjutkan makannya yang sempat tertunda. Mata gadis itu menatap heran kearah Kyuhyun yang sedang mengedarkan pandangannya kesegala arah, seakan sedang mencari sesuatu. Namja itu bahkan sampai melihat kebawah kolong meja tempat mereka makan.

“Waeyo?” Tanya Haneul.

“Ini… eung… ponselku tidak dapat kutemukan. Apa mungkin jatuh ya?”

“Tadi terakhir kali kulihat sepertinya ada didalam bus. Lagipula selama disini oppa tidak pernah menggunakan ponsel itu kan?”

“Ah, mungkin saja ada didalam bus. Biar aku cari.” Kyuhyun sudah nyaris bangkit dari duduknya, tapi tangan Haneul menahan Kyuhyun dan menyuruh namja itu kembali duduk.

“Oppa habiskan saja makanan oppa. Biar aku yang ambil. Lagipula aku juga mau mengambil tasku yang ada didalam bus.” Ucap Haneul.

“Arasso.” Kyuhyun melanjutkan makannya yang sempat tertunda lantaran ia mencari ponselnya.

 

*****

 

 

(Haneul’s POV)

Aku berjalan santai menuju mini bus yang sedang diparkir diseberang café. Café ini memang kecil, hingga untuk parkir para pelanggan terpaksa harus memarkirkan kendaraan mereka diseberang jalan. Café ini sepi, hanya ada aku dan para member disini. Selain karena tempat ini telah disewa untuk pemotretan, alasan lainnya adalah karena café ini berada dipinggiran kota dan terletak diatas bukit. Café ini akan ramai saat hari libur karena banyak yang berwisata ke daerah ini, sedangkan hari ini adalah hari kerja.

Jalanan sepi. Hanya ada mini bus Super Junior yang diparkir diseberang jalan. Langkahku terhenti. Aku menoleh kesekelilingku. Seperti ada yang mengintaiku. Tapi tidak ada siapapun disini. Apa jangan-jangan… omo, hilangkan pikiran burukmu Haneul!

Aku masuk kedalam mini bus dan langsung berjalan menuju kursiku dan Kyuhyun oppa. “Ini dia.” Ujarku sembari mengambil tas selempang hitam kesayanganku. Aku kembali mengedarkan pandanganku untuk mencari ponsel Kyuhyun oppa.

“Ah, kemana ponselnya? Kok tidak ada?”

(Haneul’s POV End)

 

*****

 

 

(Kyuhyun’s POV)

“Kyu, ini ponselmu.” Sungmin hyung menyerahkan iPhone 4 ketanganku. Aku mengernyit heran. “Kenapa ada padamu, hyung?” Aku memasukkan ponselku kedalam saku jaket yang kupakai.

“Tadi kan kau sendiri yang menitipkannya padaku sebelum kita memulai pemotretan.” Jawab Sungmin hyung. Aku pun segera keluar guna untuk menyusul Haneul yang kuyakini sekarang masih mencari ponselku didalam bus. Begitu aku keluar dari café, aku melihat Haneul yang juga baru keluar dari bus. Aku menunjukkan ponselku sambil tersenyum tiga jari pada Haneul. Gadis itu menggelengkan kepalanya.

“Aish, kenapa tidak bilang dari tadi, eo? Aku pikir benar-benar hilang.” Ujar Haneul seraya berjalan mendekatiku.

BRAAK!!!

Napasku tercekat. Jantungku mendadak seperti berhenti berdetak. Aku hanya diam terpaku menatap genangan darah yang secara perlahan membasahi aspal tempatku berpijak.

“YA TUHAN, HANEUL?!”

Teriakan Siwon hyung seakan mengembalikan rohku yang tadi hilang entah kemana. Seperti orang kesetanan, aku berlari menghampiri tubuh berlumuran darah yang ada dihadapanku. Tubuh Haneul. Tubuh yeojaku…

Air mataku sudah berjatuhan tanpa aku ingin repot-repot untuk menghapusnya. Aku mengangkat tubuh Haneul yang sudah lemas tak berdaya.

“Op…oppa…” Setengah sadar Haneul menyebut namaku. “Haneul… bertahanlah… kau…” Aku sudah menangis terisak, tidak mampu untuk berkata-kata. Haneul menatapku sayu. Wajahnya semakin pucat dan darah semakin banyak keluar dari tubuhnya, terutama dibagian kepala.

“Kyu apa yang… YA TUHAN!!” Eunhyuk berteriak kaget membuat para member yang lain segera keluar. Mereka tidak kalah terkejutnya saat mendapatiku yang sedang memeluk Haneul yang tubuhnya diselimuti darah.

“TOLONG HYUNG!” Teriakku frustasi.

(Kyuhyun’s POV End)

 

*****

 

“Bawa Haneul masuk Kyu!” Seru Siwon panic. Namja berlesung pipi itu baru saja meminjam mobil dari si pemilik café. Dengan sigap Kyuhyun menggendong tubuh kekasihnya dan masuk kedalam mobil. Member Super Junior yang lain segera menyusul dengan menggunakan mini bus mereka.

Siwon mengemudi layaknya pembalap F1 yang sedang berada di arena sirkuit. Ia benar-benar panic melihar kondisi Haneul yang sekarat. Kyuhyun mengecup puncak kepala Haneul dengan penuh kelembutan. Air mata pria itu terjatuh tepat diwajah Haneul.

Dengan susah payah Haneul mengangkat tangan kirinya dan mengusap air mata Kyuhyun pelan. Napas gadis itu terputus-putus. Setiap tarikan napas serasa menyakitkan baginya.

“Uljima…” bisiknya lirih.

Kyuhyun mengecup tangan Haneul. “Aku tahu kau kesakitan, keunde jebal… bertahanlah. Jangan tutup matamu.” Pinta Kyuhyun. Setetes air mata jatuh dari mata Haneul. “Aku tidak…ku…at… hah… mian..he…”

Tubuh Kyuhyun menegang sesaat setelah mata Haneul tertutup. Ia dapat merasakan denyut nadi Haneul yang semakin lama semakin lemah. Kyuhyun takut bukan main. “PALLI HYUNG!” Teriaknya frustasi.

 

-To Be Continued-

Iklan

Penulis:

Just a simple girl who loves music, food and blue sky

16 tanggapan untuk “You Make My Life Complete (Part 13)

  1. akh… knp pas udh go public tiba2 malah haneul kecelakaan… pasti ada dalangnya. gak tau knp yakin bgt. krn msh ada yg gak suka sama haneul yg deket sama kyu TT__TT

  2. annyeong…salam kenal aku reader baru diblog kamu
    gk sengaja nemu sich tapi langsung suka ma nich ff…masih nunggu kelanjutannya walaupun gk bs baca yang part 6 9 ma 10 nya jadi dah samapi part berapa chingu penasaran nich gimana kelanjutannya ma nasib haneul…
    dilanjut ya ampe ending
    keep writing….

  3. Andweeeee haneul harus selamat HARUS siapa sih yang tega celakain dia ,, kalo ini ulah joohyun ampun deh bener2 tuh orang bikin naik darah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s