Diposkan pada Chapters, The Daily Life Of Super Junior's Little Sisters

(Cho Jiyoung’s Story) Please Stay… (Part 2 END)

iPBnJvz

 

Author : Kyula88 (Cho Haneul)
Title     : The Daily Life of Super Junior’s Little Sisters
(Cho’s Story – Please Stay…)
Type    : Chaptered
Genre  : Romance, Friendship, Family
POSTER FROM arendelle 

Cast :
– Cho Jiyoung
– Kim Woo Bin as Choi Young Do
– Kris Wu
– Park Jiyeon
– Park Boyoung
– EXO members
– Park Shin Hye as Cha Eun Sang
– Lee Minho as Kim Tan
– Park Hyun Sik as Jo Myung Soo

______________________________

 

“Emm… dia Choi Young Do. Kenalan baruku.” Jawab Jiyoung. Gadis itu memperhatikan ekspresi Kris. Ia ingin tahu apa namja itu cemburu melihatnya bersama Young Do atau tidak. Namun Jiyoung tidak bisa menemukan ekspresi apapun diwajah namja itu, selain ekspresi datar nan dingin andalan Kris.

‘Oppa, sebenarnya kau ada perasaan padaku atau tidak sih?’ Batin Jiyoung sembari menatap Kris.

 *****

 

Jiyoung sedang mengunjungi dorm EXO. Sebenarnya niat awal gadis itu adalah untuk menemani Boyoung yang ingin bertemu dengan sang dancing machine, Kai. Namun setengah jam kemudian rombongan EXO yang lain datang. Mereka adalah Kris, Luhan, Chanyeol, Suho, Baekhyun, Tao, dan Sehun. Mereka bertujuh baru saja menyelesaikan jadwal mereka disebuah acara.

“Dongsaengdeul!” Seru Chanyeol girang sembari berlari kecil menghampiri Jiyoung dan kemudian Boyoung.

“Ah, kalian sudah pulang ternyata.” Ucap Jiyoung sembari tersenyum manis. Tatapan mata gadis itu beralih kearah Kris, dan ternyata namja tampan itu juga tengah menatap dirinya. Mereka saling tersenyum menyapa.

Baekhyun menghampiri Boyoung dan Kai. Namja itu sengaja duduk ditengah-tengah dua sejoli itu. Ia sengaja ingin mengganggu sepasang kekasih itu. “Aigoo… kalian itu sudah seperti amplop dan perangko saja, saling menempel.” Godanya sembari tertawa kecil, yang sukses mendapat tatapan maut dari Boyoung dan Kai.

“Hyung, bisakah untuk tidak mengganggu?”

“Aigoo, Chanyeol-ah, lihatlah betapa kejamnya mereka.” Rengek Baekhyun sembari memasang wajah sedih, yang sukses membuat mereka semua tertawa, kecuali Kai tentunya.

Kris mengambil tempat tepat disebelah Jiyoung. Namja itu menyandarkan punggungnya disofa guna untuk melepas lelah.

“Oppa terlihat lelah.”

Kris menoleh kearah Jiyoung. “Aku memang sangat lelah. Jadwal kami belakangan ini sangat menggila.” Ujarnya yang kemudian diakhiri dengan kekehan kecil. Jiyoung tersenyum.

“Yak yak, sepertinya akan ada couple baru disini.” Baekhyun kembali menggoda teman se-groupnya. Kris menatapnya datar. “Wae? Iri karena tidak punya pasangan, eo?”

Kai dan Boyoung tertawa puas, seakan dendam mereka terbalas. Jiyoung dan member EXO yang lain pun juga tertawa mendengar jawaban Kris yang meskipun singkat namun amat berkesan dihati. Tao bahkkan nyaris menyemburkan minuman yang tengah diminumnya.

“Wah, benar-benar memberi kesan yang mendalam, eo.” Ujar Xiumin. Sehun yang duduk disebelahnya mengangguk setuju.

Dan Baekhyun pun mati kutu.

“Jiyeon mana? Biasanya kalian selalu bertiga seperti kembar siam.” Tanya Luhan.

“Hari ini adalah jadwal brother sister keluarga Choi. Jiyeon dan Siwon oppa sedang pergi jalan-jalan mengelilingi Seoul.” Jawab Boyoung.

“Wah, asyik sekali mereka itu. Mereka sangat kompak satu sama lain. Ah, aku jadi merindukan saudara perempuanku di China.” Ujar Luhan sembari tersenyum kecil.

Xiumin bergelayut manja dilengan Luhan. “Oppa jangan bersedih, kan ada aku disini.” Ujar Xiumin dengan nada manja. Luhan membuat wajah ingin muntah begitu melihat wajah aegyo Xiumin.

Kris menggelengkan kepala melihat tingkah laku teman-temannya yang ajaib itu. Padahal usia mereka lebih tua daripada dirinya, namun  sikap mereka justru lebih kekanakan.

Handphone Jiyoung berbunyi, mengalunkan suara Luhan yang tengah menyanyikan bagiannya di lagu Wolf. Luhan tersenyum kecil. Ia merasa senang karena suaranya dijadikan nada dering oleh Jiyoung. Jiyoung buru-buru menjawab teleponnya begitu melihat nama Young Do yang tertera dilayar ponselnya.

“Yoboseyo, Young Do-ya. Wae geure?”

“Eoddi?”

“Di tempat temanku. Wae?”

“Kau lupa bahwa kau masih ada hutang denganku?”

“Yak, bukankah aku sudah memberikan nomorku?”

“Dan kau menganggapnya lunas, begitu?”

“Jadi?”

“Traktir aku makan ramyeon.”

Jiyoung tertawa kecil, membuat eye smile-nya terlihat jelas. “Hanya ramyeon? Arasso. Onje?”

“Jigeum. Aku lapar dan ingin makan ramyeo. Kau mau aku menjemputmu?”

“Tidak usah. Kita bertemu di restoran ramyeon saja.”

“Baiklah. Kita bertemu di restoran ramyeon Gangnam dua jam lagi. Jangan telat, karena aku benci menunggu.”

Jiyoung menutup teleponnya dengan wajah yang sumringah. Sedetik kemudian gadis itu baru menyadari bahwa ia tengah menjadi pusat perhatian di ruangan tersebut. Member EXO yang lain menatapnya dengan penuh rasa ingin tahu. Sebab ini pertama kalinya bagi mereka mendengar Jiyoung berteleponan dengan namja lain selain member Super Junior ataupun member EXO. Tapi diantara mereka semua. Kris lah yang paling penasaran.

“Namja yang kemarin?” Tanyanya sembari menatap Jiyoung. Jiyoung menjadi gugup. Dia sendiri pun bingung mengapa ia harus merasa demikian.

“Ne, dia namja yang kemarin.”

“Kyuhyun hyung tahu?” Tanya Kris lagi, mengingat betapa protektifnya Kyuhyun pada dongsaeng semata wayangnya itu. Jiyoung menatap Kris ragu, sebelum akhirnya ia menjawab, “Belum.”

“Wah, kau bermain api di belakang Kyuhyun hyung, eo?” Ujar Chanyeol asal yang dihadiahi lemparan bantal oleh Kai. “Yak, bermain api darimana? Dasar aneh!” Cibir Kai.

Jiyoung tertawa kecil. Gadis itu mengambil tasnya. “Aku pergi dulu ya. Boyoung-ah, kau tidak apa kan pulang sendiri?”

“Gwenchana.” Jawab Boyoung. “Yak, chakkaman! Kau akan bertemu dengan Young Do, bukan? Apa aku boleh ikut? Aku penasaran ingin melihat setampan apa dia.” Ujar Boyoung tanpa sadar. Kai menatap yeojachingunya dengan tajam. “Mencoba berselingkuh ya?”

GLEK!

Boyoung tersenyum tiga jari. “Aniyo, hanya ingin mencari pencerahan saja.” Jawab gadis itu asal. Kai mencubit pipi chubby Boyoung. “Dasar anak kecil.” Ucapnya.

“Aku pergi dulu ya. Jaljayo.”Jiyoung beranjak pergi. Kris menatap kepergian gadis itu dalam diam. Ada keinginan untuk mengikuti gadis itu, namun dengan segera ditepisnya pikiran bodoh itu. Luhan melirik kearah Kris, mengamati ekspresi Kris yang sulit dibaca tersebut.

tumblr_m32sy58Uxr1qc3fy9o1_r1_500

*****

 

 

_AT THE RAMYEON RESTAURANT_

Young Do berjalan dengan langkahnya yang bak model catwalk kearah Jiyoung. “Wah, kau cepat sekali.” Ujar Young Do sembari duduk dikursi dihadapan Jiyoung. Jiyoung menaikkan alisnya. “Bukankah kau benci menunggu?”

Young Do tersenyum. ‘Gadis ini… Aku semakin tertarik.’ Batin pria beralis tebal ini.

08cf3cec-391a-4e1a-be7e-ebe38a7ef530

Jiyoung dan Young Do memakan ramyeon mereka dengan lahap. Ternyata mereka berdua sama-sama penggila ramyeon. Young Do bahkan menambah satu mangkuk lagi. Jiyoung menggelengkan kepalanya melihat namja tersebut. “Kau makan seperti babi. Bagaimana bisa badanmu bagus seperti itu?”

Young Do tertawa. “Kuanggap itu sebagai pujian.” Ucapnya.

Pandangan mata Young Do beralih kearah sekeliling restoran ramyeon tersebut. Tanpa sengaja ia melihat sepasang kekasih yang duduk tak jauh dari tempatnya dan Jiyoung. Sepasang kekasih itu duduk dipojok ruangan. Si gadis sepertinya sadar bahwa seseorang tengah menatapnya. Ia menoleh dan seketika wajahnya kaget.

“Choi Young Do…” Lirih gadis itu.

Ekpresi Young Do berubah kaku, membuat Jiyoung merasa heran. Gadis itu menoleh kearah tatapan Young Do. Disana gadis itu melihat seorang namja dan yeoja yang sepertinya adalah sepasang kekasih, dan mereka juga tengah menatap kearahnya dan Young Do. Dahi Jiyoung mengerut. Ia merasa bingung, sebab ia tidak merasa mengenal kedua orang tersebut.

Jiyoung mengamati ekspresi Young Do yang berubah menjadi kelam. “Kau kenal mereka? Sepertinya mereka mengenalmu.” Ucap Jiyoung. Young Do hanya diam. “Yak aku…”

“Sudah selesai, kan? Cepat bayar dan ayo kita pergi!” Ajak Young Do.

Meskipun heran namun Jiyoung tetap melakukan apa yang dikatakan Young Do. Gadis itu membayar makanan mereka dan dengan cepat Young Do mengajaknya pergi. Sekilas Jiyoung menoleh kebelakang, dan disana gadis itu mendapati kedua orang yang tadi masih menatap mereka, atau lebih tepatnya Young Do.

‘Siapa sih mereka?’

 

 *****

 

Hari ini semua member EXO dan juga Super Junior’s donsaengdeul, Boyoung, Jiyeon dan Jiyoung, sedang berkumpul di rumah keluarga Oh Sehun. Keluarga sang maknae itu baru saja pindah rumah, dan ibunda Sehun membuat acara pesta kecil-kecilan untuk itu.

“Omo, masakan eomma-mu enak sekali. Seperti masakan koki professional.” Puji Jiyeon. Sehun tersenyum bangga mendengar sang eomma begitu banyak mendapatkan pujian.

“Eommaku memang gemar memasak.”

Ibunda Sehun datang dari dapur dengan membawa dua buah piring ditangannya. “Ini makanan penutupnya. Bagaimana makanannya?” Tanya Nyonya Oh ramah.

“MASHITA!” Ujar mereka semua.

Sehabis makan para yeoja membantu Nyonya Oh untuk berbenah, meskipun wanita paruh baya itu menolak bantuan mereka, namun ketiga gadis itu tetap bersikeras ingin membantu.

“Gomawo sudah membantu. Seharusnya kalian bersantai saja bersama para namja diluar sana.”

“Aniya, kami senang kok bisa membantu ahjumma.” Ujar Boyoung.

“Oh iya, Jiyoung, bisa kau berikan ini pada mereka?” Nyonya Oh menyerahkan sepiring besar kue tradisional kering. Jiyoung mengangguk dan langsung membawa piring tersebut ke tempat member EXO berkumpul.

“Eh, dimana Kris oppa?” Tanya gadis itu begitu tidak menemukan Kris disana.

“Aigoo, baru beberapa menit tidak melihatnya kau sudah sangat merindukannya, eo? Benar-benar deh, sebentar lagi kita akan kedatangan couple baru.” Ujar Baekhyun. Jiyoung hanya mencibir. “Kris oppa dimana?” Tanyanya pada Luhan.

“Sedang dikamar atas bersama Sehun dan Xiumin.” Jawab Luhan.

Iseng, Jiyoung menuju ke kamar Sehun. Pintu kamar Sehun yang tidak sepenuhnya tertutup membuat Jiyoung bisa mendengar percakapan ketiga namja itu. Tadinya Jiyoung sudah ingin pergi, namun begitu dia mendengar namanya disebut, gadis itu mengurungkan niatnya. Jiyoung memutuskan untuk tetap tinggal disana. Ia merasa penasaran.

“Hyung, jujur padaku, apa kau suka pada Jiyoung?” Sehun menatap Kris dengan penasaran.

Kris menatapnya datar. “Menurutmu?”

“Menurutku kau suka padanya. Bagaimana menurutmu, hyung?” Sehun menanyakan pendapat Xiumin. Xiumin mengamati ekspresi Kris. “Ya, aku juga berpikir kau menyukainya.” Jawab Xiumin.

Kris+EXO+tumblr_malsheL58t1qlv0dfo1_500

Kris tersenyum kecil. “Kalau begitu kalian salah.”

“Mwo?”

“Aku memang menyukai Jiyoung, tapi hanya sebagai seorang teman dan adik, tidak lebih.”

Napas Jiyoung tertahan begitu mendengar jawaban Kris. Sekarang gadis itu tahu bagaimana perasaan Kris yang sesungguhnya terhadap dirinya. Namun yang Jiyoung tidak mengerti, kenapa gadis itu tidak merasa sedih? Yah, gadis itu memang merasa kecewa, namun hanya sedikit. Tak ada sedikit pun perasaan sedih, marah atau perasaan menyakitkan lainnya yang biasanya dirasakan oleh orang yang sedang patah hati.

‘Ini aneh! Kenapa aku tidak merasa hancur sedikitpun? Bukankah seharusnya aku merasa demikian?’

“Jinjjayo?” Sehun masih tidak percaya akan jawaban yang diberikan oleh Kris. Kris mengangguk pasti. “Aku hanya menganggapnya adikku.”

“Tapi kenapa kau sepertinya tidak senang melihat Jiyoung dekat dengan namja lain?”

“Eo iya, aku setuju! Kau terlihat cemburu.” Ujar Xiumin.

“Aku bukannya cemburu, keunde kau tahu kan bagaimana protektifnya Kyuhyun hyung terhadap Jiyoung? Dan belakangan ini Kyuhyun hyung sangat sibuk sehingga ia tidak dapat mendampingi Jiyoung. Dan juga Kyuhyun hyung tidak mengenal namja itu. Bisa saja dia orang jahat. Aku hanya berusaha untuk menjadi oppa yang baik. Lagipula Jiyoung itu kan masih polos, aku hanya tidak ingin jika ada namja yang berusaha untuk memanfaatkan dia.” Terang Kris.

Sehun dan Xiumin mengangguk mengerti. “Aigoo, aku kira kau benar-benar menyukai Jiyoung.”

“Wae? Kau menyukainya?” Kris menatap Sehun. Sehun langsung menggeleng. “Aku masih sayang nyawaku. Aku tidak mau di bully oleh Kyuhyun hyung.”

 

*****

 

120130DreamHigh2EP01JiyeonCut0735mp4_000406205

“Kris oppa berkata seperti itu dan kau… tidak merasa sakit hati sedikit pun?” Jiyeon menatap sahabatnya itu dengan bingung. “Tidak sedikitpun?” Ulangnya lagi yang dijawab gelengan oleh Jiyoung.

78257967

Boyoung terdiam, terlihat sedang berpikir. “Apa jangan-jangan selama ini kau tidak pernah menyukai Kris oppa? Mungkin selama ini perasaan yang kau rasakan itu adalah perasaan kagum pada seorang idola. Bisa sajakan?”

Jiyoung memeluk boneka beruang putihnya. “Huft, ya bisa saja sih. Lagipula, aku ini kan memang gampang sekali suka dengan seseorang. Jadi yah, mungkin aku tidak benar-benar mencintai Kris oppa.”

“Bagaimana dengan namja yang bernama Choi Young Do itu?” Tanya Jiyeon. Jiyoung terdiam. “Molla…” Jawab gadis itu pada akhirnya. “Sejauh ini aku merasa nyaman berada didekat Young Do. Dia namja yang baik.”

84255136

*****

 

 

Jiyoung tidak bergerak ditempatnya, sehingga membuat Young Do mau tidak mau harus menyeret gadis itu agar mau bergerak. “Ini pesta siapa? Aku tidak mengenal mereka. Akan sangat aneh jika aku masuk kedalam.” Ujar Jiyoung.

“Ini acara pesta ulang tahun temanku yang ke 22. Kau kan datang bersamaku, jadi tidak perlu khawatir. Kau sudah datang, masa kau hanya berdiam diri diluar.”

Jiyoung menghela napas, dan sebelum gadis itu menjawab, Young Do sudah terlebih dulu menarik tangannya pelan. Kedatangan mereka berdua menjadi pusat perhatian di pesta tersebut. Apalagi ketika para undangan melihat jemari Young Do yang tengah menggenggam erat jemari Jiyoung. Mereka menduga-duga hubungan apa yang dimiliki oleh kedua insan tersebut. Jiyoung panic, namun Young Do justru terlihat tidak peduli.

“Kenapa mereka memperhatikan kita?” Bisik Jiyoung.

“Karena kau sedang berjalan dengan namja yang paling popular di kampus.” Jawab Young Do sambil tertawa kecil.

“Choi Young Do!”

Young Do menoleh dan mendapati sahabatnya, Jo MyungSoo tengah melambaikan tangan kearahnya. “Itu dia temanku yang berulang tahun.” Ucap Young Do sambil menunjuk kearah Myungsoo. Young Do menghampiri Myungsoo, masih dengan menggenggam tangan Jiyoung.

Myungsoo tersenyum penuh arti begitu melihat tangan Young Do yang menggenggam tangan Jiyoung. Myungsoo tahu benar bagaimana watak Young Do. Meskipun ia terlihat tidak pernah serius, namun jika sudah mengenai seorang gadis, maka Young Do akan berubah menjadi pribadi yang amat serius. Hal itu pernah dilihatnya beberapa bulan silam, saat Young Do mencintai dan masih mengejar-ngejar yeoja yang bernama Cha Eun Sang. Dan entah mengapa namja itu yakin bahwa kali ini Jiyoung adalah gadis yang akan menjadi pelabuhan hati Young Do yang berikutnya. Dan Myungsoo berharap bahwa kali ini Young Do akan mendapatkan hati gadis pujaannya.

“Nugu? Kau tidak pernah cerita padaku tentang yeojachingu-mu ini?” Tanya Myungsoo iseng.

Young Do tersenyum kecil. “Aku hanya tidak ingin membuatmu sedih. Kau pasti akan iri jika tahu, sebab sampai umur 22 tahun pun kau masih sendiri.”

“Yak Choi Young Do! jinja nappeun namja!” Myungsoo memukul bahu Young Do. “Perkenalkan padaku.” Pintanya kemudian.

“Jiyoung-ah, kenalkan ini temanku yang sedang berulang tahun.”

“Jo Myungsoo.”

“Cho Jiyoung.”

“Sudah, jangan lama-lama bersalamannya nanti tanganmu gatal-gatal.” Ujar Young Do pada Jiyoung sembari melepaskan jabatan tangan Jiyoung dan Myungsoo.

Myungsoo mendengus kesal. “Dasar Choi Young Do!”

“Saengil chukkae, Jo Myungsoo.” Ucap suara seorang gadis. Young Do langsung membeku. Ia kenal suara itu. Myungsoo sendiri juga kaget, tidak menyangka Eun Sang dan Kim Tan akan menyapanya disaat ia bersama dengan Young Do.

Jiyoung menatap namja dan dan yeoja yang baru datang itu dengan agak kaget. ‘Mereka orang yang di restoran mie itu.’ Batin Jiyoung dan kemudian ia melirik kearah Young Do. Jiyoung merasa ada yang disembunyikan Young Do darinya.

RDRD2

“Choi Young Do…” Eun Sang baru saja akan menyapa Young Do, namun dengan sigap Young Do menarik tangan Jiyoung dan membawa gadis itu pergi. Eun Sang terdiam. Gadis itu merasa sedih dengan sikap Young Do padanya.

“Biarkan dia sendiri dulu. Suatu saat nanti pasti semuanya akan berjalan dengan normal kembali.” Ucap Kim Tan sembari menepuk bahu Eun Sang pelan. Myungsoo tersenyum kecil. “Kim Tan benar. Untuk sementara ini kau jangan mendekati Young Do dulu. Lagipula, tidak lama lagi dia juga akan lupa bahwa ia pernah mencintaimu.”

Eun Sang dan Kim Tan menatap MyungSoo bingung. Myungsoo tertawa kecil. “Kalian lihat gadis yang tadi? Kurasa ia adalah target cinta Choi Young Do yang selanjutnya.”

 

*****

 

 

_IN THE CAR_

Mobil Young Do berhenti didepan apartemen Jiyoung. Jam sudah menunjukkan pukul  11.45 malam, nyaris lewat tengah malam. “Kau masih belum menjawab pertanyaanku. Mereka siapa?” Tanya Jiyoung untuk yang kesekian kalinya. Selama diperjalanan tadi gadis itu selalu menanyakan siapa sepasang kekasih yang tadi mereka temui di pesta, namun Young Do tetap bungkam. Namja itu malah mengalihkan pembicaraan mereka, terlihat enggan untuk menjawab.

Jiyoung mendengus kesal. “Arasso. Aku masuk. Hati-hati dijalan.” Jiyoung bersiap ingin membuka pintu mobil, tetapi tangan Young Do menahan gerakan gadis itu. “Mereka… orang yang paling tidak ingin kutemui di dunia ini…”

“Waeyo?” Tanya Jiyoung lembut.

“Gadis itu bernama Cha Eun Sang dan namja yang bersamanya tadi adalah kekasihnya Kim Tan. Eun Sang adalah… cinta pertamaku.”

Jiyoung terdiam. Sedikit demi sedikit gadis itu sudah mulai mengerti meskipun masih banyak hal yang berkecamuk dibenaknya. “Kau tentu masih mencintainya.” Jiyoung berkata dengan suara yang amat kecil. Gadis itu merasa… sedih.

kang-ji-young-wide1-800x450

“Ne. Aku memang masih memiliki perasaan padanya, tapi tentunya tidak sebesar dulu. Aku sedang dalam proses untuk menghilangkannya dari dalam benakku.”

Jiyoung masih terdiam. Entah mengapa gadis itu merasa ingin menangis. Ia sedih mengetahui bahwa Young Do masih memiliki perasaan pada gadis itu, meskipun perasaan itu tidak sebesar dulu. Young Do mengamati perubahan ekspresi yang terjadi pada gadis disebelahnya. Dengan agak ragu Young Do menggenggam tangan Jiyoung.

“Maka dari itu… please stay…”

 

-The End-

Oke, jangan protes sama saya! Cuma ini ide yang aku dpt setelah bersemedi di toilet selama beberapa jam #abaikan. Cerita ini bakalan terus berlanjut di series Choi Jiyoung story lainnya. Jadi klo mau tahu gimana lanjutannya, terus baca FF ini yaa hehe *promosi* Please leave some comment so i’ll know that the readers are actually exist. Thanks 😀

Penulis:

Just a simple girl who loves music, food and blue sky

4 tanggapan untuk “(Cho Jiyoung’s Story) Please Stay… (Part 2 END)

  1. suka sama ff yang kakak buat, bahasanya enak dibaca..
    apalagi seri the daily life of super junior’s little sisters yang ada jiyeonnya.. suka sama alur ceritanya…,
    ditunggu lanjutannya kak..,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s