Diposkan pada BrotherSister Couple, Chapters

It’s Our Turn (Part 3)

its-our-turn (1)

 

Author : Cho Haneul (Kyula88)
Title     : It’s Our Turn (Sequel from KDrama “The Heirs”
Genre  : Romance, Friendship, Drama
Type    : Chaptered
Poster From : http://kingdomfanfiction.wordpress.com/

Cast :
– Kim Ji Won as Yoo Rachel
– Kim Woo Bin as Choi Young Do
– Lee Minho as Kim Tan
– Park Shin Hye as Cha Eun Sang
– Krystal Jung as Lee Bona
– Kang Minhyuk as Yoon Chanyoung
– Park Hyun Shik as Joo Myung Soo
– Kim Suho as Kim Suho
– Doo Hwe Ji as Park Shin Rin

________________________________

 

“Ja, ini kamarmu.” Ujar Young Do sembari mempersilahkan Rachel untuk masuk. Gadis berponi itu melangkah masuk dan langsung menjatuhkan diri disebuah sofa besar di tengah ruangan. Young Do meletakkan koper Rachel disamping tempat tidur, dan kemudian namja itu ikut menjatuhkan diri disofa, tepat disebelah Rachel.

Young Do menoleh menatap Rachel. “Kau sedang berada dalam masalah besar.” Ucap pria itu tanpa melepaskan pandangannya dari Rachel. Rachel mendesah lelah. “Aku tahu itu.”

“Seperti apa namja yang dijodohkan denganmu itu?”

Rachel mengedikkan bahu. “Entahlah. Aku tidak tahu dan tidak pernah berniat untuk tahu. Aku tidak ingin menjadi bahan eksperimen ibuku lagi. Aku tidak ingin terlibat dalam semua rencananya itu.”

“Arasso. Aku akan selalu membantumu semampuku.” Young Do tersenyum kecil. Pria itu kemudian bangkit dari duduknya dan kemudian mengulurkan tangan kearah Rachel. Rachel menatapnya bingung. “Ayo kita makan. Aku nyaris pingsan kelaparan.” Ajak Young Do.

Rachel menyambut uluran tangan Young Do. Mereka berjalan bersisian menuju restoran Zeus Hotel yang berada di lantai 1. “Bagaimana keadaan appamu?” Tanya Rachel hati-hati, berusaha untuk tidak membuat Young Do sedih.

Young Do tersenyum kecil. “Dia baik-baik saja. Hanya saja ia masih keras kepala dan sok tegar. Sampai sekarang ia tidak pernah mengizinkanku untuk mengunjunginya di penjara. Kurasa ia tidak ingin terlihat tak berdaya dihadapanku. Yah, kau tahulah bahwa itu akan sangat melukai harga dirinya.”

Rachel menghela napas. “Kenapa semua orang tua seperti itu, eo?”

 

 

*****

 

 _IN THE LIBRARY_

Suasana canggung amat sangat terasa diantara Young Do dan Eun Sang. Sedari tadi kedua insan itu hanya diam, tanpa bersuara sedikit pun. Mereka berlima, Bona, Chanyoung, Rachel, Young Do dan Eun Sang, sedang membahas tugas kelompok mereka. Namun sedari tadi hanya Chanyoung, Bona dan Rachel yang bersuara.

lee-bona

“Yak, Choi Young Do, apa sama sekali tidak ada ide didalam kepala besarmu itu, eo?” Seru Bona menyindir sembari menatap Young Do. Young Do menghela napas dan membenarkan letak duduknya. Pria itu meraih secara asal buku yang ada dihadapannya.

e15heirs12

“Aku sedang memikirkannya.” Elak Young Do. “Kau sendiri sedari tadi tidak memberikan sedikitpun ide yang bermutu. Yang kau lakukan hanyalah selalu setuju dengan apapun yang Chanyoung katakan.” Ujar Young Do. Bona melotot kesal. “Wae wae? Kau iri, hah?!”

“Bisakah kalian diam?” Suara dingin Rachel menghentikan perdebatan tak penting diantara Bona dan Young Do. Chanyoung menggeleng pelan. Ia sudah maklum dengan kelakukan yeojachingunya dan si troublemaker Choi Young Do.

Rachel menoleh kearah Eun Sang. “Cha Eun Sang, apa kau ada ide mengenai tugas kita ini?” Tanya Rachel. Ini pertama kalinya dalam beberapa bulan ini Rachel mengajak Eun Sang berbicara. Eun Sang cukup kaget dengan hal tersebut.

“Ah, sebenarnya aku ingin mengajukan ide ini.” Eun Sang kemudian menjelaskan ide yang dipikirkannya secara terperinci pada teman-temannya itu. Semua mendengarkan dengan seksama, termasuk Young Do. Yah, meskipun namja itu masih enggan untuk menatap Eun Sang.

 

 

*****

 

Rachel menutup lokernya, dan ternyata Bona sudah berada dihadapannya. “Wae?” Tanya Rachel.

“Mengenai tugas besok, kau ingin kita mengerjakannya dimana? Apa di rumahmu?” Tanya Bona sembari menatap Rachel.

“Dimana saja boleh, asal jangan di rumahku.”

“Wae?” Tanya Bona ingin tahu.

“Aku sedang tidak tinggal disana.”

“Jadi kau tinggal dimana sekarang?” Bona kembali bertanya. Lagi-lagi rasa keingintahuan gadis itu mendominasi tanpa ia sadari. Rachel diam. Ia merasa ragu untuk menceritakannya pada Bona. Lagipula mereka tidak terlalu dekat, dan Rachel merasa tidak akan mungkin bisa berteman dekat dengan gadis cerewet macam Bona.

Melihat ekspresi Rachel, Bona pun sadar bahwa ia sudah bertanya terlalu jauh. “Ara ara. Aku tahu itu bukan urusanku. Baiklah, kalau begitu besok kita mengerjakannya di rumahku saja. Jam 2 siang. Jangan lupa datang. Ara!”

“Arasso.”

“Annyeong sister!” Young Do datang dan kemudian langsung merangkul Rachel, mengabaikan keberadaan Bona disana. Bona menatap kedua teman sekelasnya itu dengan curiga. Yah, gadis itu masih penasaran dengan hubungan Rachel dan Young Do, sebab semakin hari mereka berdua semakin dekat.

“Kajja kita pulang.” Ajak Young Do lagi. Namja itu menatap Bona. “Ah, ada si cantik Bona disini. Besok di rumahmu jam 2 siang, bukan?”

“Ne. Dan jangan telat!”

“Jangan khawatir. Kami berdua akan datang tepat waktu.”

Kata ‘Kami berdua’ membuat Bona sadar betapa dekatnya hubungan Young Do dan Rachel sekarang.

‘Apa mereka berniat berkencan setelah berakhirnya hubungan kedua orang tua mereka?’

 

 

*****

 

Young Do dengan cepat menarik tangan Rachel. Mereka berdua bersembunyi dibalik tembok. Rachel yang tadinya ingin protes langsung bungkam begitu melihat beberapa orang berjas hitam berdiri tepat didepan gedung sekolahnya. Rachel mengenal orang-orang itu. Mereka adalah pegawai ibunya. Dan hanya ada satu alasan mengapa mereka bisa berada disana, yaitu untuk mencari dirinya.

“Kajja, aku punya ide.” Young Do menarik Rachel.

Young Do melewati orang-orang berseragam hitam itu menggunakan motor besarnya dengan santai. Orang-orang itu juga tidak terlalu mempedulikan Young Do. Dibelakang Young Do, mobil mewah berwarna hitam mengikuti laju motor Young Do. Mobil tersebut adalah mobil milik Myungsoo. Myungsoo tersenyum mengejek, menatap kearah orang-orang yang sedang sibuk mencari Rachel itu. Myungsoo mencibir. “Dasar orang-orang bodoh.”

Mobil Myungsoo melesat dengan kecepatan sedang keluar dari perkarangan sekolah. Begitu jarang pandangnya sudah tidak menangkap orang-orang itu lagi, Myungsoo memberi kode. “Sudah aman nona cantik.” Ucapnya.

Rachel menegakkan tubuhnya dan kemudian membenahi pakaiannya. Rachel menoleh kearah Myungsoo dan sebuah senyuman muncul diwajah cantiknya, membuat Myungsoo sempat terpesona sebab sudah lama ia tidak melihat Rachel tersenyum seperti itu.

“Ide Young Do benar-benar brilian. Mereka takkan pernah sadar bahwa kau berada didalam mobil ini. Mereka malah membiarkanmu pergi dengan mudahnya. Haha, mereka pasti akan kena amukan ibumu lagi.” Myungsoo terkekeh kecil. Pria itu kemudian menatap Rachel. “Ngomong-ngomong, apa yang membuatmu nekat seperti ini? Tidak mungkin hanya karena masalah sepele, bukan?” Myungsoo menatap Rachel.

“Ibuku memulai rencana perjodohan lagi.”

“Mwo? Aish, ibumu tidak pernah belajar dari pengalaman, eo? Belum ada setahun pertunanganmu dengan Kim Tan gagal, dan sekarang ia berniat melakukan perjodohan lagi?” Myungsoo menggeleng-gelengkan kepalanya, tidak mengerti akan jalan pikiran Esther. Rachel hanya diam. Gadis itu melayangkan pandangannya kearah jendela.

thumb

 

*****

 

Rachel dan Young Do memasuki Zeus Hotel. Kedua remaja itu seketika membeku ketika melihat Esther sudah berada disana menunggu mereka. Esther menatap mereka tajam. Sangat menusuk. Dengan langkah yang anggun namun tegas, Esther berjalan menghampiri Rachel dan Young Do.

“Sudah kuduga kau ada disini dan sudah kuduga juga jika dia ikut dalam semua rencana gilamu ini.” Ujar Esther tajam sembari melayangkan tatapan tak sukanya pada Young Do. Young Do hanya diam. Namja itu sama sekali tidak peduli dengan perkataan Esther.

“Jika kau kesini karena ingin menyuruhku pulang, maka eomma hanya membuang-buang waktu. Aku takkan pulang selama perjodohan bodoh itu masih berlangsung.” Rachel berkata dengan nada datar.

“Apa susahnya untuk bertemu dengan Suho, eo? Eomma jamin ia akan jauh lebih baik dari Kim Tan. Eomma merasa tidak enak dengannya karena sampai detik ini eomma belum bisa mempertemukan kalian berdua. Eomma ingin_______”

“Aku tidak ingin! Naega sirheo!” Rachel menekan perkataannya.

nu-hoang-sang-chanh-toan-dien-cua-the-heirs_1

Esther menarik tangan Rachel. “Ayo ikut eomma pulang!”

Rachel memberontak. Young Do merasa bahwa ia harus ikut campur tangan, sebab ini mengenai dongsaengnya. “Maaf, bukannya aku ingin ikut campur. Tapi kau dengar sendiri bahwa Rachel tidak ingin pulang dan yang paling penting aku tidak ingin ada keributan di hotelku ini.” Young Do berkata dengan tegas.

Merasa posisinya sudah terpojok, Esther pun angkat kaki. Ia sempat melayangkan tatapan tajamnya kearah Rachel dan Young Do sebelum pergi. Rachel menghela napas kesal. Moodnya benar-benar hancur berkat ibunya tercinta. Young Do merangkul Rachel. “Kajja.” Ajaknya lembut.

 

__________________________________

 

Rachel menutup bukunya. Ia baru saja selesai mengerjakan tugas yang diberikan oleh gurunya. Rachel menoleh dan mendapati Young Do tengah tertidur pulas diatas ranjang. Rachel berjalan menuju ranjang. Gadis itu mengamati wajah pulas Young Do. Tanpa sadar Rachel tersenyum lembut. Gadis itu duduk ditepi ranjang. Jemari lentiknya membenahi rambut Young Do yang berantakan. Rachel merasa bersyukur memiliki Young Do. Meskipun mereka bukan saudara kandung, namun gadis itu merasa sangat dekat dengan Young Do. Terlebih hanya namja itu yang bisa mengerti dirinya dan hanya namja itu pulalah satu-satunya orang yang bisa diandalkannya saat ini.

“Gomawo… oppa…”

 

 *****

 

exo-exo-k-suho-favim-com-507677

Suho tersenyum manis pada gadis yang ada dihadapannya. Park Shin Ri, nama gadis itu. Suho sudah lama menaruh hati pada gadis cantik itu, namun pria itu selalu susah untuk mengutarakannya. Setiap ia ingin mengutarakan perasaannya lidahnya selalu kelu dan walhasil kata keramat itu tidak pernah terucapkan hingga saat ini.

408c20eb4db3b81d0e35c0b69dc2b7801263789308_full

“Waeyo?” Tanya Shin Ri dengan suara manjanya. Suho selalu menyukai nada manja yang terdengar dari mulut Shin Ri setiap ia berbicara.

“Aniyo.” Balas Suho sambil tersenyum.

Shin Ri lah alasan terkuat Suho mengapa ia menolak perjodohan yang dilakukan oleh ibunya. Meskipun Suho sudah melihat bagaimana rupa cantik gadis yang akan dijodohkan dengannya, namun itu takkan bisa merubah perasaannya pada Shin Ri. Bagi Suho, Shin Ri adalah segalanya. Pusat dunianya pada saat ini. Yah, lagipula Suho tahu bahwa Rachel juga terlihat sekali keberatan dengan perjodohan itu.

Tanpa sengaja Suho melihat sosok seorang gadis yang tak terasa asing baginya. Gadis itu sedang duduk sendirian di pojok café. Setelah yakin bahwa gadis yang dilihatnya itu adalah orang yang dikenalnya, Suho pun memutuskan untuk menghampiri gadis itu. “Aku kesana sebentar ya.” Ucapnya sembari menunjuk kearah meja yang ditempati oleh gadis itu. Shin Ri menatap kearah yang ditunjuk Suho. “Kenalanmu?” Tanyanya. Suho mengangguk.”Yah, bisa dibilang seperti itu. Aku takkan lama.”

Suho mengamati gadis itu. ‘Cantik, namun terkesan sangat dingin.’ Batin Suho.

Suho sudah sampai disamping gadis itu. Merasa akan adanya kehadiran seseorang disebelahnya membuat gadis itu menoleh. Ia menatap bingung kearah Suho, merasa tidak mengenal namja tampan itu.

“Kau Yoo Rachel?” Tanya Suho.

Rachel mengernyit heran. “Ne, nan Yoo Rachel. Nuguseyo?”

“Naneun Kim Suho imnida. Pria yang dijodohkan denganmu.”

 

 

-To Be Continued-

Penulis:

Just a simple girl who loves music, food and blue sky

10 tanggapan untuk “It’s Our Turn (Part 3)

  1. Akhirnyaaaaa, stelah sekian lama kluar jg part 3nya. :’)
    Pendek bgt eonn, kurang panjang nih. Tp aku suka bgt bgt bgt sama jalan ceritanya. Fighting !! Please . . . jgn lama-lama update nya. 😀

  2. Ah… makin suka sama ceritanya…
    aku harap young do sama rachel cepet-cepet saling suka … hehehe
    next part nya ditunggu 😀

  3. Maaf baru ninggalin jejak sekarang ..
    Keren aku suka berasa baca sinopsis the heirs season 2 ..
    Walaupun aku sukanya rachel sama hyo sin tapi sama young do juga cocok
    fighting authornim 😀

    1. Kyaaa~ makasih buat komennya 😀 hihi, seneng bgt deh klo ada yg suka sama cerita ini. Awalnya aku juga suka Rachel sama Hyo Shin, tp belakangan malah pengen bgt Rachel sama Young Do xD hoho

  4. omoooo ketemu sama suho, moga cepet jadian sama youngdo aja.. senyum2 sndiri thor baca waktu rachel liatin youngdo tidur hihihi 😀
    /lanjut baca part 4

  5. “gomawo oppa…”kyaaaaa sukaaaa cuma oppa eoh??kkk young do nungguen rachel bljr smpae ktdrn kyaaa sweetttt..ommo tu mereka ktmu bagaimanakah??apa rachel brbh fkrn?atau suho yg brbh fkrn?andweeeee..okeh next chap kkkkk…bgz bngt crta’a brhrb lbh ma hbngn rahcel young do ^^…fighting

  6. Kurang pjg mbaa , next chapternya dibikin pjg yaa…. Kira2 suho suka gak yaa sm rachel? Tp kan dia naksir minri … Ibunya rachel bakal bikin tindakan apa buat maksa rachel balik ke rmh?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s