Diposkan pada BrotherSister Couple, Chapters

It’s Our Turn (Part 5)

its-our-turn (1)

Author : Cho Haneul (Kyula88)
Title     : It’s Our Turn (Sequel from KDrama “The Heirs”
Genre  : Romance, Friendship, Drama
Type    : Chaptered
Poster From : http://kingdomfanfiction.wordpress.com/

Cast :
– Kim Ji Won as Yoo Rachel
– Kim Woo Bin as Choi Young Do
– Lee Minho as Kim Tan
– Park Shin Hye as Cha Eun Sang
– Krystal Jung as Lee Bona
– Kang Minhyuk as Yoon Chanyoung
– Park Hyun Shik as Joo Myung Soo
– Kim Suho as Kim Suho
– Doo Hwe Ji as Park Shin Rin

_______________________________

Heirs2

Rachel menepati janjinya. Gadis itu sekarang tengah menunggu kedatangan Kim Suho, namja yang dijodohkan dengannya. Esther sendiri yang mengantar anak gadisnya ke café tempat mereka berjanji untuk bertemu. Esther bahkan menolak untuk pergi sampai Suho datang. Ia ingin memastikan jika Rachel benar-benar akan bertemu dengan Suho.

“Annyeong haseyo, maaf aku terlambat.” Sapa Suho sembari membungkukkan badannya. Esther bangkit dari duduknya. Ia tersenyum ramah pada Suho. “Gwenchana. Terima kasih kau sudah mau datang. Kali ini kedatanganmu tidak sia-sia. Ini anakku, Yoo Rachel.” Esther mengenalkan Rachel pada Suho, tanpa tahu bahwa kedua remaja itu telah bertemu sebelumnya.

Baik Rachel maupun Suho bersikap selayaknya itu adalah pertemuan perdana mereka. Mereka saling menyapa dengan sopan.

“Baiklah, aku harus pergi sekarang. Kalian berdua bersenang-senanglah. Ini kesempatan bagus untuk saling mengenal satu sama lain. Jangan terlalu kaku, ara!” Esther tersenyum ramah.

Selepas kepergian Esther, Rachel dan Suho langsung menghela napas.

“Sepertinya kau tidak cerita bahwa kita sudah pernah bertemu sebelum ini.” Suho membuka suara.

“Lebih baik dia tidak tahu itu.”

Suho menatap Rachel sambil tersenyum, membuat gadis cantik bertubuh mungil itu mengernyit heran. “Aku sudah menemukan cara agar perjodohan ini lekas batal.” Ujar Suho.

tumblr_mo25m7e1lP1s7zpwso1_500

“Bagaimana?”

Suho tersenyum manis. “Kau harus membantuku agar bisa berpacaran dengan Shin Rin.”

Rachel menatap Suho datar. “Mwo? Apa aku tidak salah dengar? Bagaimana aku bisa membantumu sedangkan aku tidak mengenal gadis itu dan yang paling penting, aku tidak ingin ikut campur dalam masalah percintaanmu.” Ujar Rachel tegas.

Suho menyandarkan tubuhnya disandaran kursi. “Baiklah. Tidak apa-apa jika kau tidak ingin membantuku. Tapi persiapkan saja dirimu untuk pertunangan kita yang akan segera dilaksanakan.” Suho sengaja memancing Rachel.

Rachel terdiam. Gadis itu tidak ingin perjodohan itu tetap berlangsung. Akan tetapi bagaimana bisa ia membantu Suho dalam hal percintaan? Sedangkan dirinya sendiri sampai sekarang masih belum mengerti akan arti cinta yang sebenarnya. Yah, bisa dibilang ia salah seorang yang tidak berpengalaman dalam hal percintaan.

“Kau meminta tolong pada orang yang salah.” Ucap Rachel.

Suho menghela napas. “Aku yakin kau bisa membantuku. Kau seorang wanita. Dan bukankah wanita lebih peka dengan hal yang seperti ini?” Suho menatap Rachel penuh harap. Tampak sekali jika namja tampan itu menggantungkan harapannya pada Rachel. “Lagipula… em… bukankah kau pernah menjalin hubungan dengan seorang namja? Kim Tan.” Suho berkata dengan hati-hati.

Rachel diam. Gadis itu menghela napas dan kemudian menatap Suho dengan pandangan datar, membuat Suho agak merasa gugup. “Kurasa aku memang tidak punya pilihan lain. Beri aku waktu untuk memikirkan rencana yang pas.”

*****

 

_AT JEGUK HIGH SCHOOL, In The Class_

Sebenarnya kondisi Young Do masih belum pulih, namun pria itu terpaksa masuk sekolah karena hari ini adalah giliran kelompoknya yang akan berpresentasi. Napas Young Do masih terdengar berat dan tubuhnya masih panas. Eun Sang tidak dapat menyembunyikan kekhawatirannya. Berkali-kali ia spontan menunjukkan rasa khawatirnya, hingga tak ayal membuat Kim Tan merasa agak cemburu.

Rasa pusing sudah menguasai Young Do. Pria beralis unik itu merebahkan kepalanya diatas meja. Kepalanya menghadap kearah jendela. Suasana kelas yang kosong membuat Young Do memutuskan untuk tidur sejenak, berharap rasa pusing yang dideritanya akan hilang.

large

Rachel terdiam didepan pintu kelas, memperhatikan sosok Young Do yang tengah tertidur dimejanya. Dengan perlahan, Rachel berjalan menuju Young Do. Gadis itu duduk dibangku yang berada didepan meja Young Do. Dengan lembut Rachel mengelus kepala Young Do. Sentuhan Rachel membuat Young Do terjaga dari tidurnya.

“Ah, sister?”

“Badanmu masih panas. Seharusnya kau tidak perlu hadir hari ini. Dan apa kau ada meminum obatmu? Kenapa panasmu malah naik lagi, eo?”

“Molla.” Jawab Young Do singkat dan ia kembali merebahkan kepalanya diatas meja. Rachel memijit kepala Young Do. “Apa begini lebih baik?” Tanyanya pelan.

“Em. Jinjja joha.”

KLIK

10-f4833

Jo Myungsoo secara diam-diam membidik lensa kameranya kearah Rachel dan Young Do. Pria yang selalu riang itu tersenyum puas kala melihat hasil bidikannya yang memang selalu bagus. Myungsoo mengalihkan pandangannya kearah Rachel dan Young Do. Ia sempat kaget melihat betapa perhatiannya Rachel pada Young Do. Hal yang baru pertama kali dilihatnya secara langsung.

“Ah, pada akhirnya yang akan bersama bukannya orang tua mereka, keunde malah mereka sendiri.” Myungsoo menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Jo Myungsoo, sedang apa kau disini?”

“Eo, Cha Eun Sang. Nan… Andwae!” Myungsoo melarang Eun Sang yang akan berniat untuk masuk kedalam kelas. Eun Sang memandang heran kearah sahabat Young Do itu. “Ada apa? Aku harus mengambil bahan untuk siaran didalam.” Ujar Eun Sang.

“Kau pasti tidak ingin menganggu orang yang sedang pacaran, kan?”

Eun Sang mengernyit bingung. “Nugu?” Tanyanya penasaran. Gadis itu mengintip kedalam kelas dan seketika langsung terdiam. Eun Sang langsung menoleh kearah Myungsoo yang masih berdiri dibelakangnya. “I…itu Young Do dan Rachel, kan?” Tanya gadis itu.

Myungsoo mengangguk senang. “Eo. Siapa yang menyangka jika diam-diam mereka… hahaha…” Myungsoo merasa girang. Eun Sang ikut-ikutan merasa girang, meskipun rasa kaget masih mendominasi dirinya.

“Aigoo… ini benar-benar diluar dugaan. Tapi aku turut senang.” Ujar Eun Sang sembari tersenyum manis.

“Ara ara! Aku juga senang!”

Myungsoo dan Eun Sang meloncat-loncat sembari berpegangan tangan, layaknya bocah TK yang sedang bermain. Mereka bersorak-sorak gembira tanpa suara. Melihat Rachel dan Young Do membawa kesenangan tersendiri bagi mereka berdua. Myungsoo yang senang bahwa Young Do sudah memiliki kekasih, dan Eun Sang yang senang dengan kenyataan bahwa Young Do telah berhasil melupakannya dengan mencintai gadis lain.

“Yak Yak! Apa yang kalian lakukan, eo? Yak Jo Myungsoo siapa yang mengizinkanmu untuk memegang tangan yeojaku, eo?!” Seru Kim Tan sambil melotot kesal.

“Sssshhh!” Eun Sang dan Myungsoo serentak menyuruh Kim Tan untuk diam.

*****

 

_AT SHINHWA High School_

“Wah, Yoo Rachel? Nuguya? Aku pikir kau masih setia menunggu Park Shin Ri.” Ujar Baekhyun. Pria itu kemudian duduk tepat disebelah Suho. Suho menoleh sekilas, sebelum kembali dengan kesibukannya ber-chat ria dengan Rachel.

“Aku memang masih setia pada Shin Rin. Dia Yoo Rachel, gadis yang dijodohkan denganku.”

“Woah, jinjja?! Kupikir ia tidak ingin bertemu denganmu.” BaekHyun terlihat antusias. “Apakah dia secantik yang dikatakan orang tuamu?” Tanyanya lagi.

“Kami tidak sengaja bertemu beberapa hari yang lalu, dan yah, dia cantik. Sangat cantik. Tapi tetap tidak akan mengalahkan kecantikan Shin Ri.” Suho tersenyum ketika mengatakannya, membuat BaekHyun memasang ekspresi ingin muntah.

“Dasar namja yang sedang kasmaran!” Ejeknya. Namun kemudian BaekHyun menatap Suho dengan penuh minat. “Yak, kau bilang dia cantik kan? Em… aku punya ide bagus. Bagaimana jika kau menjodohkanku dengan Rachel? Toh tidak akan ada ruginya untukmu.”

Suho menatap datar kearah BaekHyun, dan sedetik kemudian tawa pria tampan itu meledak. “Yak! Pria yang tampan sepertiku saja ditolaknya, apalagi yang model sepertimu, eo.” Suho menatap BaekHyun dengan tatapan mengejek. BaekHyun langsung menjitak kepalanya Suho. “Yak! Jaga bicaramu babo!” Serunya kesal.

“Hahaha mian. Keunde, aku bicara fakta. Kau sama sekali bukan tipe Yoo Rachel.”

“Yak!”

4ec02f014a74935169c019f49ea5f23e1305578226_full

“Yoo Rachel nugu?” Sebuah suara gadis menginterupsi perdebatan bodoh diantara dua sahabat itu. Suho langsung gelagapan begitu tahu bahwa orang itu adalah Shin Ri. “Siapa Yoo Rachel itu? Sepertinya kalian sedang memperebutkan dia.” Ucap Shin Rin sembari terkekeh kecil.

BaekHyun melirik sekilas kearah Suho. Seperti biasa, namja tampan itu mendadak selalu menjadi cengo saat berhadapan dengan Shin Ri. BaekHyun tersenyum mengejek. Dia kemudian menatap Shin Rin. “Ah, dia gadis yang dijodohkan dengan Suho.”

“YAK!” Suho berusaha menutup mulut BaekHyun.

“Ah, jinjja? Kau dijodohkan? Ya! Kenapa tidak pernah cerita padaku, eo?” Shin Rin mengerucutkan bibirnya. Suho tersenyum kecil padanya. “Eung… ini bukan hal yang terlalu penting. Lagipula… em… aku tidak menyukai gadis itu.”

“Shin Rin-ah, apa kau tidak apa-apa jika Suho dijodohkan?” Tanya BaekHyun asal yang langsung dihadiahi tatapan kesal dari Suho. BaekHyun hanya tersenyum bocah. Shin Rin mengerutkan dahinya. “Eh? Pertanyaanmu aneh. Tentu saja aku takkan apa-apa. Aku malah senang mendengarnya. Ah, akhirnya uri Suho akan punya pacar juga.”

Suho hanya bisa menelan ludahnya dengan susah payah. Pernyataan Shin Rin benar-benar menegaskan bagaimana perasaan gadis itu padanya. Shin Rin hanya menganggapnya sebagai teman, tidak lebih. Dan jujur saja, fakta itu membuat Suho sakit hati. Padahal ia sudah bersiap akan menerima ekspresi cemburu dari Shin Rin. Namun… aish, bukan ekspresi ini yang diinginkannya!

BaekHyun nyaris menyemburkan tawanya. Disatu sisi ia merasa kasihan pada Suho, namun disatu sisi ia merasa ini cukup lucu. Sebab seorang Kim Suho yang biasanya dikejar-kejar oleh para gadis, namun kali ini secara tidak langsung telah ditolak oleh gadis yang disukainya.

“Perkenalkan aku pada Yoo Rachel ya!” Pinta Shin Rin sambil tersenyum senang.

ulzzang_do_hwe_ji_20100830_1554212062

*****

 

dignity-Kim Woo Bin

Wajah Young Do terlihat suram. Kedua matanya masih terpaku menatap Rachel yang sedari tadi sibuk dengan ponselnya. Fakta yang membuat Young Do kesal adalah karena Rachel mengacuhkannya demi ber-SMS ria dengan Kim Suho, pria yang dijodohkan dengannya.

“Yak Yoo Rachel! Aku ada disini!” Young Do mengibaskan tangannya dihadapan wajah Rachel. Namun Rachel tidak memberikan respon yang berarti. Gadis itu masih terfokus pada layar ponselnya. Kesabaran Young Do yang sangat terbatas itupun akhirnya habis. Dengan sekali sentakan, ponsel Rachel telah berpindah tangan.

“Young Do-ya!” Seru Rachel seraya berusaha untuk menggapai ponselnya kembali.

“Yak sister! Tega sekali kau mengabaikanku hanya demi membalas pesan tidak penting dari bocah itu. Dan…” Young Do melihat isi percakapan antara Rachel dan Suho. “Ige mwoya?! Namja macam apa yang tidak tahu cara mendekati gadis yang disukainya, eo?” Cibir Young Do begitu mengetahui isi pesan tersebut.

Rachel kembali berusaha merebut ponselnya, dan kali ini ia berhasil. Rachel memandang Young Do. “Setahuku kau juga tidak lebih baik dari Suho. Kau bahkan telah berhasil membuat gadis yang kau sukai takut dan menjauh darimu.”

SKAK MAT!

Ucapan Rachel membuat Young Do terdiam membisu. Pria itu langsung gelagapan untuk membalas perkataan Rachel. “Ta… tapi setidaknya aku bukan pengecut.” Young Do  tetap tak ingin kalah telak.

“Dasar!”

“Yak sister! Kenapa kau jadi membela namja itu, eo? Seharusnya kau membela oppamu ini. Lagipula apa yang kukatakan itu memang benar kok.”

“Sudahlah, tidak perlu menghina Suho.”

“Hey hey, apa kau meragukan aku dalam hal menaklukan gadis, eo?”

Tidak mendapat tanggapan dari Rachel membuat Young Do merasa semakin kesal. “Ara, akan kubuktikan sekarang.”

Rachel menoleh menatap Young Do ketika ia merasa mata tajam namja itu tengah menatapnya. Rachel terdiam ketika manik matanya menatap manik mata Young Do. Ada sensasi yang tidak biasa muncul didalam dirinya. Entah mengapa jantung Rachel jadi berdetak lebih cepat daripada sebelumnya. Mendadak ia juga menjadi gugup. Kedua insan itu terdiam, masih dengan saling bertatapan secara intens. Kini tatapan Young Do beralih kearah bibir kecil Rachel, dan tanpa sadar namja itu mendekatkan wajahnya…. Semakin dekat… semakin dekat… hingga…

“Yak! Kenapa wajahmu jadi tersipu begitu, eo?” Young Do terkekeh geli melihat wajah Rachel yang sudah tersipu malu. Rachel langsung salah tingkah dan bergegas menampakkan wajah dinginnya yang khas.

“Tutup mulutmu itu!” Ujar Rachel ketus dan kemudian gadis itu mengemas barang-barangnya dan langsung bergegas keluar dari dalam kelas. Young Do masih tertawa geli mengingat ekspresi wajah Rachel yang menurutnya sangat menggemaskan itu.

Bibir kecilnya yang berwarna pink…

PLAK!

Young Do menampar wajahnya sendiri. ‘Apa yang sedang kau pikirkan Choi Young Do! Hapus pikiran aneh itu dari dalam otakmu!’

 

*****

 

Rachel terdiam didepan lobby gedung sekolahnya. Hujan deras tengah mengguyur kota Seoul, sehingga menambah rasa dingin yang cukup menusuk kulit. Rachel memeluk tubuhnya. Gadis itu hanya mengenakan jas sekolahnya tanpa ada tambahan jas lain. Rachel memandang kosong kearah hujan. Sekolah sudah sepi sebab waktu pulang sudah lewat satu jam yang lalu. Hanya tinggal segelintir murid disana. Rachel tidak terlalu mempedulikan mereka.

Tanpa sadar tangan Rachel terjulur kedepan, menampung jatuhan air hujan. Terasa dingin menusuk, namun Rachel menyukainya. Ia suka dengan sensasi dingin yang dirasakannya.

“Kau belum pulang?” Sebuah suara menginterupsi kegiatan Rachel. Gadis itu menoleh dan mendapati Kim Tan tengah berdiri disebelahnya.

“Seperti yang kau lihat, aku masih disini.” Jawab Rachel sekedarnya.

“Menunggu Young Do?”

“Ani. Kenapa mendadak peduli padaku?” Tanya Rachel terus terang. Kim Tan diam. Pria itu memandanga Rachel. Ada banyak hal yang ingin dikatakannya. Terlalu banyak hingga ia sulit untuk memulainya.

Kim Tan menghela napas. “Aku peduli karena kau adalah temanku.”

“Ah, ternyata kau masih menganggapku sebagai seorang teman.”

“Yoo Rachel. Kau adalah teman terbaik yang pernah kumiliki. Bisakah kita melupakan semuanya dan membuka lembaran baru?” Kim Tan menatap Rachel. Tersirat sebuah harapan disana. Rachel memandang kosong kearah hujan. “Apakah masih bisa seperti dulu?” gumamnya lirih, nyaris tak terdengar.

21-Kim-Ji-Won-The-Heirs-Korean-Drama-Fashion

Rachel menoleh kearah Kim Tan dan memandang namja itu. “Naneun, neoneun, geurigo Choi Young Do… kita semua sudah berbeda. Kita tidak bisa kembali seperti dulu seakan tidak pernah terjadi apa-apa.” Rachel menghela napas. Dan ketika gadis itu akan beranjak dari tempatnya, suara Kim Tan menghentikan langkahnya.

“Kita memang tidak bisa kembali seperti dulu dan bersikap seakan tidak pernah terjadi sesuatu diantara kita. Keunde, kita masih bisa memperbaikinya dan mengulang semuanya dari awal…”

Choi Young Do  yang sedari tadi tanpa sengaja mendengar pembicaraan diantara Kim Tan dan Rachel hanya dapat terdiam membisu. “Mengulang semuanya dari awal…” Namja itu mengulang perkataan Kim Tan beberapa detik yang lalu. Kilasan demi kilasan akan kenangan persahabatan mereka terlintas dalam pikiran Young Do.  Ketika dirinya masih bersahabat baik dengan Kim Tan sebelum akhirnya mereka menjauh hanya karena Young Do merasa malu akan keadaan keluarganya yang hancur berantakan  dan kenyataan bahwa Kim Tan adalah anak hasil hubungan gelap dari Tuan Cho dan sekretarisnya. Dan kemudian hubungannya dan Rachel yang sempat mendingin semenjak Rachel dijodohkan dengan Kim Tan. Sebab kala itu Young Do berpikir bahwa semua orang yang berhubungan dengan Kim Tan layak dan patut untuk dijauhinya.

“Namja babo… semuanya tidak akan bisa kembali seperti dulu…” Gumam Young Do sebelum ia kemudian beranjak pergi dari sana.

*****

Rachel merasa bodoh. Tidak seharusnya ia mengiyakan ajakan Suho untuk pergi ke pesta temannya. Kini ia menjadi pusat perhatian karena berjalan bersama namja favorit di Shinhwa High School. Jujur saja, Rachel sudah muak disangkut pautkan dengan namja-namja populer.

“Aku pasti sudah gila karena melakukan ini.” Gumam Rachel.

“Tidak ada salahnya membantu teman.” Balas Suho.

Suho mengedarkan pandangannya guna untuk mencari keberadaan Shin Rin. Ia ingin mengenalkan Rachel pada Shin Rin dan tujuan utamanya adalah untuk membuat gadis itu cemburu meskipun kemungkinannya sangat kecil.

“Suho?”

Pucuk dicinta ulam pun tiba, gadis yang sedari tadi dicarinya kini tengah berada dihadapannya. Shin Rin terlihat cantik dengan dress pink yang memberikan kesan feminine dan seksi pada dirinya itu. Membuat Suho lagi-lagi sulit untuk bernapas. Rachel sudah bisa menebak bahwa gadis yang dihadapannya itu adalah Shin Rin.

“Wah, kau pasti Yoo Rachel ya. Ah, kau cantik sekali. Kalian serasi.”

‘MWOYA?!!!’ Jerit Suho dalam hati. Rasanya namja itu ingin terjun bebas dari lantai 10.

“Annyeong Yoo Rachel, perkenalkan aku Park Shin Rin, teman baik Suho di sekolah. Aku jamin kau tidak akan menyesal berpacaran dengan Suho. Dia ini namja baik-baik loh, yah walaupun dia ini tidak terlalu berpengalaman dalam hal percintaan, keunde….”

Rachel menoleh kearah Suho yang sudah terlihat frustasi, sedangkan Shin Rin masih asyik mempromosikan sahabatnya itu. Rachel mendesah dalam hati. ‘Ini akan menjadi hal yang sulit.’

-To Be Continued-

Penulis:

Just a simple girl who loves music, food and blue sky

10 tanggapan untuk “It’s Our Turn (Part 5)

  1. Suka sama moment Young Do-Rachel, pasti slalu sweet. ^^
    Hihi, Young Do udh mulai dicuekin Rachel gara-gara Suho. Bikin Young Do lebih cemburu lg sama kedeketan nya Rachel-Suho yaa eon. Cemburu tanda cinta. Wkwkwk
    Lanjuuutkan eon, ditunggu next part nyaa. 😀

    1. Haha 😀 gomawo buat komennya. Sebenarnya rada aneh sih pas aku nulis momen romantis mereka. soalnya karakter mereka emang jauh dr kata romantis haha 😀

  2. Young Do nya jahil ih… tapi nggak papa , aku suka pas ngusilin Rachel pura-pura mau nyium 😀
    ditunggu lanjutan nya 😀 semangat !!!

    1. Haha, bukan Young Do namanya klo ngga jahil 😀 sebenarnya sih niatnya pengen kisseu beneran, tapi jangan ah! hihi, jdnya cuma ngerjain doang deh xD gomawo buat komennya! ❤

  3. kkkkkk sumpah demi apa ngebayangen myungsoo ma eunsang bkin ngakak kkkkk mereka berfangril ria kkkkk cieeee oppa kau cmburu dg sistermu eoh?kkkk…yakkk tu knpa kagak jd momen’a dh sweet gtu #plakkk kkkkk.mkn ksni mkn mnrk chingu pa rencna suho brhsl???nexttttttt fightinggggg

  4. Wkakakak,aku salah nulis lgii dicomment sblmnya. Shinrin yaa yg bener.
    Kl jd doyoung dan rachel tentu sulit utk berteman dg kimtan maupun eunsang tanpa mengingat masa lalu. Bagaimanapun mereka pernah mencintai dan patah hati ,sakit hati yaa iyalahh 😅😅
    Smg doyoung dan rachel cpt menyadari perasaan mereka masing2, aku pgn mereka bisa bahagia dan melupakan sakit hati mereka.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s