Diposkan pada Uncategorized

Can I Love You (Part 7)

1403623943283

Author : Cho Haneul 
Title      : Can I Love You?
Type     : Chaptered
Genre  : Romance, Drama

POSTER FROM MY DONGSAENG 

Cast :
– Park Jiyeon
– Cho Kyuhyun
– Victoria Song
– Lee Hyukjae

________________________________________________

Warning! Ada sedikit adegan NC di pertengahan. Tapi ngga smpe parah bgt kok. Cuma sekedar warning aja haha 😀

 

Jiyeon menatap pantulan wajahnya di cermin. Kedua tangannya dengan iseng mencubit-cubit kedua pipinya sampai memerah. “Sakit…” Rintih Jiyeon sembari mengelus kedua pipinya, namun sedetik kemudian, ringisan sakit dibibir Jiyeon berubah menjadi senyuman sumringah. Gadis itu memutar kembali ingatan semalam, saat Kyuhyun dengan lembut dan penuh kasih mengecup dahinya. Sumpah, demi apapun, Jiyeon sama sekali tidak menyangka bahwa Kyuhyun akan menciumnya. Perasaan gembira membuncah dihatinya.

“Apa ini bisa dikatakan sebagai pertanda baik?” Gumamnya pada diri sendiri sambil tersenyum-senyum.

Jiyeon melangkah keluar dari dalam kamar mandi. Matanya langsung tertuju pada sosok Kyuhyun yang masih tertidur pulas diatas ranjang. Gadis itu menatap penuh kasih pada suaminya itu. Dengan perlahan Jiyeon duduk ditepi ranjang. Tangan gadis itu terjulur, dan dengan lembut ia membelai kepala Kyuhyun. Kyuhyun mengeliat akibat sentuhan tangan Jiyeon yang lembut.

“Gwiyowo…” Ucap Jiyeon gemas saat melihat wajah tidur Kyuhyun yang terlihat begitu damai. Melihat wajah Kyuhyun yang begitu tenang, membuat Jiyeon sangat ingin mengecup pipi namja yang telah menjadi suami itu. Jiyeon menggigit bibirnya, merasa ragu. Punya nyalikah ia untuk mengecup pipi suaminya itu?

Dengan membulatkan tekadnya, Jiyeon mendekatkan wajahnya ke wajah Kyuhyun. Semakin dekat dan dekat, hingga bibir pink Jiyeon menyentuh pipi Kyuhyun. Ciuman itu begitu lembut dan sarat akan rasa cinta dan sayang. Tidak sedikitpun ada nafsu terselip disana. Jiyeon menjauhkan bibirnya dan betapa terkejutnya gadis itu saat mendapati Kyuhyun yang tengah menatapnya intens.

“Oppa…” Ucap Jiyeon dengan gugup. Dalam hati ia merutuki dirinya yang tidak bisa menahan keinginannya untuk mencium Kyuhyun. Jiyeon menunduk malu. Ia berpikir pasti Kyuhyun kini menganggapnya sebagai gadis yang agresif. Jiyeon takut jika Kyuhyun tidak menyukai tindakannya tadi.

“Ak..aku… selamat pagi… em, aku akan menyiapkan sarapan.” Jiyeon bangkit berdiri, namun dengan sigap Kyuhyun menarik lengan Jiyeon hingga gadis itu terjatuh tepat diatas tubuhnya. Mata Jiyeon berkedap-kedip, berusaha mencerna bahwa ia sedang tidak bermimpi. Ia memang sedang berada diatas tubuh Kyuhyun dengan sebelah lengan namja itu yang merengkuh pinggangnya. “Op..oppa…”

Jantung Jiyeon nyaris melompat keluar dari rongga dadanya saat dengan lembut Kyuhyun mengecup bibirnya. Kyuhyun menatap Jiyeon dalam, menelisik kedalam kedua bola mata istrinya tersebut. Kedua pipi Jiyeon bersemu merah. Tidak usah ditanya bagaimana suasana hatinya saat ini. Tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Bibir tebal Kyuhyun kembali mendarat dibibir Jiyeon. Kali ini tak hanya sekedar kecupan. Dengan penuh kelembutan Kyuhyun melumat bibir Jiyeon. Tanpa sadar Jiyeon memejamkan kedua matanya. Seulas senyuman terbit dibibir Kyuhyun. Yah, sekarang ia yakin dengan perasaannya. Ia memang mulai menyukai Jiyeon.

 

 

*****

 

 

Suasana tegang dan canggung masih terjadi diantara Kyuhyun dan Victoria. Kyuhyun cukup professional dalam menyingkapi permasalahannya dengan Victoria. Ia tidak ingin mencampur adukkan permasalahan pribadi dengan pekerjaan. Hyukjae turut merasakan aura berbeda diantara kedua orang tersebut, namun dengan melihat ekspresi Kyuhyun yang begitu dingin dan tegang kala berhadapan dengan Victoria, membuat Hyukjae mengurungkan niatnya untuk bertanya dan memilih untuk menutup mulutnya rapat-rapat.

“Kyu, aku ingin bicara.” Ujar Victoria saat mereka baru saja selesai memantau pembangunan resort. Victoria menatap Kyuhyun dengan tatapan penuh harap. Hyukjae menatap keduanya dengan alis yang terangkat. “Baiklah Kyu, aku akan kembali duluan ke hotel. Sampai bertemu nanti.” Hyukjae menepuk bahu Kyuhyun sekilas sebelum beranjak pergi.

“Mau bicara apa?” Tanya Kyuhyun to the point dengan nada yang sedingin es.

Victoria tersenyum manis. “Kita berbicara sambil makan siang saja.” Wanita itu sudah akan menggandeng lengan Kyuhyun, akan tetapi sebelum ia meraih lengan Kyuhyun, namja itu sudah lebih dulu melakukan penolakan. “Langsung bicara saja. Aku tidak bisa berlama-lama. Jiyeon sedang menungguku.” Kyuhyun menatap Victoria tajam.

“Jeongmal mianhe… aku menyesal atas kejadian kemarin. Aku… aku hanya…” Victoria tidak dapat melanjutkan perkataannya. Rasa sakit itu kembali datang menggerogoti hatinya. Rasa sakit karena cintanya yang selalu ditolak mentah-mentah oleh Kyuhyun.

“Kau gadis baik Vic. Aku yakin kau akan menemukan pria yang tepat untukmu, keunde geu namja neun naega aniya. Aku sudah memiliki istri.” Setelah berkata demikian Kyuhyun beranjak pergi meninggalkan Victoria yang masih berdiri diam melihat kepergian Kyuhyun dengan nanar.

 

*****

 

 

Kyuhyun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang membelah jalanan Jeju yang begitu lapang. Jiyeon duduk disamping namja itu dengan tenang sambil sesekali melirik kearah suaminya itu. Wajah Jiyeon bersemu merah saat mengingat kejadian pagi ini, saat dengan mesra Kyuhyun menciumnya. Mereka bahkan nyaris melakukan ‘itu’ jika saja Kyuhyun tidak kembali ke akal sehatnya dan memutuskan untuk menghentikan kegiatan mereka tersebut. Sebenarnya Jiyeon agak sedikit kecewa, namun gadis itu mencoba untuk berpikir positif. Mungkin saja Kyuhyun belum siap. Lagipula ia masih kuliah. Jiyeon pun merasa tak yakin jika ia akan siap melakukan hal yang lumrah dilakukan oleh suami-istri tersebut.

“Ada apa?”

“Eh?” Jiyeon menoleh begitu mendengar suara Kyuhyun. Gadis itu tersenyum manis sembari menggeleng. “Aniya. Em, kita akan pergi kemana?” Jiyeon mengalihkan percakapan mereka.

“Sebuah tempat. Kau akan suka.” Jawab Kyuhyun singkat. Jiyeon tak bertanya lebih lanjut. Ia sudah terlalu hafal dengan sikap Kyuhyun. Pria itu memang tidak terlalu banyak bicara. Yah, kontras sekali dengan dirinya yang memang hobi berbicara.

 

__________________________________

 

Jiyeon menatap takjub pada pemandangan yang terhampar secara gratis didepan matanya. Dari tempatnya berpijak sekarang, ia dapat dengan leluasa memandangi lautan Jeju yang begitu luas serta indah, begitu pula dengan pegunungan yang mengelilinginya. Begitu indahnya sampai Jiyeon tidak sanggup untuk berkata-kata.

Diam-diam Kyuhyun mengamati ekspresi yang terpatri di wajah istrinya. Hati Kyuhyun menghangat saat melihat wajah sumringah Jiyeon. Bahkan tanpa dapat dikontrolnya, ia pun ikut tersenyum kala melihat wajah bahagia istrinya itu.

“Terima kasih sudah mengajakku kesini. Ini sungguh indah! Neomu joahe.” Ujar Jiyeon sembari tersenyum manis. Tangan Kyuhyun terjulur dan mengusap kepala Jiyeon lembut. “Aku menemukan tempat ini tanpa sengaja. Kau satu-satunya orang yang pernah kuajak kesini.”

Jiyeon tidak dapat menyembunyikan perasaan bahagianya kala mendengar bahwa ia adalah satu-satunya orang yang pernah dibawa Kyuhyun ke tempat ini. Bukankah ini berarti bahwa ia adalah orang yang special bagi namja itu?

 

 

*****

 

 

Victoria menggenggam botol kecil yang ada ditangannya dengan erat. “Maaf jika aku harus melakukan cara seperti ini…”

Bunyi bel terdengar. Victoria meletakkan botol kecil yang tadi pegangnya keatas meja. Dengan santai wanita cantik itu melenggang menuju pintu kamar hotelnya. “Annyeong.” Sapanya ramah. Kyuhyun hanya menatapnya datar. “Masuklah.” Ajak Victoria lagi.

Kyuhyun berjalan memasuki kamar Victoria, namun langkah namja itu terhenti saat ia mendapati ruang tamu di kamar itu kosong. Kyuhyun menoleh menatap Victoria tajam. “Dimana tuan Xing?”

“Tenang Kyu, tuan Xing akan tiba disini sebentar lagi. Aku sudah menghubunginya.” Jawab Victoria. Wanita itu menghilang sejenak menuju dapur, dan tak lama ia sudah kembali dengan membawa dua buah gelas berisi red wine ditangannya. Satu gelas ia serahkan pada Kyuhyun. “Minumlah. Yah, hitung-hitung bersantai sambil menunggu tuan Xing. Ini red wine kesukaanmu.”

Kyuhyun mengambil gelas yang disodorkan padanya. Tanpa ragu namja itu menyesap red wine-nya. Victoria turut menyesap red wine miliknya. Wanita itu mengambil tempat disebelah Kyuhyun, namun tak berani terlalu dekat. Ia takut Kyuhyun akan kembali mengamuk.

Lima belas menit berlalu, namun masih tidak ada tanda-tanda akan kedatangan dari tuan Xing. Kyuhyun menjadi resah. Pasalnya namja itu merasakan sesuatu hal yang aneh sedang terjadi pada dirinya, lebih tepatnya pada tubuhnya. Sedari tadi tak henti-hentinya Kyuhyun mengusap keringat yang membasahi wajahnya. Wajah Kyuhyun memerah. Ia merasa begitu kepanasan dan bergairah. Victoria yang melihat gelagat Kyuhyun, tersenyum samar. Dengan perlahan wanita itu menggeser posisinya hingga ia berdekatan dengan Kyuhyun, nyaris bersentuhan.

“Kau kenapa Kyuhyun-ah? Kau sakit?” Victoria menyentuh dahi Kyuhyun, dan kemudian mengelus wajah namja itu. Napas Kyuhyun tercekat. Sentuhan Victoria terasa begitu menggairahkan untuknya hingga ia merasa ingin menyentuh gadis itu.

“Kyu?”

“Argh!” Desah Kyuhyun saat tangan wanita itu bermain di pahanya. Masih dengan akal sehat yang ada dikepalanya, Kyuhyun bangkit berdiri. “Menjauh dariku!” Seru Kyuhyun dengan napas yang terengah-engah. Bukannya menjauh, Victoria justru semakin mendekat. Wanita itu membuka blazer merah dan tank top yang melekat ditubuhnya hingga hanya meninggalkan sebuah bra. Tak cukup sampai disitu, wanita itu juga melepas roknya hingga hanya meninggalkan pakaian dalam yang hanya menutup area sensitifnya. Kyuhyun menelan salivanya dengan susah payah. Ini gila!

Tanpa membuang-buang waktu, Kyuhyun memutuskan untuk meninggalkan kamar tersebut sebelum ia hilang kendali. Ia baru sadar jika Victoria telah memasukkan obat perangsang kedalam minumannya. Kyuhyun benar-benar merutuk wanita itu. Benar-benar menjijikkan!

GREP

Tubuh Kyuhyun tersentak saat Victoria memeluknya dari belakang. Begitu dekatnya tubuh mereka sampai Kyuhyun dapat merasakan dada wanita itu yang menghimpit punggungnya. Kyuhyun menjadi semakin hilang kendali. Dengan kasar dihentaknya tangan Victoria. “Lepaskan aku brengsek! Kau benar-benar hina sampai nekad melakukan ini. Benar-benar menjijikkan!”

“Terserah kau mau menyebutku apa. Tapi saat ini, hanya aku yang bisa menolongmu. Hanya aku…” Bisik Victoria dengan nada yang sensual. Tanpa dapat Kyuhyun cegah, wanita itu menyentuh dan meremas bagian sensitive Kyuhyun, membuat Kyuhyun kembali mendesah tersiksa.

PLAK!

Pipi Victoria terasa panas. “Kyu…” Victoria tergagap, masih tidak percaya bahwa Kyuhyun baru saja menamparnya.

Kyuhyun menatap Victoria berang. “Aku tidak pernah berpikir bahwa aku akan menampar seorang wanita. Tapi tampaknya kau adalah pengecualian. Neo yeoja aniya! Kau adalah setan!” Ujar Kyuhyun dengan amarah yang tergambar jelas diwajahnya. Dengan langkah besar-besar Kyuhyun meninggalkan kamar Victoria, meninggalkan wanita yang tengah menangis tersedu-sedu itu.

 

 

*****

 

 

“Shit! Shit!” Kyuhyun tidak henti-hentinya mengumpat. Pria itu berjalan modar mandir didalam kamar hotel yang ia tempati bersama Jiyeon. Kyuhyun benar-benar tersiksa dengan keadaannya yang seperti ini. “Berapa banyak dosis yang ia masukkan kedalam minumanku?” Kyuhyun kembali mengelap wajahnya yang berkeringat. Dengan tak sabar ia membuka jas dan kemeja putih miliknya. Obat itu benar-benar memberikan reaksi yang dahsyat bagi Kyuhyun. Ia bahkan dapat merasakan bagian sensitifnya yang sudah ereksi dan terasa ngilu. Kepala Kyuhyun pusing. Ia benar-benar tidak tahu harus bagaimana menyalurkan gairahnya itu.

“Ah oppa, kau sudah kembali. Kenapa…” Ucapa Jiyeon terhenti saat melihat keadaan Kyuhyun yang begitu berantakan. Ini memang bukan pertama kalinya ia melihat suaminya itu topless. “Oppa kau kenapa?” Jiyeon mengernyit bingung melihat Kyuhyun yang tampak begitu tersiksa dengan napas yang sudah terengah-engah dan wajah yang memerah.

“Aku… aku…”

Mata Jiyeon terbelalak kaget saat tanpa sengaja ia melihat area sensitive Kyuhyun yang sudah ereksi. Wajah Kyuhyun memerah menahan malu. Ia merasa sudah tidak mempunyai harga diri lagi. “Victoria memasukkan obat perangsang kedalam minumanku.” Kyuhyun terpaksa menjelaskan. Ia tidak ingin Jiyeon jadi salah paham padanya.

“MWORAGO?!” Pekik Jiyeon histeris. “Aish, wanita macam apa yang melakukan hal seperti itu!” Geram Jiyeon. Gadis itu jadi iba pada kondisi Kyuhyun. Meskipun ia awam dalam hal seperti ini, namun ia tahu bahwa menahan gairah itu bukanlah perkara mudah. “Oppa gwenchana?” Tanya Jiyeon ragu-ragu. Ia tidak tahu harus melakukan apa dalam kondisi seperti ini. “Apa aku harus…”

“Aku bisa mengatasi ini sendiri.” Ucap Kyuhyun cepat, dan kemudian segera menuju kamar mandi. Jiyeon tampaknya sadar dengan maksud Kyuhyun. Ia tak mungkin membiarkan suaminya melepaskan hasratnya seorang diri. Bukankah itu merupakan kewajiban seorang istri?

‘Apakah ini saatnya?’ Batin Jiyeon gugup. Gadis itu meremas kedua tangannya. Dengan perlahan ia berjalan mendekati Kyuhyun. “Aku… aku akan membantumu…” Ucapnya lirih.

 

 

*****

 

 

Hujan deras mengguyur pulau Jeju, membuat suasana malam menjadi semakin dingin. Jam sudah menunjukkan pukul 2 pagi. Disaat semua orang sudah terlelap nyaman di ranjang mereka, Jiyeon justru masih terjaga di ranjangnya. Gadis itu meremas selimut putih yang menutupi tubuh polosnya bersama Kyuhyun. Yah, pada akhirnya mereka melakukan ‘itu’, hal yang seharusnya sudah dari awal mereka lakukan.

Jiyeon menoleh kearah Kyuhyun. Seulas senyum menghiasi wajah cantik wanita itu kala ia menatap wajah tidur suaminya. Jiyeon memeluk tubuh Kyuhyun, meletakkan kepalanya didada bidang Kyuhyun namja itu. Sebelah tangannya melingkari pinggang Kyuhyun. “Saranghae…” Bisik Jiyeon.

 

*****

 

Kyuhyun menjabat tangan tuan Xing. “Senang bekerja sama denganmu Kyuhyun-ssi.” Ucap tuan Xing dengan bahasa Korea-nya yang cukup bagus. “Sama-sama tuan Xing. Sampai bertemu lagi.” Kyuhyun membungkuk sopan kepada tuan Xing dan istrinya.

Pekerjaan mereka selesai, maka dari itu tuan Xing dan istrinya akan kembali ke Cina, sedangkan Kyuhyun, Hyukjae dan Jiyeon akan kembali ke Seoul. Victoria? Tidak ada yang tahu pastinya kemana gerangan wanita itu. Pagi tadi asisten Victoria hanya mengatakan bahwa Victoria ada urusan penting hingga terpaksa harus meninggalkan acara sarapan bersama. Kyuhyun tidak heran jika wanita itu menghilang. Ia justru akan heran jika Victoria masih berani menampakkan wajah setelah kejadian memalukan kemarin.

“Barang-barang kalian sudah dimasukkan kedalam mobil.” Ucap Hyukjae.

“Aku ke toilet dulu ya oppa.” Pamit Jiyeon yang dibalas dengan anggukan oleh Kyuhyun. Selepas Jiyeon pergi, Hyukjae menatap Kyuhyun penuh minat sambil tersenyum-senyum menampakkan gusinya. Kyuhyun mengernyitkan dahinya. “Wae?” Tanya Kyuhyun.

“Kalian sudah melakukannya ya.” Tebak Hyukjae yang sukses membuat tubuh Kyuhyun menegang. “Sok tahu!” Ujar Kyuhyun.

Hyukjae tertawa. “Bukan sok tahu, tapi aku memang tahu.” Hyukjae agak menarik kerah baju Kyuhyun hingga sedikit menampakkan bahu Kyuhyun yang putih. “Ini buktinya.” Hyukjae menunjukkan bekas kissmark yang tercetak jelas disana. Mata Kyuhyun melotot kaget. Dengan segera ia kembali membenarkan letak kerah bajunya. Sikap panic Kyuhyun mengundang tawa dari Hyukjae. “Aku juga menemukan tanda yang sama di leher Jiyeon. Ah, akhirnya kalian melakukannya juga. Bagaimana, enak kan? Sudah kuduga bahwa keputusan membawa Jiyeon pergi bersama merupakan keputusan yang amat tepat.” Seru Hyukjae sembari menepuk-nepuk bahu Kyuhyun. “Aku bangga padamu sobat!”

“Aish, apa-apaan kau!” Gerutu Kyuhyun sebal, mungkin malu lebih tepatnya. Pria berpostur tinggi itu melangkah pergi meninggalkan sahabatnya yang malah asyik tertawa menggodanya.

 

 

*****

 

 

Jiyeon yang baru keluar dari toilet tanpa sengaja melihat Victoria yang baru akan masuk ke lift. Dengan segera Jiyeon berlari mengejar wanita itu. Ditahannya lengan Victoria, membuat gadis berambut coklat terang itu menatap Jiyeon dingin.

“Ada apa?” Tanya Victoria sinis.

Jiyeon tersenyum manis. “Aniya, hanya ingin mengucapkan terima kasih banyak. Kalau kau tidak dengan rendahnya memasukkan obat perangsang ke minuman Kyuhyun, maka sampai sekarang kami pasti belum melakukannya.”

Ucapan Jiyeon benar-benar menohok Victoria. “Kau…”

“Ne, kami sudah melakukannya. Sekarang aku resmi menjadi milik Kyuhyun, dan Kyuhyun benar-benar sudah menjadi milikku seutuhnya. Jika kau masih memiliki harga diri, maka tanpa ku suruh pun kau pasti akan mundur teratur, bukan? Yah, kecuali jika kau memang sudah tidak memiliki harga diri lagi.” Jiyeon tersenyum manis, namun sarat akan hinaan. Hal tersebut membuat Victoria geram. Jiyeon begitu menikmati ekspresi wanita yang berdiri dihadapannya ini. “Selamat tinggal Victoria-ssi.”

 

 

*****

 

 

Jiyeon menunduk sopan pada seorang wanita paruh baya yang amat ia kenal. Choi Minah, ibunda dari Choi Minho, meminta untuk bertemu dengan Jiyeon disalah satu café di dekat kampusnya. Jiyeon tahu bahwa ini semua pasti menyangkut Minho.

“Jiyeon-ah, aku tahu bahwa Minho telah melakukan kesalahan besar padamu, tapi apa kau tidak bisa memikirkan ulang untuk menarik gugatan itu? Minho, dia hanya terlalu mencintaimu. Dia tidak bermaksud untuk melukaimu. Ia anak yang baik, Jiyeon-ah.” Choi Minah menggenggam tangan Jiyeon erat sembari menatap gadis itu dengan mata yang berkaca-kaca. “Jebal Jiyeon-ah, Minho anakku satu-satunya. Aku tidak bisa melihatnya terkurung dibalik jeruji besi itu. Aku berjanji akan membawa Minho pergi sejauh mungkin, tapi kumohon… tolong cabut gugatanmu…”

Jiyeon menjadi serba salah. Disatu sisi ia ingin menolong nyonya Choi, namun disatu sisi lagi, ia ingin memberikan pelajaran pada Minho. Ia masih trauma akan kejadian beberapa pekan lalu yang dialaminya.

‘Apa yang harus kulakukan?’

 

 

 

-To Be Continued-

 

Iklan

Penulis:

Just a simple girl who loves music, food and blue sky

54 tanggapan untuk “Can I Love You (Part 7)

  1. Hehehehee cukhaeee akhirnya kyuyeon making love juga walaupum karena obat perangsang tp seenggaknya itu jd awal baru hub mereka

    Dan saat jiyeon ngomong sama vic itu kereennn banget, vic smp mati kutu hahahaaaa

    Tp ini part berasa pendek deh kyknya
    Update soon yaa

    1. Haha otak aku udh rada konslet nih makanya smpe nekad tulis NC wkwkwkw xD Ah, masa sih? perasaan yang lain juga pendek deh haha. Makasih ya udh baca dan komen ^^

  2. aigoo. seneng x aq mreka dc ngelakuin itu. hahahaha.
    aduchh. gk sbr ma next x.
    pnasaran ap kc jiyi narik gugatan x ap gk.
    gk aja ya….
    hee.
    next x jgn lama2 ya. pnasaran bgtz ne….

  3. aaaaaa kyuyeon akhirnyaaa…
    semoga kyu udh bener2 moveon 😀 tadinya udh tegang ajhh.. kalo sampe Vict berhasil ngerayu Kyu >< tapi ternyata kyu Hebatt~~ jadi sama jiyeon dehhh,,
    kirra2 bakal dicabut gk yh gugatanya(?)
    nextnya ditunggu eonn^^

  4. aaaaaaaaaa
    akhir_ny KyuYeon ML juga….hahaha
    vic gumawo udah msukin obat prangsang k numan kyuppa…Kkkk
    tpi untung aja kyuppa bisa mengendalikan nafsu_ny d dpan vic…
    dan membuncah d hadapan jiyi…Kkkk
    saeng part ini kok cpetan ya TBC_ny!!! 🙂
    neeeext doooonk
    mau moment KyuYeon yang lain…heeee
    next jngan lama”ya… 😉
    ?FAIGTHING… :*

  5. kyaaa akhirnya di update jga >< sneng di part ini thor, hhihi kyknya kyu udh mulai move on deh. Aduh vic bner2 keterlaluan yah, sampai harus melakukan itu. Wuah jiyeonnya keren bnget, dia berani ngomong kyk gtu sma vic. Hah apa yg akan jiyeon lakukan? Ditunggu bnget next partnya ya 😀

  6. Wkwkwkw KyuYeon akhirnya 😀 senengnya Kyu udah mulai suka Jiyeon 😉

    Buat vict udah sana jauh2 :p jd cewek kok murahan amat yakk 😀

    Aigoo Jiyeon jgn ampe kmakan rayuan Ny.Choi!!! Minho itu jauh labih bahaya dari pada Victoria

  7. makasih juga buat vic dengan begitu hinanya menjebak kyuhyun akhirnya bisa makin memiliki jiyeon dengan seutuhnya saling mencintai dan tanpa beban
    tapi sekarang masalah minho lagi muncul aturan sich dibawa kerumah sakit jiwa aja bukan penjara

  8. Wah.., seru2… Untung kyuhyun ga msk perangkap victoria.. Ulahnya victoria malah bwt kyuhyun n jiyeon makin tambah dkt… Dtunggu lanjutannya..

  9. wahh udah ada kemajuan nih kyuhyun oppa,, udah berani morning kiss nihh..
    eihh sumpah,, rasanya tuhh ya pengen mencekik tuh si vic.. berani banget mau menjebak kyu oppa ku.. awas kalau masih ganggu kyuyeon..
    tapi karena si vic itu kyuyeon jadi melakukan ‘itu’, emang benar ya setiap musibah itu pasti ad hikmahnya.. hoyee tinggal nunggu aegy muncul di perut jiyeon…
    wahh si eunhyuk oppa nihh,, selalu tau aja kalau ada tanda merah di leher haha kyu oppa jadi malu khan.. cie cie kyu oppa nihh cie cie.. aku ikutan eunhyuk jahilin kyu haha
    salut sama jiyeon , ngomong kayak gtu ke vic.. tepuk tangan buat jiyeon … prok prok prok..

    wahh jiyeon ,, kabulin permintaan oemma choi dong,, biar minho bisa nikah ma aku haha

    1. hahaha, aku seneng bgt baca komen kmu. lucu XD iya deh, ntr aku bilangin Jiyeon biar dia cabut gugatannya supaya kamu dan Minho bs bersatu haha 😀 anyway, makasih banyak buat feedbacknya. semoga ngga bosen baca FF ini ^^

  10. wahh akhirnya Kyu ama jiyeon ngelakuin juga!! walaupun atas dasar obat gara2 vic, gpp deh…
    untung si kyu bisa tahan napsu coba kalo kaga -____-a
    si Hyukjae usil deh ah! hahaha
    aduh itu minho, mau diapain nih?

  11. ommo kyuyeon akhirnya melakukan ‘itu’ juga…ucapkan terima kasih kepada victoria…hehehe…andwee jiyeon.ntar dgnggu minho lg.lho…next….

  12. aigooo victoria bener2 murahan banget deh sampe ngalakuin hal kayak gitu buat dapetin kyu ckckck
    tapi untung kyu bisa nahan diri terus ngelampiasinnya ke jiyi daebaaak tapi bener gara2 vict kyuyeon jadi bener2 bisa honeymoon wuhoooo
    hyukjae juga bisa aja lagi godain pasangan baru itu hahaha
    daebaaak ceritanya ^^

  13. Tingkahnya vic bner” udh keterlalua,, smpai kyuhyun dikasih obat perangsang gitu,, tpi salut sma kyuhyun, wlaupun dia udh terangsang tpi dia bisa nahan n gk nyentuh vic… Akhirnya kyuyeon ngelakuin ‘itu’ jga,, wadou apa jiyeon mau ngebebasin minho ya?? Mkin ksini ceritanya seru deh ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s