Diposkan pada Chapters, KyuYeon (Kyuhyun Jiyeon)

The Bodyguard (Part 3)

1425994224260

 

Author : Cho Haneul
Title      : The Bodyguard
Type     : Chaptered
Genre   : Drama, Romance

Cast :
– Cho Kyuhyun
– Park Jiyeon
– Kim Ah Young (Girl’s Day Yura)
– Choi Siwon
– Jung Yunho
– Hwang Chansung

_________________________________________

Ah Young masih bergelut dengan pikirannya. Ia masih tidak mengerti bagaimana mungkin tes DNA tersebut menyatakan bahwa ia memang cucu dari Tuan Park yang kaya raya itu. Ah Young yakin benar bahwa dirinya adalah anak kandung dari kedua orang tuanya. Gadis itu memejamkan matanya, merasa pusing dengan segala macam hal yang secara tiba-tiba terjadi padanya. Beberapa hari yang lalu ia masih tinggal di rumah sederhananya bersama sang ayah tiri yang kerap memukuli dirinya, namun sekarang secara mengagetkan dirinya sudah menjadi seorang cucu dari pengusaha kaya raya. Takdir memang tak pernah bisa ditebak dan roda kehidupan memang terus berputar.

Sekarang Ah Young merasa gugup. Kyuhyun bilang bahwa tuan Park menginginkan dirinya untuk tinggal di rumah pria itu. Tepatnya segera setelah ia keluar dari rumah sakit, maka dia tidak punya pilihan lain selain tinggal di rumah orang yang bahkan tidak pernah ia temui. Kyuhyun berkata jika tuan Park sedang berada di luar negeri, jadi belum bisa datang untuk menjenguk dirinya.

Ah Young menghela napas. “Toh Aku tak punya pilihan lain.” Gumamnya. Lagipula jika dipikir-pikir bukankah ini adalah hal yang bagus? Dirinya dinyatakan sebagai cucu tuan park Jinyoung. Otomatis ia bisa menikmati semua kekayaan dan kemewahan yang dimiliki oleh pria tua itu. Dan hei, ia tidak melakukan kesalahan apapun! Tes DNA itu sendiri yang menyatakan bahwa hasilnya cocok, jadi bukan salahnya jika ia mengikuti permainan yang tengah ditawarkan padanya itu.

Dokter bilang bahwa tiga hari lagi Ah Young sudah bisa keluar dari rumah sakit. Dan itu berarti satu hal, bahwa kehidupannya sebagai Park Yura akan dimulai. Yah, tidak ada lagi gadis desa nan menyedihkan bernama Kim Ah Young. Yang ada hanyalah seorang pewaris kaya raya bernama Park Yura.

 

 *****

 

_@Star City Apartment, 05:55 PM, SEOUL_

Jiyeon menghempaskan tubuhnya keatas sofa. Ini hari keduanya sebagai mahasiswi jurusan bisnis di Kyunghee University, namun belum apa-apa Jiyeon sudah merasa tidak betah. Gadis itu amat sadar bahwa bisnis bukanlah bidangnya. Otaknya sama sekali tidak mampu untuk mencerna pelajaran yang diberikan oleh para dosen. Gadis itu duduk tegak begitu Kyuhyun masuk kedalam apartemennya. Beberapa kali pun dilihat, Jiyeon selalu merasa jika Kyuhyun terlalu tampan untuk menjadi bodyguard. Pria itu lebih cocok untuk menjadi artis atau model, pikir gadis itu.

Kyuhyun membungkuk sopan dan kemudian meletakkan beberapa buku tebal diatas meja. Jiyeon mengernyit heran, namun rasa penasarannya segera terjawab kala melihat judul-judul buku tersebut. Gadis itu tanpa sadar mengeluh, “Ige mwoya? Apa aku harus membaca ini semua? Ah, ini sungguh melelahkan.” Jiyeon mengerucutkan bibirnya. Sejenak ia lupa menjaga image didepan bodyguard tampannya ini.

Kyuhyun menatapnya datar. “Ne. Buku-buku ini bagus untuk menambah pengetahuanmu akan bisnis. Dan sekedar informasi, mulai hari ini setiap malam kita akan melakukan sesi belajar. Ini semua atas permintaan kakekmu.”

“Mwo? Ya Tuhan, aku benar-benar bisa gila.” Ekspresi Jiyeon kian mengeruh. Padahal gadis itu sudah membayangkan akan menghabiskan malam dengan membaca novel klasik sembari ditemani secangkir teh hangat. Belajar bisnis selama 3 jam sehari di kampus sudah cukup membuatnya jengah, dan sekarang ia kembali harus merasa frustasi karena jam belajarnya ditambah. Dunia semakin tak adil!

Jiyeon mendongak menatap Kyuhyun yang masih berdiri tegak dihadapannya. “Kyuhyun-ssi…” panggil Jiyeon. Kyuhyun menoleh. “Ne?”

“Eum… bisakah jam belajar kita ditiadakan saja malam ini?” Gadis itu bertanya sembari menatap Kyuhyun dengan pandangan memelasnya, berharap bahwa pria dingin ini akan tersentuh dan kemudian membatalkan jam belajar malam mereka. Tapi memang dasarnya pria ini sedingin es, tanpa pikir lama Kyuhyun langsung menggeleng. “Maaf, tapi tidak bisa. Tuan Park akan marah jika tahu anda tidak melakukan perintahnya.” Jawab Kyuhyun.

Jiyeon menghela napas panjang. Gadis itu kembali menatap Kyuhyun. “Kenapa kau memanggil kakek dengan sebutan tuan Park? Bukankah kau cucu angkatnya? Kakek yang bilang padaku.” Tanya Jiyeon karena merasa heran dengan panggilan Kyuhyun kepada kakeknya yang terkesan begitu formal. Belum lagi sikap Kyuhyun yang tampak kaku jika berhadapan dengan sang kakek.

“Aku memang cucu angkatnya, namun begitu aku ini tetap pegawainya. Dia menggajiku untuk menjagamu.” Ucap Kyuhyun. Jiyeon terdiam. Sebenarnya ia ingin bertanya mengenai asal usul Kyuhyun. Apakah pria itu benar-benar tidak memiliki keluarga? Apakah sang kakek mengangkatnya dari panti asuhan? Akan tetapi Jiyeon sadar bahwa dia tidak berhak untuk bertanya seperti itu. Sangat tidak sopan menurutnya. Alih-alih kembali memohon kepada Kyuhyun, gadis itu akhirnya memutuskan untuk mengambil buku-buku yang tadi dibawa Kyuhyun. “Aku mandi dulu, setelah itu kita bisa mulai jam belajarnya.” Ujarnya lesu seraya bangkit dari duduknya. Baru membayangkan bahwa ia akan menghabiskan beberapa jam kedepan bergelut dengan berbagai buku-buku bisnis sudah membuat gadis itu tidak bersemangat.

“Baiklah… untuk malam ini jam belajar ditiadakan.”

Jiyeon langsung menoleh kearah Kyuhyun dengan senyum sumringah yang terpatri jelas diwajahnya. “Jeongmal?” Gadis itu bertanya untuk memastikan. Dan begitu mendapat anggukan dari Kyuhyun, tanpa sadar gadis itu melonjak kegirangan, persis seperti anak kecil. Ayah dan ibu angkat Jiyeon memang sangat memanjakan dirinya sehingga tak heran jika terkadang tanpa sadar Jiyeon akan mengeluarkan sifat manja dan kekanakannya. “Jeongmal gomawoyo Kyuhyun oppa…eh, maksudku Kyuhyun-ssi. Mian.” Jiyeon tersenyum malu karena kelepasan memanggil Kyuhyun disertai embel-embel oppa.

Kyuhyun tersenyum samar. Begitu samarnya hingga nyaris tak terlihat, namun Jiyeon yang begitu peka sukses menangkap momen langka itu. Gadis itu menjadi semakin mengagumi sosok Kyuhyun. “Gwenchana. Kau bisa memanggilku oppa jika kau mau. Lagipula aku memang lebih tua lima tahun darimu.” Ucap Kyuhyun, membuat Jiyeon semakin sumringah. Memang ini yang sudah dinantikan oleh gadis itu. Memanggil Kyuhyun dengan sebutan oppa.

tumblr_n8cwaq69PZ1suv6yio4_500

*****

 

_@SJ Group, 11:30 PM, SEOUL_

“Gadis itu akan keluar dari rumah sakit besok. Saya sudah menyiapkan segala keperluannya. Dia akan tinggal di rumah mulai esok hari sebagai Park Yura. Anda tidak perlu khawatir, gadis itu mudah untuk dimanipulasi.”

29a2c0c0f091b8ec8326acb

Tuan Park mengangguk paham. Pria itu menatap Kyuhyun. “Meski begitu kau tetap harus mencari tahu asal usulnya. Setidaknya kita harus memastikan bahwa dia bukanlah orang yang berbahaya.” Ucapnya.

“Ne, algesimnida.”

“Kita terpaksa mengambil langkah ini, sebab menurut mata-mata yang kubayar sudah ada beberapa orang yang berusaha mencari keberadaan Jiyeon. Entah darimana mereka tahu jika aku sudah berhasil menemukan cucuku. Aku tidak ingin mereka berhasil menemukan Jiyeon.” Ujar lelaki tua itu. Kedua tangannya yang sudah mulai keriput saling bertautan dan dahinya berkerut, pertanda bahwa pria itu tengah berpikir keras. Pria itu kemudian kembali menoleh kearah Kyuhyun, “Bagaimana dengan Jiyeon? Apakah kuliahnya lancar?”

“Sejauh ini lancar, meskipun pada mulanya nona Jiyeon agak sedikit mengalami kesulitan. Tapi anda tidak perlu khawatir, karena saya akan berusaha untuk menjadi tutor yang baik untuk nona.” Kyuhyun berkata sopan. Tuan Park tersenyum puas. “Yah, aku yakin kau bisa membantu Jiyeon. Kau adalah anak yang berbakat, Kyu. Tidak sia-sia aku mengangkatmu sebagai cucuku.”

“Kalau begitu saya permisi dulu.” Kyuhyun membungkuk sopan dan kemudian beranjak pergi. Didepan pintu pria itu berpapasan dengan Yunho, anak angkat Jinho. Pria bertubuh tinggi kekar itu juga bekerja di perusahaan sebagai Manager Pemasaran. Kyuhyun membungkuk sopan kepada pria yang lebih tua tiga tahun darinya itu, namun Yunho hanya menatap Kyuhyun sekilas, sama sekali tidak membalas sapaan Kyuhyun, dan kemudian melengos masuk ke ruangan sang kakek. Kyuhyun tidak ambil pusing dengan sikap dingin Yunho tersebut karena ia sudah terbiasa. Sejak ia masuk kedalam keluarga Park, Yunho memang langsung tak suka padanya. Tentu saja karena perbedaan kasih sayang yang didapat. Yunho merasa iri karena sang kakek kelihatan lebih menyayangi Kyuhyun dibandingkan dirinya. Padahal status mereka sama-sama anak angkat.

Yunho membungkuk sopan pada sang kakek, lalu menyerahkan sebuah map yang berisi laporan mengenai bagian pemasaran. Tuan Park menerima map tersebut dan kemudian membaca isinya dengan teliti. Umur boleh tua, namun Tuan Park sama teliti dan jelinya dengan anak-anak muda yang masih mempunyai ingatan dan penglihatan yang jelas.

Yunho berdeham. “Haraboji, kudengar Yura akan datang ke rumah besok. Apa itu berarti hasil tesnya sudah keluar? Apakah ia memang benar Yura yang selama ini kau cari?”

Tuan Park menatap Yunho datar. “Wae? Kau tidak suka?” Tanyanya ketus.

“Aniya, tidak seperti itu. Saya… hanya ingin tahu.”

“Ya, hasil tesnya sudah keluar. Aku akan memperlihatkannya besok. Kuharap kalian semua ada di rumah saat aku menunjukkannya.”

 

*****

 

_@Park’s House, 07:05 PM, SEOUL_

Malam ini semua keluarga Park berkumpul di ruang keluarga. Semuanya ada disitu. Anak-anak tuan Park, cucu-cucu, hingga menantu-menantunya. Semuanya lengkap, tak ada kecuali. Mereka berkumpul disitu sesuai dengan permintaan tuan Park sekaligus untuk menjawab pertanyaan dan rasa penasaran mereka kepada sosok Yura yang selama beberapa minggu ini ditutupi oleh pria tua tersebut. Sikap tak sabaran begitu terlihat pada Hyesun dan sang kakak Jinho. Mereka berdua sudah tak sabar ingin melihat hasil tes DNA tersebut.

Kyuhyun juga ada disana. Pria itu berdiri dibelakang tuan Park yang tengah duduk. Kyuhyun menyerahkan amplop berlogo rumah sakit kepada tuan Park. Semua yang ada disana begitu menantikan isi dari amplop tersebut.

Tuan Park membuka amplop tersebut dan membaca isinya dengan suara lantang. “Tes ini menyatakan bahwa Park Yura adalah anak kandung dari Park Young Jae dengan hasil kemiripan DNA 99.99 %.”

Mereka semua tampak kaget, terlebih Hyesun dan Jinho. “Ke…kemarikan surat itu! Aku ingin melihatnya sendiri.” Ujar Hyesun tergagap. Fakta ini benar-benar menamparnya dengan keras. Dengan senyum sumringanya Tuan Park menyerahkan surat itu kepada Hyesun. Hyu Joong, suami dari Hyesun, turut membaca surat itu lagi. Pria yang tergila-gila akan harta itu langsung menghela napas lemas begitu mendapati bahwa tuan Park tidak berbohong. Gadis itu memang benar-benar cucu yang selama belasan tahun ini dicari. Kehadiran Yura membawa kemalangan tersendiri untuknya, sebab dengan begitu rencananya untuk menguasai perusahaan terancam gagal. Padahal ia memiliki segudang hutang yang menanti untuk dilunasi, dan menjadi pemegang saham terbesar adalah ambisi yang begitu ingin diraihnya untuk menyelamatkannya dari kebangkrutan.

“Ini benar-benar gila! Sulit dipercaya bahwa gadis itu benar-benar masih hidup. Aku pikir ia sudah mati.” Ucap Chansung asal yang langsung dihadiahi tatapan tajam dari Tuan Park. Si pria tengil itu justru tertawa bocah. “Mianhe, aku hanya bercanda.” Ucapnya sembari menunjukkan tanda peace kepada sang kakek. Tuan Park hanya bisa mengelus dada melihat kelakukan cucu kandungnya ini yang jauh dari kata wajar. Terkadang ia berharap bahwa Kyuhyun lah yang menjadi cucu kandungnya, bukannya namja urakan macam Chansung.

“Wah, ini benar-benar kabar mengembirakan. Selamat kek, akhirnya kau berhasil menemukan Yura. Kerja kerasmu selama ini telah terbayarkan.” Siwon berkata dengan tulus. Sifat dan kelakuan namja tampan berlesung pipi itu memang berbanding 180 derajat dengan Chansung. Siwon adalah tipe cucu idaman semua kakek dan nenek di dunia. Tampan, baik, sopan dan berprestasi. Jika boleh jujur, Siwon merupakan cucu kesayangan tuan Park. Namun sayangnya pria itu memilih untuk menjadi artis dan menolak keinginan sang kakek untuk menjadikan dirinya penerus. Hal tersebut yang membuat hubungan cucu dan kakek ini agak merenggang.

“Ja, kalian sudah melihat sendiri bukan hasil dari tes tersebut. Dan sesuai dengan perjanjian, jika ia terbukti sebagai Yura cucu kandungku, maka ia akan tinggal disini. Dan untuk itu juga aku mengumpulkan kalian kesini. Hari ini, disini, aku akan mengenalkan Yura secara resmi dengan kalian semua. Aku harap kalian bisa berlaku baik padanya. Bawa Yura kesini, Kyu.”

Kyuhyun keluar dari ruangan tersebut, dan tak lama ia kembali dengan mendorong sebuah kursi roda. Ah Young, atau yang mulai sekarang resmi dipanggil Yura, tampak menunduk malu. Gadis itu merasa gugup dengan tatapan semua orang yang begitu terfokus padanya. Dengan malu-malu Yura menegakkan kepalanya dan menatap satu persatu wajah yang ada disana. Gadis itu dapat melihat berbagai macam ekspresi yang ditunjukkan oleh wajah-wajah itu. Ekspresi kaget, senang, terharu dan bahkan… marah.

Ah Young langsung mengalihkan pandangannya begitu ia bertatapan secara langsung dengan Hyesun. Tatapan tajam nan menusuk sang bibi sukses membuat tubuh Ah Young bergidik ngeri. Kyuhyun menempatkan Ah Young disebelah tuan Park. Pria tua itu kemudian mengelus kepala Ah Young lembut. “Selamat datang cucuku.” Ucapnya ramah, lalu menatap wajah-wajah yang ada disana. “Yura sempat mengalami kecelakaan lalu lintas, makanya aku terpaksa menyembunyikannya untuk waktu yang cukup lama sambil menunggu ia pulih. Dan mulai hari ini Yura akan tinggal disini, di rumah ini. Aku akan mengadakan pesta penyambutan untuk Yura sekaligus pengenalan dirinya sebagai cucuku dan pemegang saham terbesar di SJ group pada saat pesta ulang tahun SJ group minggu depan.”

 

 *****

 

Ah Young mengelus permukaan ranjang yang tengah didudukinya dengan perasaan bahagia tak terkira. Gadis itu menatap sekeliling kamar mewah berukuran raksasa itu. Kamar yang didominasi oleh warna putih dan merah muda itu begitu indah, nyaman dan tentunya mewah. Seumur hidup Ah Young tidak pernah melihat langsung kamar mewah seperti ini kecuali di drama-drama yang sering ia tonton. Sungguh, tak pernah ia menyangka bahwa impiannya untuk memiliki kamar yang bagus dan nyaman, serta tinggal di rumah yang mewah, sekarang bisa terwujud. Ini nyaris seperti mimpi.

Gadis itu melihat ada dua buah pintu lain didalam kamar itu selain pintu masuk-keluar dan pintu beranda. Ah Young bisa menebak bahwa salah satu pintu adalah pintu kamar mandi, sedangkan yang satunya? Karena penasaran, Ah Young pun berjalan menuju pintu yang satunya dengan langkah tertatih. Sesekali gadis itu akan meringis menahan sakit karena kondisi kakinya belum terlalu pulih.

“Ya Tuhan!” Seru Ah Young histeris begitu melihat apa isi ruangan dari pintu yang satunya. Gadis itu dapat melihat berpuluh-puluh baju, gaun, tas, sepatu serta aksesoris wanita, yang tentunya memiliki harga yang fantastis, tertata apik disana. Sekilas ruangan tersebut tampak seperti toko pakaian wanita sangking banyaknya baju-baju serta pernak-pernik wanita dengan berbagai macam warna dan model. Ah Young tak henti-hentinya berdecak kagum melihat pemandangan yang begitu menggiurkan bagi setiap gadis.

big-walk-in-closets-design-ideas-with-my-favorite-closets

“Ya Tuhan, ini tas yang sama dengan yang dimiliki oleh Jessica Jung.” Ah Young menyentuh sebuah tas bermerk yang gadis itu tafsir harganya mencapai ratusan juta. Kemudian ia menelusuri deretan gaun yang tergantung rapi di rak. Gaun-gaun itu memiliki kain yang lembut dan halus. Benar-benar kualitas nomor satu. Dada Ah Young bergemuruh kala mengingat bahwa mulai detik ini semua barang disini resmi menjadi miliknya. Detik itu juga Ah Young membuang jauh-jauh rasa bersalahnya kepada Yura yang asli.

‘Toh ini bukan kuasaku. Mereka sendiri yang menganggapku sebagai Yura yang asli. Aku tidak salah. Aku tidak melakukan apapun…’ batin gadis itu.

Dengan semangat Ah Young mencoba baju-baju serta segala macam pernak pernik yang ada disana. Gadis itu menemukan sebuah kalung emas putih berbandul kupu-kupu di kotak penyimpanan perhiasan. Ah Young begitu menyukai kalung itu karena desainnya yang sederhana, dan terlebih ia menyukai hewan bersayap cantik itu. “Bagusnya…” Gumam Ah Young sembari memandangi bayangan dirinya dengan kalung tersebut melingkari leher jenjangnya.

 

 *****

 

“Yura cantik sekali. Sayang dia sama sekali tidak mengingat kita.”Ucap Siwon.

Nami mendesah pelan. “Yah, apa mau dikata, ia diculik saat berumur dua tahun. Wajar jika ia tidak mengingat apapun.” Jawab Nami. Wanita itu tampak resah. Ia tahu apa yang ada dibenak kedua kakaknya, yang secara terang-terangan menunjukkan rasa tak sukanya pada Yura. “Eomma jadi mengkhawatirkan Yura.”

Choi Tae Woo menatap sang istri bingung. “Wae?”

“Jinho oppa dan Hyesun eonnie… aku… aku seperti dapat membaca apa yang ada dipikiran mereka. Sejak dulu mereka sangat membenci Young Jae, dan sekarang mendapati appa menyerahkan kekuasaan yang besar pada Yura, membuatku yakin bahwa mereka pasti sangat membenci gadis itu. Ku lihay Hyesun eonnie sangat berambisi untuk menguasai perusahaan. Tentunya atas hasutan dari Hyu Joong oppa.” Jelas Nami.

Eun Soo mengeleng tak habis pikir. Bagaimana mungkin sesama keluarga saling menyakiti satu sama lain hanya demi harta. Namun, itulah fakta yang tengah terjadi dikeluarga mereka. Dan itu pulalah yang semakin meyakinkan Eun Soo untuk menjauh dari ruang lingkup perusahaan dan lebih memilih untuk meraih impiannya sebagai seorang desaigner meskipun untuk itu ia benar-benar harus memulai dari bawah.

“Meskipun aku baru kali ini bertemu dengan Yura, namun aku merasa jika ia adalah gadis yang baik. Dia tampak polos. Kurasa kami bisa menjadi teman akrab.” Ucap gadis cantik berusia 23 tahun itu.

 

 *****

 

_@KyungHee University (Business Department), 10:00 AM, SEOUL_

Kelas begitu gaduh ketika Jiyeon menapakkan kaki kedalam ruangan berukuran besar itu. Tidak seperti biasanya, kali ini mahasiswa ataupun mahasiswi tampak begitu asyik membicarakan suatu hal hingga mereka duduk berkelompok. Jiyeon yang merasa penasaran pun mendekati gerombolan teman sekelasnya itu setelah sebelumnya meletakkan tas dan buku-buku pelajarannya disalah satu bangku dideretan depan.

“Sedang membicarakan apa? Sepertinya asyik sekali.” Tanya Jiyeon kepada Jieun, salah seorang teman sekelasnya. Jieun menoleh. “Eh, kau sudah datang ternyata. Igo, kami sedang membicarakan seorang mahasiswi baru yang akan ditempatkan dikelas ini. Katanya dia adalah cucu Park Jinyoung. Kau tahu kan, si pengusaha kaya raya itu.” Jieun berkata dengan semangat. Sangking semangatnya hingga gadis itu tidak menyadari perubahan eskpresi Jiyeon yang begitu kentara terlihat.

“Cu…cucu Park Jinyoung?” Gadis itu berusaha untuk meyakinkan pendengarannya.

Jieun mengangguk semangat. “Ne!”

‘Bagaimana mungkin?! Bukankah aku adalah cucu kandungnya? Apa-apaan ini?!’

Jiyeon semakin risau karena mendapati ponsel kakeknya ataupun ponsel sang bodyguard tampan Cho Kyuhyun tidak bisa ia hubungi. Gadis itu menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi. Dahinya mengernyit, tanda bahwa gadis cantik itu sedang berpikir keras. Tak lama suasana kelas kembali agak ricuh. Namun kini bedanya ricuh oleh suara bisikan dari para mahasiswa/mahasiswi kelas. Seketika mata Jiyeon terpaku kearah pintu kelas dimana seorang gadis muda cantik berjalan memasuki kelas. Tanpa harus ditanya Jiyeon sudah dapat menebak bahwa gadis inilah yang sedari tadi menjadi bahan perbincangan panas diantara teman-temannya. Barang mewah nan mahal yang melekat ditubuh gadis itu secara tidak langsung sudah mengatakan siapa dirinya.

tumblr_n95xq1jmZu1sr5e49o3_1280

Jantung Jiyeon berdebar keras. Pikirannya menjadi tidak fokus. Terlebih gadis itu tengah menatapnya sambil tersenyum kecil seraya berjalan tertatih menuju dirinya.

tumblr_n1o31lXEwX1rh3sq5o1_500

“Jogiyo, apa kursi ini kosong? Bolehkan aku duduk disini?” Gadis itu menunjuk kursi kosong yang berada disebelah Jiyeon. Suaranya terdengar lembut dan tutur katanya pun sopan. Untuk sesaat Jiyeon sempat terkesima menatap gadis itu sebelum kesadarannya kembali. “Ah, ne… silahkan. Kursi ini kosong.”

“Terima kasih.” Gadis itu tersenyum manis, lalu menjulurkan tangannya kearah Jiyeon. “Annyeonghaseyo, Park Yura imnida.”

Dengan ragu Jiyeon membalas uluran tangan gadis itu dan menjabatnya. “Park Jiyeon imnida.”

 

 *****

 

“Kumohon jelaskan padaku apa rencana kakek!” Jiyeon menatap sang kakek. Setelah berusaha keras akhirnya ia bisa memaksa Kyuhyun untuk mengantarkannya menemui sang kakek. Tuan Park tersenyum kecil sembari menatap Jiyeon. Pria itu memang sudah memprediksi kedatangan cucunya ini.

“Tenang Jiyeon. Aku akan menjelaskan semuanya padamu.” Ucap tuan Park dengan nada tenang. Jiyeon masih menunggu dengan tidak sabar. Dia butuh kejelasan mengenai apa yang sedang terjadi. Ia mulai tidak suka dengan cara sang kakek yang melakukan apapun tanpa sepengetahuan dirinya, yang padahal hal tersebut menyangkut hidupnya.

“Apa mungkin…” Jiyeon menatap sang kakek sendu, “Aku bukan cucumu?”

“Tidak Jiyeon! Kau adalah cucuku. Kita telah membuktikannya dengan tes DNA, bukan? Itu sudah akurat. Tidak mungkin salah!”

“Lantas siapa gadis bernama Park Yura itu? Mengapa semua orang bilang jika ia adalah cucu kakek? Aku bahkan sudah bertanya langsung kepadanya dan dia membenarkan hal itu.”

Tuan Park mengambil napas, lalu menghembuskannya pelan. “Orang-orang itu… Entah mendapat kabar darimana, namun mereka tahu jika aku telah menemukan cucuku. Mereka mulai mencari-cari keberadaanmu. Aku rasa meskipun aku menyembunyikanmu tetap akan ada kemungkinan bagi mereka untuk menemukanmu dan kemudian mencelakaimu. Lain halnya jika aku menunjukkan cucuku yang palsu kepada mereka. Dengan begitu mereka akan berhenti untuk menyelidiki keberadaanmu sehingga posisimu akan aman. Aku melakukan ini semua hanya untukmu, Jiyeon…”

“Siapa orang-orang yang kakek maksud?”

“Banyak. Untuk sampai diposisi ini tidaklah mudah. Ada banyak hal yang terjadi dan ada banyak hal yang harus dikorbankan. Persaingan bisnis yang sengit membuatku memiliki banyak musuh. Ada banyak orang yang amat menginginkan kehancuranku. Dan sekarang mereka tahu jika kelemahanku adalah dirimu.”

Jiyeon terdiam mendengar penjelasan sang kakek, tidak tahu lagi harus berkata seperti apa. “Lalu, siapakah gadis itu sebenarnya? Dan apa dia tahu bahwa dirinya sekarang berada dalam bahaya?” Tanya Jiyeon.

“Kyuhyun tanpa sengaja menabrak gadis itu hingga dia hilang ingatan. Aku dan Kyuhyun yang memang sedang mencari seorang gadis untuk menyamar sebagai dirimu, akhirnya memutuskan untuk memanfaatkan gadis yang hilang ingatan itu. Untuk sekarang aku belum tahu identitas aslinya. Orang-orangku masih menyelidiki identitas dan latar belakang gadis itu.”

“Kasihan sekali gadis itu. Dia tidak tahu bahaya apa yang sedang menantinya.” Ujar Jiyeon lirih. Tiba-tiba ia menjadi sangat kasihan kepada gadis yang sekarang berperan sebagai dirinya itu. Gadis itu tidak tahu apa-apa, tidak ada sangkut pautnya dengan permasalahan ini, namun dengan egoisnya mereka menarik gadis itu kedalam masalah ini dan menjadikannya umpan bagi orang-orang jahat itu.

Tuan Park bangkit dari duduknya dan berjalan kearah Jiyeon. Dielusnya kepala Jiyeon dengan lembut. “Aku lebih baik mengorbankan orang lain daripada melihat cucuku terluka. Ini memang egois, tapi inilah aku. Lagipula gadis itu juga mendapat pengawalan yang ketat untuk keselamatannya, jadi kau tidak perlu khawatir atau merasa bersalah.”

Br8c6bACYAAerPi

Jiyeon diam membisu. Apapun perkataan kakeknya tetap tidak dapat membuatnya tenang. Ini salah! Tidak sepatutnya mereka mengorbankan orang yang tak bersalah. Ingin rasanya Jiyeon berontak, tapi gadis itu tahu bahwa hasilnya akan percuma. Kakeknya memiliki karakter yang keras dan sulit untuk menerima masukan dari orang lain. Setidaknya itu yang dilihat oleh Jiyeon selama hampir sebulan mengenal sang kakek.

 

 *****

 

Ah Young mulai menikmati kehidupannya sebagai Yura. Bagaimana tidak? Ia diperlakukan bagai seorang putri dengan dikelilingi oleh banyak pelayan dan bodyguard. Belum lagi benda-benda mewah yang sekarang ia miliki. Dan tentunya kehadiran Kyuhyun disisinya. Ah Young tidak mau munafik dengan bilang bahwa ia tidak jatuh hati pada pesona Kyuhyun. Meskipun pendiam dan terkesan dingin, namun Ah Young sangat mengagumi pria itu.

Gadis itu mengernyit ketika merasakan sakit dilengan kirinya yang masih gips akibat mengalami cedera pasca kecelakaan. Selama dua bulan kedepan dirinya harus bersabar dalam kondisi seperti itu, sama sekali tidak bisa menggunakan tangan kirinya.

“Gwenchana?”

Ah Young menoleh dan mendapati Kyuhyun tengah menatapnya intens. Gadis itu mengangguk pelan. “Gwenchana, hanya sedikit nyeri saja.” Jawabnya. “Ada apa?” Ah Young bertanya, mendapati Kyuhyun yang menghampirinya di ruang baca, pastilah ada hal penting yang pria itu ingin sampaikan.

“Desaigner yang merancang gaunmu sudah datang.”

Ah Young mengangguk. Ia memang ingat jika hari ini akan ada desaigner ternama yang datang membawa berbagai macam gaun yang akan ia gunakan pada acara pesta ulang tahun perusahaan nanti. Pada awalnya Ah Young sempat menolak. Toh, dilemari masih ada berlusin gaun yang bahkan belum pernah ia kenakan. Namun sang kakek tetap bersikeras bahwa Ah Young harus memberikan penampilan yang memukau pada hari tersebut demi membangun image baik dimata orang-orang.

Ah Young menutup buku yang tadi dibacanya dan meletakkannya diatas meja bersama tumpukan buku lainnya. Gadis itu berusaha bangkit, namun kali ini kakinya yang terasa nyeri sehingga tak ayal ia kembali meringis sakit. Kyuhyun yang menyadari itu langsung membantu. Dengan perlahan ia memapah gadis itu hingga menuju kamar yang untungnya terletak tidak begitu jauh dari ruang baca. Harum mint tercium dari tubuh Kyuhyun, membuat ingatan gadis itu kembali pada kejadian kecil yang terjadi saat dirinya kecelakaan. Kala itu ia merasa tengah digendong oleh seseorang, dan sekarang ia tahu siapa orang itu. Diam-diam Ah Young tersenyum senang.

“Aku membawa lima gaun rancangan terbaikku. Silahkan anda mencobanya. Aku yakin semua gaun ini cocok untukmu. Kau memiliki tubuh yang bagus dan proposional sehingga gaun model apapun akan pas untuk kau kenakan.” Ujar sang desaigner sembari tersenyum manis.

Ah Young mengambil sebuah gaun berwarna peach dan kemudian menggantinya di kamar mandi. Gaun dengan model backless itu tampak sangat pas ditubuh tingginya. Sekejap Ah Young merasa seperti melihat sosok lain, bukan dirinya sendiri. Gadis itu tersenyum manis seraya memutar tubuhnya, namun senyuman itu langsung sirna begitu ia melihat ada banyak bekas luka dipunggungnya. Yah, Ah Young nyaris melupakan fakta bahwa punggungnya kerap dijadikan objek kekerasan oleh ayah tirinya.

“Nona, apa anda sudah selesai? Atau anda butuh bantuan?” Desaigner yang bernama Stella Jung itu memanggil dari luar kamar mandi.

Dengan lesu Ah Young berjalan keluar. Decakan kagum terdengar dari mulut Stella Jung dan seorang pelayan yang bertugas melayani segala kebutuhan Ah Young. “Perfect! Gaunnya betul-betul cocok. Sesuai dengan bayanganku.” Stella Jung bertepuk tangan, merasa puas karena hasil rancangannya tampak begitu cocok ditubuh Ah Young. Bahkan gaun itu menjadi semakin menarik setelah dikenakan oleh gadis itu.

“Gaun ini bagus. Aku suka. Keunde…” Ah Young menggigit bibir bawahnya. “Aku tidak bisa menggunakan ini.” Ucapnya lirih.

“Wae? Apa ada yang salah? Apa modelnya terlalu biasa?”

Ah Young menggeleng cepat. “Bukan begitu. Ini gaun yang sangat indah. Sungguh! Tapi aku tidak bisa menggenakannya. Ini terlalu terbuka.”

Stella Jung mengerutkan dahinya, merasa agak aneh dengan alasan Ah Young. Bagaimana bisa gadis itu berkata bahwa gaunnya terlalu terbuka jika panjang gaun itu saja menutupi kaki jenjang serta tubuh bagian atas Ah Young. Satu-satunya bagian yang terbuka hanyalah punggung. Dan kebanyakan gadis biasanya tidak terlalu mempermasalahkan hal itu.

“Geureyo?” Stella Jung menghampiri Ah Young, dan tanpa Ah Young prediksi Stella memutar tubuh Ah Young, bermaksud untuk melihat penampilan Ah Young secara keseluruhan. Namun wanita itu justru terbelalak kaget dan seketika bungkam begitu melihat banyaknya bekas luka dipunggung sang cucu milyuner ini. Tak hanya Stella, Kyuhyun dan si pelayan bernama Se Kyung juga kaget melihat bekas-bekas luka tersebut. Ah Young langsung membalikkan tubuhnya, merasa malu atas kondisi dirinya. Gadis itu menatap lirih kearah lantai. “Bekas lukaku akan terlihat jika aku menggunakan gaun ini. Bisakah anda memberikanku gaun yang tertutup saja?”

image_zpse335a817

“Ah, ne! Tentu saja.” Jawab Stella agak gugup. Wanita itu meraih gaun berwarna soft pink dan menyerahkannya kepada Ah Young. “Kurasa ini bisa.” Ucapnya.

Tanpa kata Ah Young meraih gaun itu. Sekilas, ia sempat bertatap muka dengan Kyuhyun, namun cepat-cepat Ah Young mengalihkan pandangannya. Rasa malu terlalu menyelimuti dirinya. Kyuhyun menatap punggung Ah Young dalam diam. Namja itu menjadi semakin penasaran dengan gadis yang tidak diketahui asal usulnya ini. Ada banyak pertanyaan dikepala Kyuhyun. Dan satu-satunya cara untuk mendapatkan jawaban adalah dengan secepatnya mendapatkan informasi mengenai identitas serta latar belakang gadis itu.

smtheballadvol17

 

-To Be Continued-

New update~
Semoga pertanyaan kalian soal Ah Young terjawab sudah dengan hadirnya chapter 3 ini 😀 Part ini lumayan panjang dibanding yang sebelumnya, jadi semoga kalian puas. Untuk konflik memang belum terlalu keliatan disini, soalnya kan masih awal2. 

Makasih banyak buat readers yang selama ini dukung dgn ngasih komentar2 positif. Semoga kalian selalu suka sama cerita ini. See you on the next chapter! 😀

Iklan

Penulis:

Just a simple girl who loves music, food and blue sky

71 tanggapan untuk “The Bodyguard (Part 3)

  1. Bagus ff nya.. Oh, jd kyuhyun tetep lindungin jiyeon ya. D kirain kyuhyun ikut jatuhin tuan park. Tau2 nya cuma manfaatin yura. Makin seru aja dech. Penasaran ama lanjutannya.

  2. kirain jiyeon punya saudara ternyata cuma manfaatin wkwk…si ah young jahat kayanya kkkk suka liat pic jiyeon itu di acara apa yg unn hehe

  3. Semoga kyu gak ada moment sama ah young, gak suka liatnyaaa..
    Takutnya setelah jiyi muncul, orang orang jadi gak suka ama jiyi, jangan sampe kayak gitu yaa..
    Biar bagaimanapun, gak suka aja liat ah young. .
    Tapi tetap keren ceritanya kok..
    Tetap semangat eonni ^^

  4. Kyaaaaaa
    Akhir_ny post juga,,,
    Eon mnunggu berhari”
    Akhir_ny…Kkk

    Hooooo
    Arra arra,,eon ngerti skarang
    Alur crta_ny…hehee
    part jiyi dikit bnget disini
    Saeeng…😔😔😔
    Bnyakan part ah young_ny…
    smga ah young gak gelap
    Mata ya karna kekayaan tuan park…😃😃😃
    Saeeeeng kurang panjang juga
    Niiiiich
    Terlalu cpat TBC_ny…heeee
    O’y saeng sperti_ny sru dech
    Law siwon and chansung ketemu
    Sama yura asli #red jiyeon#
    Trus mrka jtuh cinta ma jiyi,,
    Yang tanpa mrka kthui law jiyi itu
    spupu mrka…Kkkk
    Trus mrka saingan dpetin cinta jiyi…haha
    Neeeext eon tunggu saeng,
    Palliiiiii,gak pke lama ya…heuheu
    FAIGTHING…😉😉😉

    1. Part ini emg fokus ke penjelasan soal Ah young krn di part sebelumnya masih banyak yg ga ngerti sm posisi Ah Young didalam cerita ini. Haha, masa sih krg panjang? Ini malah udh kelebihan 2 rb kata drpd biasanya yg cuma 3rb-an kata hehe 😀 anyway, makasih byk ya udh ngedukung ff ini dgn ngasih komentar yg panjang. seneng deh kalo baca komennya eonnie yg panjang kyk rel kereta hehe *peace* ne, ditunggu aja ya eon lanjutannya 😀

      1. Oooh
        Arra arra
        ok,,
        Law gitu eon tunggu
        Aja ya klanjutan crta_ny
        Soerti apa!!!
        Pnasaran bngitttzz dech pokok_ny
        jalan cerita_ny.. Kkkkk
        jinjja???
        Padahal eon mikir,coment eon takut_ny Kpanjang, alnya liat comentchingu yang lain singkat”tpi padat…heeee
        Pokok_ny eon tunggu banget yaa kelanjutan_ny…😉😉😉
        FAIGTHING…👌👌👌

  5. daebakkkkk aq ska sma critanya tpi maaf bru komen di chap ini… ah young sprtinya mulai ska sma kyu tpi tidak dgn kyu kan..
    aq pikir jiyeon mmg bkan cucu dri tuan park tpi trnyata..

    1. Makasih banyak udh baca dan komen 😀
      Haha, part sebelumnya emg banyak yg bingung. soalnya kyu tiba2 aja blg klo Ah young adalah Yura. lgsg pd kelabakan semuanya hehe

  6. partny jiyeon trlalu sdkit d part ini kbnyakan partny ah y0ung >_< wlopun ini trmasuk bgyn dr crta sech(penjelasan ) tp malez ah nyngkut dy apalg l0k ntar mpek mengg0da kyu oh tidaaaaaaaak gw akan bner2 ad dkubu lwan yg ingn dy lenyap hahaha #sadiz

  7. iya ya ide dezztie soha kyakny keren haha siw0n jd saingan kyu untuk dpetin jiye0n keren pazty ny wlo kyu tau mrka sepupu tp b0leh aj kok mrka nkah siw0n jiye0n ,kan ibu siw0n ya saeng yg saudaraan ma ayah jiye0n..

  8. sepertinyya ini akan menjadi rumit kalo jiyeon bner cucu kandungnnya…
    tapi ah young sepertinnya akan di buat karakter yg kuat mungkin juga akan menjadi bumerang bagi kakake jiyoen 🙂 ya aku hanya menebak semoga saja ah young tidak berubah 180 drajat setelah tahu bahwa dirinnya bukan cucu kandungnnya 🙂
    dan semoga kyu juga ga da perasaan sama ah young 🙂
    kurasa akan ada cerita cinta segitiga antara kyu jiyoen dan ah young ??? di tunggu next partnya 🙂 🙂

    1. Makasih banyak udh komen chingu 😀
      Ah Young tahu kok kalo dia bukan cucu kandung, cuma dia blm tau aja apa motif kakek park ama Kyu. Hmm, kira2 apa bakalan ada cinta segitiga atau malah segiempat? nah loh! XD ditunggu aja ya next chapternya

  9. Seenggaknya kyu mesti tau klo ah young itu ga lupa ingatan, supaya kyu juga bisa control ah young biar ga gelap mata karena udh berlimpah harta kyk gt
    Tp bener deh part jiyeon nya masih dikit bgt, tp aku suka pas kyu ngijinin jiyeon manggil oppa, sederhana tp sweettttt
    Next lagi yaa

  10. entah kenapa ga suka bnget sma ahyoung, apalagi kalau dia deket2 sma kyu :@
    aaa di part ini jiyeonnya dikit bnget, dan malah bnyak ahyoungnya di part ini -__-
    aaaa moment kyuyeonnya mna? Knpa dikit bnget T.T
    ditunggu next partnya ya 😀

  11. oh ya ampunnnnnnn ud tbc aja,, nggu nya lama pula,, oh goddddd
    yg namanya mnsia sllu aja bgni d ksi sgni kurg puas yg lbi dr yg kmrn jg msi kurg puas,, ngrsa ny kurang trs,,, hala2
    msi kpgn baca kyuyeon. hubgn nnti kyuyeon k depan jg masi blm kentara gmn ,,, mrk msi bsikap bys satu sam lain bhkan sdut pdg kyuhyun g ada,, tega bgt sihhh km author syg. kan pgn tau jg sdut pdg kyu itu gmn menilai situasi skrg.
    dan yapppppppppppppppp moment kyuyeon masi kuranggggggggggggggg bkkkkkkkkkkkk.

    lahhh part ini ngejwb smw prtnyyann q kmrn. bener kan ah young cm penggnti doank yg asli tuh jiyi yg d umpetin. oia smoga nnti stlh ah young tau klo dy cm sosok pngntti demi melindungi cucu asli ( jiyi ) dr bahaya dy g dendam dan marah yahhh apaplgi ampe pny niatan jahat ke jiyi,, pas nnti si kyu malah sk ma jiyi.. dont do that okeiii
    nextttttttttt pallliiiiiiiiiiiiiiiiiiiii . good job, good ff and good luck

    1. Hihi, makasih banyak buat komennya 😀 tenang aja kok, aku ga ada rencana buat bikin Ah Young jadi jahat. Kesannya drama bgt gitu kalo smpe Ah Young jd jahat dan ikutan mau nyingkirin Jiyeon. ditunggu aja ya lanjutannya. semoga tetep suka sm ff ini ^^

    1. Hmm, kalo endingnya sih aku msh bingung antara sad sm happy ending. Yah, tp yg namanya ff pasti ada sad momentnya sih, entah itu di Ah Young, Jiyeon atau Kyu. Atau malah semuanya wkwkwk… ditunggu aja ya next chapternya. Makasih udh baca 🙂

  12. ohhh jadinya tau kn klo yura itu jiyeon,ah young cuma pnggnti spy jiyeon aman 😀

    tp itu kyuhyun jgn dkt” kek sm ah young sm jiyeon aja xD Kkk~ Supaya mereka tmbh dkt gtu itu aja udh oppa”n wkwk xD Fighting Eonni 😉

  13. jadi bener jiyi itu cucu aslinya? tapi ah young cuma pengganti? ya ampun aku sempet bingung author daebak bikin alur cerita kayak gitu tapi nanti kyu bakal jatuh cinta ke siapa ya kalo ke jiyi mungkin ga ya kan mereka ibaratnya sama2 cucunya sekarang walaupun kyu cucu angkat sih._.
    aku pengennya jiyi direbutin thor seru kali ya wkwkwk

  14. hahaha pendukung kyuye0n bnyak bgtu jg haters ah y0ung tk kalah byk ckakaka #puaspuas ala si ikan arwana :V

  15. Kasihan ah youngnya sih ya kalo begini, tapi dia ada bakat jadi sombong kayaknya.
    Jiyeon jiyeon biarpun gitu dia tetep ada rasa simpati.
    Lah apa kyu gk curiga tuh kalo ah young inget dia punya bekas luka, kan ah young ceritanya ilang ingatan.
    Makin seru lah, lanjutannya ditunggu sangat (^v^)

  16. AAAAAAAH, I GOT IT!!!! Jadi begitu rupanya. Hmmm.. Kyu disini misterius tapi bikin pen gigit(?) lol. Pokoknya masih penasaran tingkat akut, juga romance yang belom nonjol banget di chapter awal… Fict ini smooth as hell banget! Wuahahaha.. Ditunggu ch selanjutnya ya bel😁

    1. Hihi, makasih banyak *tebarduit* romance nya emg blm terlalu keliatan nih, soalnya msh ngejelasin soal posisi yura yg msh abu2. Byk yg msh bingung soalnya

  17. Annyeong eonni!
    Firasat aku nanti ah young bakalan jadi sombong nih-__- ah young sama jiyeon udah mulai jatuh cinta ama kyuhyun nih wkwk
    part kyuhyunnya terlalu sedikit nih eonni,mudah”an dipart selanjutnya part kyuhyun lebih banyak

    ditunggu next chaptnyaaa

  18. Ahh.. Entah kenapa aku jadi BT am yura ini. Walau ia polos, baik, dan sosok yang menderita karena sering disiksa oleh ayah tirinya, tapi aku masih belom ngerasa simpati ama dia. Mungkin, takut nantinya kyu lebih banyak ngabisin waktu ama yura, atau malah suka ama yura karena simpati. Abis kyu ga bisa di tebak. Atau malah walau kyu suka ama jiyi, tapi dia segan ama tn.Park jadi dia gamau ama jiyi.. Ahh, udah mikir yg aneh2 aja.. Semoga aja enggak.. Next di tunggu ya,..

    1. Makasih banyak udh baca dan komen 😀 Mungkin krn disini karakter Yura blm terlalu keliatan bakalan jadi baik atau malah jahat, makanya banyak yg masih ga suka. selain itu pd takut kalo kyu kepincut ama yura xD ditunggu aja ya next chapternya

  19. ohh jadi yura itu cuma pengganti biar jiyeon engga dalam bahaya lagi >_< aigooo kirain cucu yg tertukar #plak Kyu masih misterius nihh tertariknya sama Yura atau jiyeon?? aihh..

  20. Berarti jiyeon cucu yang asli/kandung, dan ah young palsuu, LEGAA BGTT,
    AH young pasti akan dket* dg kyuhyunn,, lalu jiyeooon 😔😔😔😔,,,
    Jiyeon ayo dong minta ke kakek untuk jadi’in kyu bodyguard seutuhnya buat kmu dn jgan diperbolehkan buat deket am ah young,, evill dehh,
    Dtunggu bgt kelanjutanya,,
    Kpan dilanjut udah lama nihh ㅋㅋㅌㅋㅋ

  21. yeeeeaaahhh ternyata jiyeon memang asli cucu tuan park….tapi kasian juga sm ah young.ntar kalo dia tau bahwa dia dimanfaatkan gimna….?? ….ommooo gqk kebanyang…aisssshhhh ngebayangin sendiri aja aku jd tegang….huhu….aku hnya berharap ah young gak akan berubah jd jahat dan sombong…aku harap ah young bs jd teman baik nya jiyeon….aigooo sumveh aku tegang sendiri….hehehe…..mmmhhh ff.a keren chingu ya….dtnggu next part nya nee…figthiiiiinggggg….^^v

  22. kpan dlanjung saeng??suwer trkewer2 jd jamuran ini hahaha
    pnasaran tingkt akut,,crtany emang udah umum tntang perebutan harta (sinet indo)tp yg bkin bda pengemasan khas drak0r serta k0nflik yg sult dtebak yg bkin greget dan nagihin (tdk tau kyu akn suka siapa wlo dah ktauan k2 peran utama wanita menyukainy jiye0n wlo skrang dy trima dan kshan ma ah y0ung yg bhaya krna dy tp stelah tau ah y0ung sk ma kyu yg NB pria yg dsukainy ap dy akn trima or tdk ah y0ung stlah d manfaat kn dan tau ap dy akn te2p baik or mlah menyerang blik tuan park dan k0nflik antara anak2 tuan park jg msh abstrak

    1. Mianhe, aku blm bisa lanjutin untuk sekarang. soalnya aku lg fokus sm salah satu ff yg pengen aku tamatin. jd biar kelar satu persatu gitu. Mohon bersabar ya eon huhu, maaf bgt loh udh bikin kelamaan nunggu *bow*

  23. Aaaaaaa
    Saeeeeeng kapan niiich…heheee
    Dah penasaran
    Tingkat intesnasioana niiich…Kkk
    Ayo doooonnnk…☺
    Cpat d poooosssttt..😉😉

    1. Aduh maaf bgt ya eon, aku blm bisa posting dalam waktu dekat ini krn masih fokus sm ff Crashed. Udh mau tamat soalnya, jadi lebih aku prioritasin. Huhu, maaf bgt yah eon *bow*

  24. Eonni kpan dipost My bodyguard chap selanjut nya,,
    Udah gak sabar bgttt eon,,
    Bolak balik ke blog eonni hanya cma mau bca kelanjutanya my bodyguard,, ehh tpi blum dipost juga,,
    Udah lama ni eonn,,
    Sumpahh cinta bgt ni ff mybodyguard sampai gak sabarrrrrr bgett,,,.
    Cepet dipost ya eon,, pleasee 🙏🙏🙏🙏😊😊😊😊☺☺☺☺
    Oh iya ini wp q eon sbelumnya id coment q Mayha,,,
    Gomawoo eonni ,,

    1. Halo Mayha 🙂 Maaf bgt yah aku blm bisa posting lanjutannya dlm waktu dekat krn aku lg fokus mau tamatin salah satu ff aku. Aku jg lagi sibuk sm tugas kampus. Mohon bersabar ya. Makasih udh selalu menanti ff ini ^^ ❤

      1. Iya udah eon , gak papa lgian eonni jga sibuk,, pkoknya sllu nunggu ff my bodyguard,,
        Semangat ya eon ngerjain tugas kampusnya ,, q doa’in tugasnya cpet selasai dan clear biar bisa post ff my bodyguardnya,, dtunggu ya eon gomawoo

  25. bulak balik wp eonni satu ini cuma mau liat post kyuyeon hikss jiyeon hari ini ulta semoga ada ff sweet wkwk fighting eonni!!

    1. Duh, jeongmal mianhe udh bikin kecewa. Lanjutannya belom ada saeng. Msh dalam proses. Kmrn2 aku sibuk nyelesain salah satu ff aku, makanya yg The Bodyguard aku pending dulu. Makasih banyak ya atas dukungannya ❤

  26. pov lebih banyak dijiyeon ah young dan tuan park ya
    dannnnn tuh kan ah young mulai lupa diri
    dia sendiri yanh menyerahkan dirinya buat dijadikan umpan bagi keselamatan jiyeon
    tapi sifatnya yang cepat berubah itu bakal menyulitkannya apalagi kalo berkaitan dengan kyuhyun nantinya

    makin penasarannn ini asli gregetan banget

  27. Oh jadi beneran ah young hanya dimanfaatkan . tapi yura sadar kok dia gak ada pilihan..setidaknya dia dijaga dg ketat..ceritanya seru betul..
    walau kyu dinging sedingin es..

  28. jd ahbyeongbyang dijadiin yura n jiyeon cucu aslinya….
    kasian juga sih ahbyoung ngak taunklo dia dimanfaatin dijadiin cucu milyader tapi dlm keadaan situasi yg bahaya…
    kyuhyun bakal suka ma siapa ya???

  29. Keren!

    Jujur aku gak suka sama Ah young 😀 hehe. Tapi tetep baca dong walau ada yang di skip dikit. Kok Kyu sama Ah young sih? Jiyi sama siapa dong? Ahh penasaran! Ijin baca part selanjutnya ya Author-nim 😀

  30. O ternyata keberadaan ah young buat ngelindungin jiyeon, di chapter ini sweet moment nya cuma sedikit cuma pas jiyeon boleh manggil kyu dgn tambahan oppa. Tambahin lagi dong sweet moment nya Chingu… Next chapter

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s