Diposkan pada Chapters, KyuYeon (Kyuhyun Jiyeon)

The Bodyguard (Part 4)

1425994224260

 

Author : Cho Haneul
Title      : The Bodyguard
Type     : Chaptered
Genre   : Drama, Romance

Cast :
– Cho Kyu Hyun
– Park Ji Yeon
– Kim Ah Young (Girl’s Day Yura)
– Choi Si Won
– Jung Yun Ho
– Hwang Chan Sung
– Lee Hyuk Jae

_____________________________________

Masih dengan menggunakan jubah handuknya serta selembar handuk yang digunakan untuk mengeringkan rambut, Jiyeon berjalan keluar kamar guna untuk mengambil cemilan. Perut gadis itu sangat lapar dan makanan yang dipesannya belum datang. Tubuh yang lelah membuat gadis cantik itu malas untuk berkutat dengan peralatan dapur.

“Ya Tuhan!” Pekik Jiyeon kaget begitu mendapati bahwa dirinya tidak sendirian didalam apartemen itu. Ada seorang pria asing berambut blonde tengah duduk disofa ruang tamunya. Pria itu berdiri kala Jiyeon datang. Wajah Jiyeon langsung panik. Berbagai macam pikiran buruk terlintas dibenaknya. Gadis itu sudah berancang-ancang untuk mempraktekkan jurus taekwondo yang cukup ia kuasai. “Neon nuguya? Wae yogiissoyo?” Tanyanya bertubi-tubi.

SJ-super-junior-Lee-Hyukjae-EunHyuk-Spao-ELAND-2014-midsweet-men-s-slim-autumn-clothing-commercial

Pria itu menunduk sopan. “Maaf jika saya mengagetkan anda. Nama saya adalah Lee Hyukjae. Saya pengawal yang ditugaskan oleh Tuan Park untuk menjaga anda.” Ucap pria bernama Lee Hyukjae tersebut. Jiyeon masih mengamati pria itu dalam-dalam. “Bukankah sudah ada Kyuhyun oppa?” Tanya Jiyeon.

“Untuk saat ini Cho Kyuhyun akan disibukkan dengan pengamanan di pesta Tuan Park yang akan dilaksanakan esok hari, maka dari itu saya disini untuk menggantikan tugasnya sementara. Lagipula Kyuhyun tidak bisa 24 jam bersama anda karena dia juga bekerja di perusahaan.”

“Apa itu artinya kau akan tinggal disini?”

Hyukjae tersenyum canggung. “Yah, begitulah. Apa anda tidak percaya pada saya?”

“Aniya, bukan begitu. Aku hanya bertanya.” Ujar Jiyeon sembari tersenyum kecil. Gadis itu sudah mulai rileks, tidak setegang tadi. Jiyeon jadi ingat jika besok adalah pesta ulang tahun perusahaan sang kakek sekaligus akan menjadi pesta penyambutan untuk Yura, yang seharusnya dirinya. Jiyeon jadi cemas memikirkan gadis yang tengah menjadi dirinya itu. Setelah malam ini, seiring dengan pengenalannya di publik, maka saat itu juga hidup gadis itu terancam dalam bahaya. Memikirkan itu membuat Jiyeon lesu. Hyukjae sadar dengan perubahan ekspresi majikannya ini.

“Ada apa nona? Apa ada hal yang menganggu anda?” Tanya Hyukjae sopan.

Jiyeon menggeleng pelan. “Hmm… apa kau pernah bertemu dengan Yura?”

“Ne. Aku pernah bertemu dengannya. Saat Kyuhyun bersamamu, maka aku yang akan bersama nona Yura untuk menjaganya. Ada apa?”

“Apa dia baik-baik saja? Ku dengar dari kakek, paman dan bibiku tidak terlalu menyukai kehadiranku. Apa mereka memperlakukannya dengan baik?” Tanya Jiyeon amat penasaran.

“Sejauh ini tidak ada masalah. Mereka memang tidak terlihat seratus persen bisa menerima kehadiran nona Yura, tapi sejauh ini belum ada permasalahan yang serius. Nona Yura malah terlihat sangat nyaman tinggal di rumah. Saya, Kyuhyun dan beberapa orang kepercayaan Tuan Park masih berusaha untuk mencari identitas asli nona Yura. Ini menjadi sulit karena kami tidak menemukan satupun identitas aslinya.” Jelas Hyukjae.

Jiyeon menghela napas pelan. “Aku harap kalian segera menemukan identitas gadis itu. Kasihan keluarganya, mereka pasti cemas mencari-cari gadis itu.”

“Nona, Cho Kyuhyun berpesan jika sesi belajar malam akan tetap diteruskan dengan saya sebagai tutornya.”

Jiyeon langsung menatap Hyukjae datar. “Yang benar saja? Apa salahnya sih memberiku libur sehari saja.” Jiyeon mengerucutkan bibirnya kesal. “Lagipula, memangnya kau mengerti materi-materi bisnis ini?” Jiyeon menatap Hyukjae agak sangsi. Bukan bermaksud untuk merendahkan, tapi materi pelajaran-pelajaran bisnis ini memang sulit sekali untuk dicerna karena bahasa pembahasannya yang cukup sulit. Jiyeon saja jika tidak terpaksa takkan pernah sudi untuk menyentuh buku-buku tebal nan berat itu.

Hyukjae mengangguk sopan. “Tentu saja. Aku lulusan Sejeong University jurusan bisnis. Yah, walaupun IPK-ku tidak secemerlang Kyuhyun, tapi aku termasuk mahasiswa yang berprestasi kok.”

“Memangnya berapa IPK-mu?” Mendadak Jiyeon jadi penasaran.

“Tidak seberapa jika dibandingkan Kyuhyun. Punyaku hanya 3.5.”

“Mwo? 3.5 dan kau bilang itu tidak seberapa?! Itu bahkan sangat bagus, Hyukjae-ssi! Dengan nilai segitu kau bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih hebat daripada sekarang. Aku tidak mengerti mengapa kau memilih untuk bekerja seperti ini. Dan aku penasaran, memangnya berapa nilai Kyuhyun? Apa dia memang sangat pintar?”

“Gaji yang diberikan oleh Tuan Park padaku saat ini bahkan lebih baik dari yang bisa ditawarkan oleh perusahaan pada umumnya. Pekerjaan ini tidak buruk kok. Lagipula aku juga sama seperti Kyuhyun, turut membantu Tuan Park menangani proyek. Jangan kaget, IPK Kyuhyun 4.0. Dia peraih nilai tertinggi seangkatan dengan predikat cumlaude. Dia jenius.”

Jiyeon menatap cengo. Mendapatkan IPK tiga koma sekian saja sudah amat sulit, dan sang bodyguard tampannya itu mendapatkan IPK 4.0?! Hanya ada satu kata yang bisa ia lontarkan. “Daebak!”

 

*****

 

_@SJ Hotel, 07:02 PM, Seoul_

Tamu undangan satu persatu mulai berdatangan memenuhi ballroom hotel mewah tersebut. Acara akan dimulai beberapa saat lagi ditandai dengan pidato singkat serta kata sambutan Tuan Park Jinyoung. Disaat itu juga Park Jinyoung akan memperkenalkan Yura secara resmi ke public disertai dengan pengumuman diri sang cucu sebagai pemegang saham terbesar SJ Group.

large

Ah Young gelisah. Ia tidak sanggup membayangkan akan menjadi pusat perhatian dari orang-orang tersebut. Gadis itu sudah terbiasa ‘tak terlihat’, akan terasa aneh baginya jika secara instan dirinya akan mendapat perhatian dari orang banyak. Sentuhan hangat dibahunya membuat Ah Young menoleh. Gadis itu mendapati sang kakek tengah tersenyum padanya. “Gugup?” Tanya pria beruban itu. Ah Young mengangguk. “Aku tidak terbiasa berhadapan dengan orang banyak.” Akunya.

“Wah, kalau begitu mulai saat ini kau harus bisa membiasakan diri. Kau akan semakin berinteraksi dengan banyak orang dikemudian hari. Tenang saja, kakek akan menemanimu. Kyuhyun juga. Bukankah begitu, Kyuhyun-ah?” Tuan Park menoleh singkat kearah Kyuhyun yang berdiri tak jauh dari mereka.

“Ne.” Kyuhyun mengangguk sopan.

“Ja, sudah waktunya kita menyambut para tamu.” Tuan Park menggandeng tangan Ah Young. Jantung gadis itu semakin berdegub kencang. Ah Young mengambil napas dan kemudian menghembuskannya secara perlahan dan teratur. Namun tampaknya cara itu tidak berpengaruh banyak, dirinya masih tetap gugup tak terkira.

Seiring dengan kemunculan sang kakek, perhatian para tamu undangan sudah mulai terfokus kearah pria tua tersebut. Ah Young dan Kyuhyun memisahkan diri, membiarkan sang kakek untuk berinteraksi dengan relasi bisnisnya terlebih dahulu.

“Kau terlihat cantik sekali.”

Suara lembut nan merdu itu mengalihkan perhatian Ah Young. Gadis itu menoleh kesamping dan mendapati Park Nami, sang bibi, tengah tersenyum lembut kearahnya. Tae Woo dan Eunsoo ada disebelah wanita itu, sedangkan anak sulungnya, Choi Siwon, tidak terlihat batang hidungnya. Ah Young membungkuk sopan. “Khamsahamnida. Imo juga terlihat sangat cantik.” Balas Ah Young.

“Ayah dimana, Kyuhyun-ah?” Tae Woo bertanya sembari menatap Kyuhyun.

“Tuan Park sedang menyapa beberapa orang kolega bisnisnya. Acara akan dimulai sebentar lagi.”

“Apa Siwon-ssi, ah maksudku Siwon oppa tidak datang?” Tanya Ah Young. Meskipun baru bertemu sekali, namun gadis itu sudah merasa sangat nyaman mengobrol ringan dengan pria tampan berlesung pipi itu. Siwon adalah namja baik, ramah dan tahu benar cara memperlakukan wanita dengan baik. Hal tersebut berbanding terbalik dengan Park Chansung atau Park Yunho yang jujur saja selalu membuat Yura merasa tak nyaman dan terancam kala berada disekitar mereka.

“Sayang sekali Siwon tidak bisa datang. Ia sedang syuting film terbarunya di Cina, tapi dia titip salam untukmu.” Jawab Nami.

Lampu ball room tiba-tiba meredup, kecuali lampu diatas panggung yang justru semakin benderang sehingga menjadikan panggung tersebut fokus pandangan orang-orang. Dengan didampingi oleh asisten kepercayaannya, Gu Jun Pyo, Tuan Park naik keatas panggung diiringi oleh tatapan para tamu undangan.

“Ayo, ini sudah saatnya.” Ucap Kyuhyun. Ah Young menoleh guna untuk menatap pria itu. Tangan Kyuhyun terjulur kearahnya, menunggu gadis itu untuk menggapainya. Dengan perlahan Ah Young menggapai jemari Kyuhyun dan kemudian menggenggamnya cukup erat. Setelah berpamitan kepada bibi, paman dan Eun Soo, Ah Young dan Kyuhyun pun beranjak. “Aku gugup.” Bisik Ah Young. Tatapan mata Kyuhyun yang tajam namun disaat yang bersamaan dapat meneduhkan itu cukup memberikan kekuatan pada Ah Young. Tatapan mata itu seakan mengisyaratkan bahwa Ah Young tidak perlu khawatir sebab Kyuhyun berada disisinya.

Menguatkan batinnya, Ah Young berjalan perlahan menuju panggung. Tuan Park tengah membuka pidatonya singkatnya yang diawali dengan kata sambutan atas kedatangan para kolega bisnisnya, dan kemudian dilanjut dengan pomotongan kue serta pembukaan botol sampanye. Ah Young dan Kyuhyun menunggu disamping panggung dengan sabar.

“Mohon perhatiannya sebentar.” Ucapan tuan Park sontak membuat mata hadirin kembali terpaku padanya. Tubuh Ah Young menegang. Tanpa sadar ia kembali menggenggam tangan Kyuhyun yang tadi sempat dilepasnya. Tuan Park menoleh kearah Ah Young sejenak, sebelum kembali menatap para hadirin. “Selain untuk merayakan hari jadi SJ group, pesta ini juga diselenggarakan demi sebuah pengumuman yang sangat penting. Hari ini aku ingin mengenalkan cucu kandungku yang sudah belasan tahun menghilang. Aku bersyukur kepada Tuhan karena telah sudi mempertemukan kami kembali. Inilah dia, cucu tercintaku, Park Yura.”

Gemuruh tepuk tangan terdengar. Kyuhyun menuntun Ah Young untuk naik keatas panggung. Semua mata terpaku kepada sosok cantik berbalut gaun berwarna merah muda itu. Tuan Park menggapai tangan Ah Young dan mengaitkan kelengannya. “Inilah cucuku, Park Yura. Dia sungguh cantik, bukan begitu?” Puji Tuan Park yang tak ayal membuat Ah Young tersipu malu. Gadis itu semakin menundukkan kepalanya.

Tuan Park berdeham. “Aku sudah memutuskan bahwa Ah Young lah yang akan menjadi penerusku di SJ group yang artinya bahwa ia akan menjadi pemegang saham terbesar di SJ group. Mohon bantuan anda sekalian.”

Riuh tepuk tangan kembali terdengar didalam ball room tersebut. Berbagai macam reaksi dapat terlihat disana. Ada yang tampak tenang dan menerima keputusan tersebut, ada pula yang tidak terima namun tidak punya pilihan lain selain mendukung keputusan sang penguasa SJ Group, namun ada pula yang terang-terangan terlihat tidak suka. Tuan Park sendiri tidak terlalu mempedulikan beraneka ragam reaksi tersebut. Baginya keputusan ini sudah mutlak. Apapun yang terjadi, sang cucu akan tetap menjadi penerus kejayaannya. Ia yakin bahwa Jiyeon dapat menjadi penerusnya. Dan tentunya ia takkan membiarkan ada satu hal pun yang nantinya akan menghambat rencananya tersebut.

 

*****

 

“Nah Yura, perkenalkan, ini adalah Kang Hyesung. Ia adalah keponakanku sekaligus wakil direktur kedua.”

Kang Hyesung tersenyum amat ramah. Ah Young membungkuk sopan. “Annyeonghaseyo, Park Yura imnida. Senang bertemu dengan anda.”

“Jangan begitu formal. Kau bisa memanggilku paman. Dan ya, aku juga sangat senang bisa bertemu denganmu. Kedatanganmu sudah lama kami nantikan. Kau tenang saja, paman akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantumu. Kau bisa percaya padaku.” Ucap Hyesung disertai dengan senyuman bijaksananya yang dapat dengan mudah menipu siapapun. Tidak ada yang menyangka jika dibalik senyuman ramah tersebut Kang Hyesung tidak lebih seperti seekor serigala yang tengah mengintai mangsanya dan dapat sewaktu-waktu menerkam.

Ah Young menghabiskan waktu dengan bercengkrama bersama Eun Soo. Kedua gadis muda itu dapat dengan mudah akrab. Sesekali obrolan mereka akan diselingi dengan gelak tawa. Ada saja yang menjadi bahan pembicaraan mereka. Entah itu mengenai pengusaha-pengusaha muda nan kaya raya yang sedari tadi berusaha untuk mendekati dan menarik perhatian mereka, hingga membicarakan betapa hebohnya dandanan Hwang Miyoung, salah seorang pemegang saham di SJ Group.

“Selamat malam nona-nona cantik.”

Eun Soo memutar matanya kesal atas kedatangan Chansung. Meskipun bersaudara, namun Eun Soo tidak pernah dekat dengan Chansung. Jangankan dirinya, Siwon yang biasanya selalu mudah bergaul dengan siapapun itu juga tidak dekat dengan sepupunya yang kerap tampil berantakan ini.

“Kemana si cucu kesayangan itu? Ah, sepertinya aku sudah harus mencari julukan lain untuk Siwon, karena sekarang posisi cucu kesayangan itu sudah diberikan kepada nona muda Park Yura, bukankah begitu?” Chansung menyeringai, membuat Yura merasa tak nyaman.

“Siwon oppa sedang sibuk. Dia ada syuting di Cina.” Jawab Eun Soo.

Chansung mengangukkan kepalanya, kemudian mengambil segelas anggur merah yang dibawa oleh seorang pelayan wanita. Pria itu menyesapnya sedikit. “Ah, aku lupa jika aku memiliki seorang hyung yang amat sangat terkenal. Tapi tidak seharusnya kan ia melewatkan acara sepenting ini.”

Eun Soo menatap jengah kearah Chansung. “Oppaku orang sibuk, bukan pengangguran yang tidak jelas.” Ujar Eun Soo sinis, membuat Chansung dongkol. Pria itu menoleh kearah Ah Young yang sedari tadi hanya diam. “Bagaimana rasanya menjadi milyuner dadakan?”

“Chansung-ah!” Eun Soo menegur Chansung yang dirasanya agak keterlaluan.

Ah Young hanya diam, tidak sedikitpun berniat untuk menjawab. “Tidak perlu berpura-pura. Aku tahu jauh didalam hatimu kau sangat menikmati semua sorotan dan perhatian ini, bukan begitu? Jadi berhentilah bersikap seakan-akan kau ini gadis polos yang sangat rapuh dan butuh perlindungan. Terlihat menjijikkan bagiku!” Ujar Chansung kasar.

hwang-chansung-and-jomi-offer-their-condolences-to-leeteuk

Ekspresi wajah Chansung tampak berkali lipat lebih menyebalkan kala kemunculan Kyuhyun disebelah Ah Young. Kyuhyun menatap Chansung tajam dan dingin. Ia bahkan enggan untuk menyapa pria itu. “Nah, ini dia si cucu angkat kesayangan. Cocok sekali. Cucu kesayangan dan cucu angkat kesayangan.” Ujar Chansung sembari tertawa mengejek.

“Ya Tuhan, Hwang Chansung! Mulutmu itu bagaikan sampah!” Eun Soo kesal bukan main melihat kelakuan tidak sopan sepupunya itu. Eun Soo menatap Kyuhyun. Meskipun tidak dekat, namun ia cukup menyenangi pribadi Kyuhyun yang tahu sopan santun. “Tidak perlu mendengarkan ocehan anak aneh ini. Ada apa, Kyuhyun-ah?”

“Gwenchana. Aku sudah terbiasa. Tuan Park memanggil nona Yura.”

“Ah, geure. Temui kakek dulu. Aku akan menunggu disini.” Ucap Eun Soo pada Ah Young.

Ah Young mengangguk pelan, dan kemudian mengikuti Kyuhyun untuk bertemu kakek. Chansung menatap kepergian kedua muda-mudi itu dengan pandangan kesal bukan main. Acap kali ia melihat Kyuhyun, pasti saat itu juga emosinya akan tersulut. Ia kesal memikirkan sikap kakek yang amat sangat berbeda kala memperlakukan dirinya dan Kyuhyun. “Cih, apa bagusnya si cucu angkat yang tidak jelas asal usulnya itu.” Cibir Chansung.

Eun Soo yang sudah jengah, menoleh kesal kearah pria tersebut. “Jelas ia seribu kali lebih baik. Kyuhyun pintar dan juga berprestasi. Selama ini ia sudah banyak membantu kakek di perusahaan. Dan yang terpenting, ia tahu tata krama. Tidak seperti dirimu!” Setelah berkata demikian Eun Soo pun beranjak pergi. Berdiri lama-lama disamping sepupunya itu hanya akan membuat dirinya berpotensi terkena darah tinggi.

“Dasar cerewet sialan!” umpat Chansung.

 

*****

 

Ah Young dan Kyuhyun sempat berpapasan dengan Hyesun dan Jinho. Ah Young dan Kyuhyun membungkuk sopan, namun sapaan sopan mereka tidak digubris oleh Jinho. Sedangkan Hyesun hanya menatap Ah Young lama, seakan meneliti diri gadis itu. Dan jujur saja itu membuat Ah Young merasa tidak nyaman.

“Jangan tegang begitu. Santai saja.” Hyesun tersenyum kecil, yang demi apapun terlihat seperti sedang menyeringai. Ah Young tersenyum kikuk. “Ne, imo. Baiklah, aku permisi dulu. Kakek sudah menungguku.”

“Ya, silahkan.”

Senyuman diwajah Hyesun langsung hilang tak bersisa sedetik setelah Ah Young dan Kyuhyun berlalu. Wanita cantik itu menatap tajam kearah Ah Young. Perasaan tidak sukanya semakin membesar tak menentu kala melihat Ah Young yang dalam sekejap menjadi sorotan publik. Tak jauh berbeda dengan Hyesun, Jinho pun juga merasa demikian. Pria itu tanpa sengaja bertatap muka dengan Hyesung. Keduanya saling menatap penuh arti. Hyesung mengangkat gelas sampanye-nya sebelum kemudian menyesap minuman berakohol itu.

 

*****

 

Jiyeon bisa melihat perbedaan jelas yang terjadi setelah public tahu bahwa Park Yura adalah cucu dari Pak Jinyoung. Baik pria maupun wanita berbondong-bondong menghampiri Ah Young dan mengajak gadis itu untuk berteman. Jiyeon hanya dapat menghela napas pelan. Sekali lihat saja Jiyeon tahu jika orang-orang itu tidak tulus. Masing-masing punya maksud terselubung dari setiap perlakuan ataupun perkataan baik yang mereka berikan.

Bahkan Tiffany, kakak kelas yang terkenal sombong itu, kini malah mengajak Ah Young untuk bergabung dalam klub marketing yang diketuai oleh dirinya itu. Jiyeon jadi kasihan dengan Ah Young yang tampak kewalahan melayani teman-teman kampusnya itu.

Jiyeon memilih untuk mengerjakan tugas mata pelajaran management-nya di taman belakang kampus, dekat sebuah danau buatan kecil. Gadis itu menyusuri jalan setapak yang akan membawanya ke taman tersebut seorang diri. Jieun tidak masuk karena sakit. Padahal rencananya mereka akan mengerjakan tugas itu bersama-sama.

Kedua mata Jiyeon sontak berbinar senang kala menangkap sosok Kyuhyun dipenglihatannya. Dengan langkah pasti gadis berambut sebahu itu menghampiri sang bodyguard yang sudah tiga hari ini tidak ia temui.

jiyeon triangle cameo

“Kyuhyun oppa!” Sapa Jiyeon riang.

Kyuhyun mendongak dari tabletnya. “Annyeong.” Sapa pria itu singkat dan terkesan dingin seperti biasanya. Jiyeon tersenyum manis dan kemudian mengambil tempat tepat disebelah Kyuhyun. “Apa yang sedang oppa lakukan disini? Apa sedang menunggu Yura?”

dfc35466d016092441bf13bbd60735fae7cd34b2

“Aku disini karena ada keperluan untuk bertemu rektor. Sekalian juga untuk menjemput Yura dan bertemu denganmu.”

Jiyeon mengernyit, namun tak ayal tersenyum senang. “Bertemu denganku?” Ia menunjuk dirinya. “Ada apa? Apa kakek ingin menyampaikan sesuatu?”

“Aniya. Aku hanya ingin melihat keadaanmu. Bukankah tugas utamaku untuk melindungimu?”

“Tapi kenapa kau malah lebih sering bersama Yura dan malah menugaskan Hyukjae untuk menjagaku?” Bibir Jiyeon agak mengerucut. Hal yang kerap kali ia lakukan jika sedang merasa tidak senang.

“Hanya untuk sementara. Mulai besok aku dan Hyukjae akan bergantian untuk menjagamu dan Yura. Jika aku tidak disisi Yura, orang-orang pasti akan curiga, sebab mereka tahu pasti jika aku adalah orang yang ditugaskan untuk menjaga cucu tuan Park.” Jelas Kyuhyun. Jiyeon mengangguk paham, walaupun sebenarnya masih terselip rasa tidak puas.

Kyuhyun menatap Jiyeon. “Bagaimana belajar malammu bersama Hyukjae? Kupikir ia adalah tutor yang baik.”

“Ne, dia memang sangat baik. Aku jadi cepat mengerti dengan materi yang ia ajarkan. Dia sama pintarnya denganmu. Ah, mungkin kau lebih unggul. IPK-mu bahkan sempurna. Daebak!” Jiyeon mengancungkan kedua jempolnya, membuat Kyuhyun lagi-lagi tersenyum samar. Pria itu jadi mudah untuk tersenyum kala didekat Jiyeon. Sifat Jiyeon yang periang, ramah dan juga lembut membuat pria tampan itu merasa familiar. Membangkitkan kenangan lamanya…

 

*****

 

_@Hyesun’s House, 09:09 PM, Seoul_

“Berusahalah untuk melakukan sesuatu! Kita tidak bisa seperti ini terus. Aku tidak ingin kehilangan semua kemewahan ini! Seharusnya kau lebih berhati-hati dalam berbisnis. Jika sudah seperti ini siapa yang akan sudi untuk membantu?!” Hyesun berkata dengan nada tinggi. Urat wajah wanita itu menegang, pertanda bahwa amarah tengah menguasainya.

Ekspresi sang suami, Hwang Hyujoong, juga tak kalah keruh dari Hyesun. “Kau seharusnya membantuku untuk mencari jalan keluar, bukannya malah semakin menyalahkanku.” Ucap pria itu sembari mengurut pelipisnya. Hyujoong menatap Hyesun. “Jika saja kau bisa menyakinkan abeoji agar memberikan proyek pembangunan resort itu kepadaku, maka semuanya takkan jadi begini! Dan lagi, seandainya saja kau menjadi pemegang saham terbesar di SJ group, maka semuanya akan menjadi lebih mudah. Hutang-hutang itu pasti akan bisa ku lunasi. Tapi kenyataannya? Sial!” Hyujoong mengebrak meja makan, membuat Hyesun sempat terlonjak dari kursinya.

“Lalu sekarang bagaimana? Uang tabunganku sudah terkuras. Aku tidak bisa memberikan apa-apa lagi kepadamu. Aku juga tidak mungkin untuk meminta bantuan kepada ayah. Ia pasti akan marah padamu jika ia tahu bahwa kau memiliki hutang yang begitu besar dan perusahaanmu yang disubsidi oleh ayah terancam bangkrut.”

Hyujoong tampak berpikir keras. Lumayan lama, sebelum akhirnya pria itu kembali menatap sang istri. “Yura.”

“Mwo?”

“Kau bisa menggunakan gadis itu untuk menyelamatkan kehidupan kita. Ia tampak masih lugu. Kau dapat dengan mudah untuk mempengaruhi pikirannya. Sekarang ini, hanya dia harapan kita.”

 

*****

 

“Sini biar aku bantu.”

93ce3-jiyeon012

Ah Young menoleh dan mendapati Jiyeon tengah menatapnya sembari tersenyum manis. Tanpa menunggu jawaban Ah Young, Jiyeon membantu gadis itu untuk membawa buku-bukunya yang cukup berat. Jiyeon sangat tahu jika tangan Ah Young belum pulih benar dan belum bisa dipakai untuk mengangkat beban yang berat.

“Terima kasih. Kau sangat membantu.” Ucap Ah Young tulus.

Mereka berdua berjalan bersisian dalam diam. Jiyeon sesekali akan melirik Ah Young. Mengasihani nasib gadis itu yang secara tak sadar tengah berada dalam sebuah permainan yang bahkan Jiyeon sendiri tidak tahu pasti kapan akan berakhir dan akan seperti apa hasilnya.

“Setelah pelajaran Jeon seonsaengnim, apa kau juga ikut pelajaran madam Grace?” Ah Young membuka suara, membuat pikiran Jiyeon kembali fokus. Jiyeon menoleh sembari tersenyum dan kemudian mengangguk. “Ne. Aku juga ikut pelajaran madam Grace. Apa kau tidak sadar bahwa kita nyaris selalu berada di kelas yang sama?”

“Ah, jinjja?” Ah Young tampak bersemangat. “Maaf, aku tidak terlalu memperhatikan suasana kelas. Bagaimana jika kita duduk bersama?” Tanya Ah Young. Jiyeon mengangguk dengan senang hati. Ia memang ingin berteman baik dengan Ah Young agar bisa membantu gadis itu jikalau sedang dalam kesulitan. Setidaknya hanya itu yang dapat Jiyeon lakukan sebagai bentuk permintaan maafnya karena sudah menyeret Ah Young kedalam kehidupan pelik pribadinya.

“Park Yura?”

Jiyeon dan Ah Young sontak menoleh ketika mendengar nama mereka disebut. Keduanya mengernyit heran mendapati seorang wanita bertubuh mungil dengan rambut blonde-nya tengah tersenyum sumringah.

“Ne, ada apa?” Tanya Ah Young sopan.

tumblr_nnt98xhsjA1r0couto5_400

Gadis itu mengulurkan tangan kanannya. “Perkenalkan, nae ireumeun Kim Taeyeon imnida.” Gadis itu memperkenalkan dirinya dengan ramah. Ah Young menjabat tangan Taeyeon, diikuti oleh Jiyeon. Masih sambil tersenyum, Taeyeon menjelaskan maksud dan tujuannya. “Kau pasti bingung karena aku menghampirimu padahal kau tidak kenal aku. Begini, aku adalah ketua klub theater. Ku dengar dari salah seorang anggota theater bahwa kau berminat untuk bergabung. Sebenarnya sih pendaftarannya sudah ditutup, keunde ada beberapa orang yang mengundurkan diri sehingga aku memerlukan beberapa anggota baru. Oh iya, kami sedang berencana untuk mementaskan sebuah drama musical berjudul Robin Hood. Mungkin saja kau berminat untuk bergabung.”

“Wah, jinjja?! Tentu saja aku mau!” Ujar Ah Young bersemangat. Gadis itu memang sangat mencintai dunia seni peran. Di sekolahnya dulu, dia sempat terpilih beberapa kali untuk memerankan tokoh utama di drama sekolahnya.

Taeyeon terlihat senang dengan jawaban Ah Young. Gadis itu kemudian mengeluarkan secarik kertas formulir pendaftaran. “Ja, kau bisa mengisi ini dan memberikannya kembali padaku di ruang theater disebelah perpustakaan. Kau tahu, kan?”

“Ne. Aku pernah beberapa kali melewatinya.”

“Johasseo! Kalau begitu aku pergi dulu. Terima kasih sudah berniat untuk bergabung. Sampai berjumpa lagi.” Taeyeon melambaikan tangannya sebelum beranjak pergi. Ah Young menatap formulir pendaftaran dengan wajah sumringah, seakan formulir itu adalah barang yang sangat berharga.

e09b17d49adc5fc8f005a3b0fb681ce9

“Kau terlihat sangat senang.” Ucap Jiyeon. Ah Young menoleh. “Ne. Aku sangat suka theater. Di sekolahku dulu, aku sering terlibat dalam pementasan drama.” Jawab Ah Young bersemangat. Jiyeon tersenyum kecil, namun tak ayal gadis itu merasa ada yang aneh dengan jawaban Ah Young barusan. Terasa ada yang menjanggal, akan tetapi sayangnya Jiyeon tidak ingat bagian apa yang terkesan janggal itu.

 

*****

 

Jam sudah menunjukkan pukul 1 dini hari. Keadaan rumah keluarga Park sudah sepi. Kyuhyun yang baru saja tiba di rumah mewah tersebut melangkah pelan menyusuri koridor guna sampai ke dapur. Tenggorokannya terasa kering dan perutnya terasa agak perih karena pria itu melewatkan makan malamnya. Tugas menjaga Jiyeon dan Ah Young serta mengurus beberapa persoalan di perusahaan cukup menguras tenaga dan waktunya.

Kyuhyun mengernyit heran mendapati lampu dapur yang menyala. Setahunya jika sudah jam segini maka semua pelayan sedang beristirahat di kamar masing-masing. Pria itu semakin mempercepat langkahnya. Ia mendapati Ah Young tengah membuat susu coklat hangat. Ah Young terlonjak kaget kala mendapati Kyuhyun yang tanpa diduganya tengah berdiri didepan pintu sembari menatapnya.

“Ya Tuhan, kau mengagetkanku.” Ah Young mengelus dadanya kaget. “Apa oppa baru pulang?”

“Eo. Aku baru saja tiba. Kenapa belum tidur?”

“Ah, aku tidak bisa tidur, jadi kupikir segelas susu coklat hangat akan membantu. Apa oppa juga mau? Aku bisa membuatkan. Atau ada hal lain yang bisa kulakukan?”

“Opseo. Kembalilah ke kamarmu dan tidur. Ini sudah larut.” Kyuhyun menuangkan segelas air mineral dingin dan kemudian menenggaknya hingga tandas. Ia betul-betul kehausan. Ah Young masih diam ditempatnya, masih menatap Kyuhyun. Sadar dengan tatapan itu, Kyuhyun pun menghela napas. “Baiklah, bisakah kau memasakkan ramyeon untukku? Aku lapar.”

Ah Young mengangguk semangat sembari tersenyum senang. “Chakkaman gidaryo. Aku akan buatkan ramyeon yang enak untukmu.” Ucapnya.

Ah Young mengambil panci kecil dan kemudian memanaskan air. Kyuhyun duduk di meja bar sambil mengamati kesibukan Ah Young yang sedang memasak. Ada banyak hal yang Kyuhyun ingin tahu mengenai gadis dihadapannya itu. Sejauh ini detektif sewaannya hanya mendapat informasi bahwa gadis itu berasal dari Ulsan. Hanya sebatas itu.

0322swing-kh6806

“Apa kau mengalami hal yang aneh di kampus?”

Ah Young mengaduk mie instan. “Aniya. Hyukjae oppa menjagaku dengan baik.”

Seharian ini memang Hyukjae yang menjaga Ah Young dan mengikuti gadis itu kemana pun ia pergi.

“Perlakuan teman-teman di kampusku langsung berubah 180 derajat semenjak pengumuman yang dibuat oleh kakek. Tetapi mereka sangat baik padaku. Bahkan beberapa sunbae mengajakku untuk bergabung dalam klub mereka.”

“Jangan terlalu mudah untuk percaya. Mereka melakukan itu semua karena ada maksud tertentu. Para sunbae-mu ingin kau masuk ke klub mereka agar kau sudi untuk mendanai klub tersebut.”

Ah Young merengut tidak suka atas perkataan Kyuhyun. “Kau tidak boleh menuduh mereka sembarangan seperti itu tanpa bukti. Bisa saja jika mereka benar-benar ingin berteman denganku. Mereka sangat baik dan ramah. Lagipula mereka juga adalah orang kaya, jadi mustahil jika mereka hanya memanfaatkanku demi materi saja.”

“Terserah pendapatmu, tapi kuminta agar agar selalu berhati-hati. Jangan biarkan ada celah bagi mereka untuk mencelakaimu.”

“Arasso.”

Dua menit kemudian semangkuk mie instan telah tersaji dihadapan Kyuhyun. Pria itu mengambil sumpitnya, dan mulai memakan ramyeon tersebut setelah meniupnya terlebih dahulu. Ah Young menunggu dengan harap-harap cemas. Entah mengapa ia menjadi gugup sekali, padahal ini bukan kali pertamanya memasak ramyeon. Dulu saat masih tinggal bersama ayah tirinya, ramyeon adalah makanan sehari-harinya.

“Otte?” Tanya Ah Young ragu-ragu.

Kyuhyun menyeruput kuah mie. Namja itu terlihat lahap. Setidaknya semangkuk ramyeon ini bisa menenangkan perutnya hingga esok pagi. “Ini enak. Terima kasih.” Dan detik itu juga Ah Young merasa lega dan senang luar biasa.

 

*****

 

‘Mati aku! Ini sudah telat 5 menit. Jo seonsaengnim pasti sudah berada di kelas.’ Jiyeon berlari-lari menyusuri koridor kampus. Gadis itu masih harus naik satu lantai untuk bisa sampai ke kelas Akuntansi, sedangkan ia sudah terlambat selama 5 menit. Jika dosennya bukan Jo seonsaengnim, maka Jiyeon tidak akan sepanik ini. Masalahnya Jo seonsaengnim adalah tipe orang yang sangat disiplin dan tegas. Telat semenit saja merupakan sebuah kesalahan besar, apalagi 5 menit?

Saking buru-burunya, Jiyeon menabrak seorang pria saat ditangga. Pria itu berniat untuk turun, sehingga tabrakan tak dapat dihindari. Kertas-kertas yang dipegang oleh pria itu jatuh berserakan diatas undakan tangga. Jiyeon langsung memungutinya dan membungkuk beberapa kali sembari mengucapkan kata maaf atas keteledorannya.

Pria itu tersenyum kecil sembari mengambil kertas-kertasnya dari tangan Jiyeon. “Tidak apa-apa. Sepertinya kau sedang terburu-buru, eo. Lebih baik cepat bergegas.” Ucap pria baik hati itu. Ia bahkan tak marah sedikitpun karena sudah menjadi korban keteledoran Jiyeon.

“Ghamsahamnida.” Ucap Jiyeon. Gadis itu sempat menatap namja yang beberapa saat lalu ditabraknya itu. Jiyeon sempat terpana dengan ketampanan pria itu. Wajahnya yang lembut namun juga terkesan tegas, serta senyumnya yang begitu menawan. Pria itu memakai pakaian yang sangat rapi. Tampaknya ia bukan mahasiswa. Apa ia seorang dosen?

Jiyeon tersentak dari lamunannya. “Ah, aku harus pergi. Sekali lagi aku minta maaf.” Setelah berkata demikian gadis itu berlari-lari kecil menaiki tangga. Pria itu tersenyum kecil melihat gadis yang beberapa saat lalu bertabrakan dengannya itu.

“Cantik sekali…”

 

*****

 

b8e7b42ebbfeb696c4400c9f48027967

Ah Young menajamkan penglihatannya dan tak lama mengernyit heran kala mendapati teman sekelasnya yang bernama Park Jiyeon tengah berbicara serius dengan bodyguardnya, Cho Kyuhyun. ‘Apa mereka saling mengenal?’ Batin Ah Young curiga. Malas untuk menduga-duga, Ah Young memutuskan untuk menghampiri kedua orang itu.

“Kyuhyun oppa…”

Jiyeon dan Kyuhyun langsung menghentikan obrolan mereka dan secara bersamaan menoleh kearah Ah Young. Jiyeon tampak gugup, sementara Kyuhyun tetap tenang seperti biasanya. Ah Young menatap mereka berdua secara bergantian.

“Aku tidak tahu jika kalian saling mengenal sebelumnya.” Ucapnya.

Jiyeon langsung menggelengkan kepalanya. “Aniya, aniya. Kami beru saja bertemu tadi dan…”

“Dan?”

Jiyeon melirik Kyuhyun, berharap namja tampan itu akan membantunya. Namun Jiyeon harus menelan ludahnya gugup karena Kyuhyun tak terlihat akan berniat membantunya untuk mencari alasan. Jiyeon bingung, sementara Ah Young memerlukan jawaban saat itu juga.

‘Ya Tuhan, apa yang harus aku jawab?!’ Batin Jiyeon panik.

 

-To Be Continued-

Annyeonghaseyo yeorobun~ 😀
Aku kembali dengan part 4. Maaf udh nunggu lama buat baca part 4 ini. Mungkin setelah ini aku bakalan lebih lama ngepos-nya soalnya udh mau ujian dan libur, jadi banyak semakin banyak tugas kampus yang harus diselesaikan. Rata2 tugasnya itu project kelompok yang mewajibkan buat presentasi didepan kelas. Jadi kebayang kan sibuknya kyk apa T_T

Makasih banyak buat kalian semua yang udh setia dan bela-belain nunggu lama cuma buat FF ini. Semoga kalian ga bosen ya sama cerita ini 🙂 Oh iya, bakalan ada karakter baru loh *nunjuk Taeyeon ama cowo yang nabrak Jiyeon tadi* Ada yang bisa nebak siapa cowo itu? hehe 😀

Okay deh, see you on the next chapter. Bye~ ❤

Iklan

Penulis:

Just a simple girl who loves music, food and blue sky

55 tanggapan untuk “The Bodyguard (Part 4)

  1. Ya ampun Kyuhyun gapeka banget udah ada Jiyeon sm Ah Yeong yg suka juga xD Kk~ Sama Jiyeon aja deh
    Siapa ya yg tabrakan sm Jiyeon di tangga ? Wah pnsran .. nnt pasti bkal trungkap kl jiyeon adalah Yura yg sbnrny duhh pnsrn Banget Fighting eonn^^

      1. Iyaa orang ganteng gpeka” org jelek pekanya Naujubilah xD *curhat*,
        ketebaknya si donghae xD abis hidup ny di FF ganggu Pasangan kyuhyun mulu xD kalo gk jd org ke3 ya Perusak Rumah tangga Orang Wkwkwkwk xD

  2. itu siapa yg tabrakan kai kah eaaa wkwk aga sedih bakal upload lebih lama hihi tapi sudah updt akhirnya….kyuhyun punya masa lalu kayanya bakal panjang hehe fighting

  3. Membangkitkan kenangan lamanya… itu maksudnya kyuhyun punya kenangan dg cew lain ????
    Siapa cow yg nabrak jiyeon ????
    Semuanya bikin penasaran banggggeeeetttttt,,,
    Eon kok kyuyeon moment nya dikit bgt sih + momentnya kurang mendetail sperti yg diakhir tiba* jiyeon dn kyuhyun ngbrol dikampus dan ketahuan ahyoung,,
    Part ini lbih banyak ah young nya jadi feel kurang dapet TAPI ITU MENURUT Q EON klau yg lainya sih gak tau,,
    Q BERHARAP BANGETT DIPART SELANJUTNYA LBIH BANYAK KYUYEON MOMENT NYA DRIPDA AH YOUNG + ada konflik dkit antra ah young, jiyeon dan kyuhyun biar bikin gregetan bangettttt,,,
    Eon jgan terlalu banyak cast dong jadi bingung saya,,, ㅋㅋㅋㅋ
    Maaf ya eon klo coment q ini cerewet banget, bnyak menuntutnya, kurang membangun, dan mianhe klo eonni sakit hati dg coment q ,, mianhe ya eon,
    fighting ,,☺☺☺☺❤❤❤❤❤
    Oh ya jgan lama* ya eon disempet*in buat bikin kelanjutanya dn post ff nya,,
    Waiting for your fanfic MY BODYGUARD 👍👍👍👍👍👍👍👌👌👌👌❤❤❤❤

    1. Haha, gpp kok 😀 aku seneng kalo ada yg komen panjang2. Ketahuan kalo readernya memperhatikan tiap detail ceritanya ^^ Makasih banyak untuk masukannya. Untuk soal cast. Sebenarnya mau ga mau harus ngelibatin banyak org, soalnya ff ini emg rame dan ceritanya agak rumit ala2 sinetron wkwkwk.. next partnya ditunggu aja ya chingu ^^

  4. harusnya jiyeon ngeh ah young kan katanya amnesia masa inget masa sekolah dulu ckck
    ah young disini baik sih ya tp ntah knp aku ga suka kkk aku lbh suka jiyeon, mungkin karna aku baru tau ah young yaa

    dan siapa tuh yg tabrakan sm jiyeon? update nya agak lama ya thor, tp gpp tetep ditunggu ^^

    1. Makasih banyak loh udh baca 😀
      Iya, sygnya Jiyeon ga terlalu ngeh kalo yg janggal itu adalah bagian yg itu. Maklum, uri Jiyeon kadang agak2 careless gitu. Polos bgt dia hehe… ditunggu aja ya next updatenya

  5. siapa yg nabrak jiyeon ditangga? dan jga jiyeon bilan dia ganteng, dan kyknya cwo yg nabrak jiyeon suka sma jiyeon, aaa penasaran bnget ><
    Dan ya ampun apa maksudnya membangkitkan kenangan lma? Apa kyu mempunyai kenangan sma cwe lain?
    Suka bnget sih liat kyu kalau dideket jiyeon dia bisa sdikit trsenyum walaupun itu samar 😀
    aaa tpi moment kyuyeonnya kurang bnyak, malah kebanyakan kyuhyun ahyoung T.T
    Dan part jiyeonnya jga sdikit bnget T,T
    ditunggu next partnya ya, apalagi moment kyuyeonnya mhon diperbanyak ya ^,~

    1. Padahal aku pikir partnya Jiyeon udh banyak loh haha…
      Hmm, ayo tebak kira2 siapa namja yang ditabrak sm Jiyeon? 😀
      Justru itu pointnya, Kyuyeon momentnya emg sedikit tp bs keliatan kan bedanya Kyu sm Jiyeon dgn Kyu sm Ah Young. Makasih udh baca ^^

  6. Yeaaaayyyy
    Akhir_ny post juga
    Part 5ny…😀😀😀
    Huuuhhhfff
    Untung aja yang jadi
    Bodyguard smntra jiyi
    Bukan Haeppa…Kkkk
    Hmmm
    Namja yang tabrakan ma jiyi
    Siapa tuch???jangan sampai
    Itu choi minho atau lee donghae….😨😨😨
    Jangan smapai itu,,karnaaa
    Itu akan membuat q GALAU abiiizzzz
    Hehee
    Ach iya saeng,,
    Maksud membangkitkan
    Knangan lama!!!apa???
    Jangan bilang knangan itu
    Yang mmbuat kyu jdi pribadi
    Yang dtar dan dingin sperti ini???
    Hwaaaaaa
    Mkin banyak aja niiich
    Pertanyaan d otak eon…Kkkk
    Neeeeeext eon harap moment
    KyuYeon smakin mndomnasi ya…heuheu
    Neeeeeeexxxxxtttt
    D tunggu bnget pokom_ny..☺☺
    FAIGTHING…✊✊✊

    1. Nah loh kenapa itu si kyu? 😀 Aku kasi bocoran dikit ya. Kyuhyun itu dulu kan tinggal di panti asuhan sebelum dia diadopsi kakek Park. Disitu Kyuhyun kecil sempet deket sama cewek dan merekaa… (kelanjutannya ditunggu aja wkwkwk)
      Makasih udh baca ^^

      1. Daaaannnn
        Jangan smapai tuch yeoja msalalu kyu datang d saat KyuYeon mlai dekat dan mrusak smua_ny…😠😠
        Jangan smpai itu terjadi…
        Aaaaccchh
        Saeeeeng,,,neeeeeeeext pkok_ny
        Palliiiii…heheehe

  7. Apa yang akan dijawab jiyeon ???
    Ooohh, atau nanti kyu ngaku jadi pacar jiyeon ??
    Aku harap seperti ituuuu…
    Namja baru kah ??
    Siapa ??
    Next palli…
    Tetap semangat author 🙌

  8. For god sake. Stlh skian lama baru post dan ini.. whats ??? Ini bhkan lbi pndek dr kmrn. Y amoun km mngecwkn q.. sialll ishhh
    Itu itu cwo yg nabrak jiyi syp. Ky ny klo tiap part cm sgni gnibtrs trkesan lamban crta ny bkalan jd loooong story deh. Huh… ini kpn mau mulai k set konflk bhkan blm ad tanda2. Oia kok dsni jiyi d sorot dkit bgt ama kyu…
    Oia aitho utk seri complicated bgni hrs ny tiap part hrs ny pjg.. jd lbi jelas dan mengena krn ini bkn love story utk main alur nya iya kan.

    1. Justru part ini lebih panjang drpd kmrn yg cuma 4 ribuan kata. Yg ini smpe 5 ribuan. Dan untuk soal alur, krn ff ini punya cast yg lumayan banyak, aku sengaja mau memperkenalkan mereka dulu supaya ga pada bingung. Aku kalo nulis memang ga bs panjang2 krn aku jg punya kesibukan lain, ga cuma nulis ff doang. Makasih udh baca

  9. Akhrnya update juga. Aaah, membngkitkan kenangan lama ? Wuaah, penasaran bnget.
    Masih lebih bnyak part nya ah young d.sni, moment kyuyeon kurang. Tp ngga apa2, d.tunggu bnget moment kyuyeon.
    Ad cast bru ? Berharap yg namja itu donghae atau minho, hehee
    d.tunggu kelanjutannya n semangat buat tugas tugasnya.

  10. Wah, bodyguard tampannya nambah satu.. Hyuk. Tapi tetep, aku ngarepnya jiyi dijagain terus2an ama kyu, bukan malah tuker2an gtu. Mana kebanyakan ama si yura lagi. Eo, ada cast baru? Si cowo siapa? Kalo taeyeon, kirain aku sekelewat doang, tapi ternyata emg cast tambahan? Feeling aku si taeyeon ini bakal antagonis, semacam ancaman buat yura gitu.. Mungkin suruhan paman/bibi nya gitu? Dan masih penasaran ama cast cowonya, emm mungkin donghae? Hei, ji, sadar! Jelas lah apa yg d bilang yura tuh janggal soat pentas drama. Iyalah, secara dia kan ngaku amnesia, masa inget masa2 sekolah dia dulu?
    Hayo, si jiyi bakal ngejelasin apa ke yura soal dia ama kyu. Kyu nya jg diem banget, masa ga mau bantuin jiyi si. Kyu namja ea banget. Si hyuk aja masih mau ngmong panjang lebar, lah si kyu???

  11. akhirrrnyaa updateee aku nungguiin kyuyeon couple inii :’)
    jiyo baik banget masih mau bantu ah young dia bener2 perhatian sama ahyoung.
    kyu apa udah mulai suka sama jiyi?
    kirain hyukjae bakal lebih deket sama jiyi terus kyu cembureh ternyata salah hahahaha
    siapa ituu cowo yg ditabrak jiyi jangan2 siwon eh tapi katanya ada cast baru atau ga siwan kali ya hahaha
    ditunggu banget loh kelanjutannya fightiiiing thoor ^^

  12. q harap d0nghae oppa yg nabrak jiye0n or hero jaej0ong keke q cinta mrka dc0uplein ma jiye0n,hahay ad hyukie jg snangny jiye0n bsa taekwondo dsni brharap ad pnyerangan k yura wktu kyuye0n eunhyuk dan ah y0ung kumpul tk sngaja eunkyuye0n hbisi mrka dg keren #alafilm :v
    mg ayah tiri ahyoung n0nt0n tv wktu pesta SJ GROUP dan tau ah y0ung akhrny TUAN PARK eunkyu tau ltar blakang ah y0ung dan ayah tiri yura pasty akn bkin mslah..

    1. Waaah, ide kamu keren euy hehehe.. itu bapaknya yura blm keliatan batang hidungnya. Ga tau apa msh idup atau malah udh mati kelilit utang wkwkwk… makasih banyak loh udh baca

  13. haha asyik kali ya lhat wjah ah y0ung pucat wktu kdatangan ayah tiriny dan hahay ddpan eunkyuye0n or tuan park #kash sedikit pelajaran k ah y0ung yg ganggu m0ment kyuye0n..
    Wooah pzty asik ad cinta sgi 4 kyuye0n d0ngji dan eunye0n brharap lee hyukjae demen jg ma jiye0n 😀 ah young ksh kan sja k changsung #evil biar jd cucu mantu kgak khlangan kkayaan +statuz lok siw0n oppa kbgusan bwt kmu/ah y0ung wkwkwk

  14. ah young mule trb0ngkar dkit good jiye0n wlo l0m sdar q harap jiye0n dg dkat ma ah y0ung jd tau l0k dy kagak lupa ingatan ,, hey eunkyu l e ntu jenius msak iya cri latar blakang tdk bsa l0k gtu k0rek keterangan d0nk dg mancing2 gmna ala detective :3

  15. aura2 yg nabrak jiye0n spty d0nghae oppa kuat bgt tp brharap jg jaej0ong oppa yg seorang d0sen muda kekeke part 4 bgyn kyu dan jiye0n msh dkit ,msh byak ah y0ung dsni..

  16. kyu punya masa lalu jangan bilang ma ah y0ung knal ddsa andweee,ngarepny jiye0n kyu kan cucu angkat jd bsa kn dkat ma jiye0n waktu kcil sblum jiye0n dculik dan ntu bsa jd perasaan trpendam dan kyu ntupin cz dy sdar diri hahay dah kyak drak0r bneran aja

  17. tp knpa jd kpikiran lok yg nabrak jiye0n ntu zh0umi ya hahaha cz lhat kdekatan gege ke jiye0n di THE SHOW kmaren jd kabayang mrka jd c0uple serasi bgt sech apalagi perlakuan zhoumi k jiye0n kmren chemistry dpet bgt lgyn zh0u mi cuc0k jg jd d0sen bhsa china hihoho

  18. Tau aja nih klo bakal ditanya siapa namja yg nabrak jiyeon itu.. kepoooo berat nih ><
    Trus trus itu si kyuhyun kaga niat apa bantuin jiyeon, apa dia sengaja biar ah young tau
    Kyuhyun hyukjae ganti2an ngejaga jiyeon dan yura.. dan itu bikin aku envy banget

    Anyway… jiyeon masih ga ngeh tuh ya pas yura bilang, pas disekolah dy sering terlibat pementasan drama??

    Sebenernya moment kyuyeon nya disini tuh minim banget.. tp justru itu malah kesan nya berharga bgt jd setiap ada moment mereka aku tuh langsung happyyyyyyy bgt

    Dilanjut lagi ya pleaseeeeee ^^

    1. Makasih udh baca eonnie. Akhirnya ada yg b g kalo moment kyuyeon dikit tp manis. Emg sengaja aki bikin gitu. Jd tiap interaksi diantara mereka itu jdnya berharga bgt hehe

  19. ini masih dalam konflik keluarga park ya tapi pergaulan ah young yang kelewat welcome itu yang membahayakan
    dan bodohnya ah young bilang kalo dia dulu sangat menyukai seni peran dari SHS kan harusnya jiyeon nyadar kalo ah young keceplosan padahal lagi amnesia
    siapa cowok ganteng yang nabrak jiyi jangan changsung ya siwon ajalah gk papah tapi jangan sampai jatuh cinta kan saudara

  20. Udah lama gak mampir kesini, ch 4 udah keluar… Hihi aciiiik xD KYAAA ADA TAEYEON!! /berdoa supaya dia gak jadi karakter jahat lol/ cowok itu siapa yaaaa……. Penasaran asli. Ganteng tapi mukanya lembut? Oh Sehun kah? Soalnya dia lagi gencar bgt di pair sama Jiyeon /plaked/ hahaha.. Hal yang menjanggal dr jawaban Yura pasti.. Kok Yura inget soal sekolahnya😂
    Motongnya pas bangetttttt bikin kepo maksimal! Keren keren keren.. Mangat ya bella😁😁

    1. Ayo coba tebak siapakah namja tampan nan rupawan itu? hehe… iya nih, aku perhatiin lg banyak bgt yg pairing Jiyeon ama Sehun. Kalo dlu2 kan lebih condong ke Kai gitu. haha, sengaja aku potong disitu biar bikin penasaran ala2 drama XD makasih udh baca ^^

  21. kenangan kyu mungkinkah kyuyeon teman bermain..
    yee ada hyukjae setidaknya ada yg bisa dibully kyu.
    masa mau bersikap dingin melulu dan suka sikap jiyeon yg udah mulai gak canggung lagi
    sapa ya namja tu,apakah siwon?

  22. Jiyi mengingatkan dg siapa kyu?
    siapa namja tampan yg jiyi tabrak?
    Kyuyeon kepergok ahyoung lg ngobrol bareng, apa alasan jiyi? Knpa juga kyu gx bantu ngomong.. aturan km nilang aja klo km itu yeochin na kyu, jiy 😀

  23. kyuhyun udah nakhlukkin 2 hati cwe
    kyuhyun bakal kepincut sama cwe yg mana ya????
    ah young dia knp ngomong masa lalu y jiyeon kan jd merasa ada yg janggal,,, klo jiyeon sadar n inget kko ah young lupa ingata bisa kbongkar deh sandiwara ah young

  24. Kayaknya dosen itu deh yang dipairingin bareng Jiyi #Sotoy
    Kalo dosen2 gitu ya yang cocok donghae laahh 😀
    Penasaran, Suer!

    Ijin baca part selanjutnya ya Eonni 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s